HARUS RAJIN tetapi juga BERHIKMAT

HARUS RAJIN tetapi juga BERHIKMAT

Renungan Harian Youth, Selasa 31 Agustus 2021

Syalom rekan-rekan Youth …

Pribahasa yang sangat sering ditanamkan sejak kita kecil: Rajin pangkal pandai; Rajin pangkal kaya; Rajin pangkal sukses. Pribahasa ini tidak bertentangan dengan kebenaran Firman Tuhan yang penting untuk kita renungkan ~ TETAPLAH GIAT SUPAYA KITA SEMAKIN MAJU, jadi anak Tuhan harus Rajin.

Perhatikan nasehat dari Raja Salomo memberikan nasihat-nasihat yang bijak mengenai kerajianan:

Tangan yang lamban membuat miskin, tetapi tangan orang rajin menjadikan kaya (Amsal 10:4)

Tangan orang rajin memegang kekuasaan, tetapi kemalasan mengakibatkan kerja paksa (Amsal 12:24)

Hari ini kita belajar bersama dari kitab Hakim-Hakim 1:1-4, Kisah ketika suku Yehuda mengambil alih kepemimpinan setelah Yosua mati. Suku Yehuda yang diutus oleh Tuhan untuk bekerja dan berjuang.

Mari kita pelajari beberapa nilai tentang kerajinan

1. KETIKA DITERPA PENGALAMAN SULIT, TIDAK MERATAP BERLEBIHAN, TAPI SEGERA BANGKIT KEMBALI

Sesudah Yosua mati, orang Israel bertanya kepada TUHAN: “Siapakah dari pada kami yang harus lebih dahulu maju menghadapi orang Kanaan untuk berperang melawan mereka?” (Hakim-hakim 1:1)

Setelah kepergian Yosua sebagai pemimpin bangsa Israel, tentunya menjadi sebuah pukulan yang berat bagi bangsa Israel … namun bangsa Israel harus melanjuetkan perjuangan mereka.

Begitu juga dalam kehidupan kita, selalu ada kenangan dan pengalam sulit yang kita hadapi, namun kehidupan ini harus terus berjalan. Dan kita perlu belajar Bersama bagaimana agar diri kita bisa bangkit Kembali …

  • Dengan mendekatkan diri kepada TUHAN (Hakim 1:1 bnd Roma 12:11)
  • Dengan mengarahkan diri ke depan (Hakim 1:2 bnd Filipi 3:13-14)
  • Dengan mencari Tuhan, maka selalu ada tuntunan dan penyertaan Tuhan dalam kehidupan kita, seperti yang dialami oleh bangsa Israel (Ay 2-3)

William Henry Gates III, atau yang lebih dikenal Bill Gates adalah pendiri (bersama Paul Allen) dan ketua umum perusahaan perangkat lunak AS, Microsoft. Ia juga merupakan seorang filantropis melalui kegiatannya di Yayasan Bill & Melinda Gates. Ia menempati posisi pertama dalam orang terkaya di dunia versi majalah Forbes selama 13 tahun (1995 hingga 2007). Siapa sangka dia dulunya DO dari Harvard dan sebelumnya pernah bekerja sebagai Office Boy.


2. KETIKA DIBERI KEPERCAYAAN, TIDAK BEKERJA SEMBARANGAN … tetapi BEKERJA dengan GIAT dan BERHIKMAT.

Anak Tuhan penting mengembangkan kehidupan yang Rajin dan juga berhikmat, supaya dapat bekerja dengan maksimal dan efektif.  Bekerja dengan Hikmat itu sangat penting, sehingga mengerjakan semuanya dengan tepat, efisien dan tentunya dalam kebenaran. Karena Amsal memberikan penekanan bahwa Hikmat bukanlah hanya tentang kepandaian atau kecerdasan tetapi tentang “takut akan Tuhan”.

Orang-orang yang bekerja dengan hikmat, akan dipenuhi dengan hati yang takut kana Tuhan sehingga memahami prinsip kerja yang tepat dan benar dihadapn Tuhan

“Tanpa pengetahuan kerajinan pun tidak baik; orang yang tergesa-gesa akan salah langkah” Amsal 19:2

Bekerjalah sebaik-baiknya hanya untuk benih yang baik  supaya dapat menuai yang terbaik. Perhatikan dan rencanakan dengan baik apa yang kalian kerjakan, jangan bertindak sembarangan.

“Rancangan orang rajin semata-mata mendatangkan kelimpahan, tetapi setiap orang yang tergesa-gesa hanya akan mengalami kekuranganAmsal 21:5

Tetaplah menjadi rajin dalam semua hal yang kalian lakukan, tetapi kerjakan semuanya dengan hikmat, hikmat adalah tentang takut akan Tuhan dan dalam kebenaran.

Lakukan semua kerajinan dengan Efektif dan Efisien, dalam kebenaran dan takut akan Tuhan. Mari jadilah giat semua menjadi PEKERJA KRISTUS, yang giat bekerja dan melakukannya dalam takut akan Tuhan.

Komitmenku hari ini

Aku mau menjadi anak yang Rajin, tetapi aku mengerjakan semuanya dalam hikmat dan kebenaran, sehingga semua yang aku lakukan adalah hal yang benar.

Selamat memasuki hari yang diberkati oleh Tuhan, tetap Rajin dan kiranya kita semuanya semakin bijaksana.

YNP – LP

Pilihan

Pilihan

Renungan Harian, Selasa 31 Agustus 2021.

Yosua 24 : 14 – 15

Oleh sebab itu, takutlah akan Tuhan dan beribadahlah kepada-Nya dengan tulus ikhlas dan setia. Jauhkanlah allah yang kepadanya nenek moyangmu telah beribadah di seberang sungai Efrat dan di Mesir, dan beribadahlah kepada Tuhan. Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada Tuhan, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada Tuhan !

Hidup kita terdiri dari sekumpulan pilihan. Akan menjadi baik atau buruk keadaan kita, hal itu disebabkan oleh pilihan yang telah kita ambil sebelumnya.

Sejak semula Tuhan telah menaruh kehendak bebas dalam diri manusia sebagai bagian dari “segambar dan serupa dengan Allah.” Dalam hal segambar dengan Allah, manusia dilengkapi oleh Allah dengan pikiran (intelektual), perasaan (emosi) dan kehendak (tindakan) untuk tujuan persekutuan yang kekal dengan Allah.

Pilihan yang Tuhan berikan kepada jemaat-Nya di Perjanjian Lama :

Ulangan 30 : 19 Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini : kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu,

Pilihan yang Tuhan berikan kepada jemaat-Nya di Perjanjian Baru :

Lukas 13 : 24 Jawab Yesus kepada orang-orang di situ : “Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu ! Sebab Aku berkata kepadamu : Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat.

“Tuhan merancang apa yang baik untuk kita. Tapi untuk menikmati kebaikan Tuhan; hidup berkenan dan keselamatan yang kekal dari Tuhan merupakan pilihan masing-masing kita”

Pilihan dalam hidup manusia menuntut adanya sebuah tanggungjawab/kewajiban

Pengkotbah 12 : 13 – 14 Akhir kata dari segala yang didengar ialah : takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah KEWAJIBAN setiap orang. Karena Allah akan membawa setiap perbuatan ke pengadilan yang berlaku atas segala sesuatu yang tersembunyi, entah itu baik, entah itu jahat.

Dan salah satu kewajiban kita adalah TAKUT AKAN TUHAN. Sebab didalam takut akan Tuhan :

  • MEMPERPANJANG UMUR : “Takut akan Tuhan memperpanjang umur, tetapi tahun-tahun orang fasik diperpendek.”. Amsal 1 : 7
  • KETENTRAMAN & PERLINDUNGAN : “Dalam takut akan Tuhan ada ketentraman yang besar, bahkan ada perlindungan bagi anak-anak-Nya.” Amsal 14 : 26

Pilihan dalam hidup manusia menuntut adanya sebuah harga yang harus dibayar

1 Yohanes 2 : 6 Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia WAJIB hidup sama seperti Kristus telah hidup.

Ketika manusia memilih, akan selalu ada resiko yang harus dibayar, sama seperti yang dialami oleh Sadrak, Mesakh, dan Abednego.

Daniel 3 : 16 – 18, Lalu Sadrakh, Mesakh dan Abednego menjawab raja Nebukadnezar : “Tidak ada gunanya kami memberi jawab kepada tuanku dalam hal ini. Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja; tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuan dirikan itu.”

  • Pilihan dalam hidup manusia menuntut sebuah konsekuensi

Yohanes 3 : 16, Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Konsep penebusan oleh Allah adalah konskuensi yang Allah lakukan karena kasih-Nya kepada kita manusia. Jika Allah tidak melakukan karya penebusan, maka kasih adalah suatu kata tanpa makna, hampa dan manusia pasti binasa.

Orang-orang yang tidak hangat dalam imannya akan ditolak oleh Tuhan. Pilihlah untuk selalu bergairah dalam persekutuan kita dengan Tuhan.

Wahyu 3 : 16 Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.

Didalam ayat bacaan yang menjadi pokok dari renungan firman Tuhan pagi hari ini kepada umat Israel, Yosua menawarkan pilihan. Tapi juga mengajak untuk memilih taat kepada Tuhan supaya tetap menikmati berkat-Nya. Allah Bapa mencurahkan kasih-Nya kepada kita dan menawarkan satu-satunya jalan keselamatan melalui Yesus Kristus. Barang siapa percaya kepada-Nya diselamatkan dan yang menolak akan binasa. Setiap waktu kita diperhadapkan dengan banyak pilihan, termasuk mengikuti kehendak Tuhan atau mengikuti keinginan daging. Pilihan selalu ada di tangan kita.

Pilihlah untuk hidup dalam kasih dan miliki buah Roh, itu adalah kehendak Allah bagi kita supaya memperoleh bagian dalam Kerajaan Allah. Selamat memilih !

Tuhan Yesus Memberkati

YG

“Role Model”

“Role Model”

Renungan Harian Anak, Selasa 31 Agustus 2021

Titus 2 : 7 “dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik. Hendaklah engkau jujur dan bersungguh-sungguh dalam pengajaranmu”

Halo adik adik Elohim Kids… Gimana nih kabar kalian hari ini. Kakak berharap kalian selalu dalam keadaan baik dan sehat selalu ya. Hari ini kita kembali mau merenungkan firman Tuhan, kakak mengajak seluruh adik adik supaya fokus mendengarkan firman Tuhan hari ini.

Ada seorang pemain gitar luar negeri, dalam wawancaranya dengan seseorang dia pernah berkata ; “Kita tidak bisa hidup selamanya. Pada suatu waktu nanti kita akan menutup perjalanan di bumi ini. Oleh karena itulah penting bagi saya untuk membagikan skill dan ilmu yang saya miliki kepada generasi selanjutnya.”  Lalu yang mewawancarai bertanya kepada gitaris tersebut. Sejauh mana kamu membagikan ilmu dan skill yang kamu punya? Lalu dia menjawab, “Sejauh yang saya bisa bagikan, tanpa dikurangi, tanpa dilebihkan.” No more, no less. Lalu si gitaris itu berkata lagi .

Bagi kakak itu adalah sesuatu yang baik untuk dijadikan teladan, karena ada banyak orang yang lebih suka untuk menyembunyikan sesuatu yang istimewa dari dirinya. Mereka hanya membagikan 40-50% saja dari pengetahuan mereka, karena mereka tidak ingin ada orang yang tahu sebanyak mereka apalagi kalau nanti melebihi mereka. Bisa dibayangkan jika setiap generasi berpikir seperti ini, apa jadinya beberapa generasi selanjutnya?

“Generasi muda saat ini berkembang begitu hebat. Bahkan ada yang sudah bermain dengan sangat baik di usia kecilnya. Apabila saya membagikan ilmu dan pengalaman saya kepada mereka, maka anak-anak ini akan tumbuh lebih baik lagi. Isn’t it great?” Kata si gitaris lagi. Dan kakak pun kagum dengan semangatnya untuk tidak hanya berhenti memberikan penampilan baik di panggung dan di rekaman, tetapi juga menjalankan komitmennya untuk mengajar. Itu sebuah keteladanan yang sangat mencerahkan dan menggembirakan.

Adik adik seorang teladan artinya sosok yang patut ditiru atau dijadikan panutan oleh orang lain, menjadi ROLE MODEL.

Dunia akan selalu butuh juga haus akan keteladanan untuk dijadikan pelajaran berharga agar lebih baik lagi kedepannya. Dalam sejarah dunia kita menemukan banyak teladan, dalam alkitab kita pun bisa menemukan banyak keteladanan ini.

Pertanyaannya, ada berapa banyak sosok yang layak untuk diteladani di hari-hari ini? Kemudian satu lagi, apakah kita sudah siap dan sanggup menjadi teladan? Ada banyak orang yang menolak dengan berbagai alasan. Mengapa harus saya? Biar orang lain saja kita teladani, kita tidak perlu sibuk untuk itu. Itu menjadi buah pemikiran banyak orang. Dan itu bukanlah sesuatu yang dianjurkan untuk menjadi pola pikir orang percaya.

Alkitab dengan sangat jelas menunjukkan bahwa kita semua diminta untuk tampil menjadi teladan-teladan dalam banyak hal mulai dari perbuatan baik hingga iman. Ayat bacaan hari ini menyatakan salah satu firman Tuhan yang mengingatkan kita untuk selalu berusaha untuk menjadi teladan dalam hal berbuat baik.

Sama seperti ketika Rasul Paulus memberikan nasehat kepada anak rohaninya yang bernama Timotius .

1 Timotius 4 : 12 Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.

Adik adik, hari ini firman Tuhan mengingatkan kita, supaya kita bisa menjadi panutan atau menjadi orang yang patut dicontoh. Bukan hanya Rasul Paulus dan Timotius saja yang yang menjadi panutan, kita juga harus menjadi panutan dimana saja kita berada, entah itu disekolah, dirumah,atau dilingkungan tempat tinggal kita. Karena ketika menjadi orang yang patut dicontoh, maka Tuhan Yesus akan semakin dipermuliakan didalam kehidupan kita.

Semangat untuk menjadi panutan dan teladan ya adik adik …

Ayat hafalan :

Titus 2 : 7 “dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik. Hendaklah engkau jujur dan bersungguh-sungguh dalam pengajaranmu”

Komitmen :

Tuhan Yesus, mulai hari ini dan seterusnya, aku mau berusaha untuk menjadi panutan yang baik bagi semua orang, dan menjadi orang yang bisa dipercaya dimanapun aku berada. Engkau yang menguatkanku ya Tuhan.

Tuhan Yesus Memberkati

YG – KCP

“Iman yang Kuat dan Bertindak”

“Iman yang Kuat dan Bertindak”

Renungan Harian, Senin 30 Agustus 2021.

Syalom bapak ibu yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus

Setiap anak-anak Tuhan harus menyadari bahwa Tuhan menyertai kita kita disetiap masa, apapun keadaan yang terjadi kebenarannya adalah ada tangan Tuhan yang selalu menopang kehidupan kita

Daniel 11:32, Dan orang-orang yang berlaku fasik terhadap Perjanjian akan dibujuknya sampai murtad dengan kata-kata licin; tetapi umat yang mengenal Allahnya akan tetap kuat dan akan bertindak.

Kitab Daniel banyak berisi mengenai Nubuatan yang bersifat ganda, dimana penggenapannya pada jaman yang lalu dan juga pada jaman sekarang atau yang akan datang. Seperti nubuatan Daniel, akan ada masa dimana orang-orang yang berlaku fasik, akan mengalami bujukan atau rayuan yang membawa kepada kemurtadan dengan kata-kata yang licin atau kebohongan. Bujukan ini karena pikatan dunia yang menawarkan kepuasan dan kenikamatan dalam dunia ini sementara.

Bagaimana sikap anak Tuhan – Harus mengenal Tuhan.

Mengenal bukan saja tahu tetapi memahami dengan sungguh pribadi Tuhan. Pengenalan akan Tuhan akan membuat orang percaya kuat, berani bertindak dan hidup dalam naungan kuasa Allah. Mengenal Tuhan artinya adalah bergaul dengan karib dengan Tuhan. Menjadi murid yang mau untuk terus ada bersama dengan Tuhan.

Mengapa manusia harus bergantung kepada Tuhan? karena manusia didesain untuk hidup bersumber dari Allah sendiri.

Desain penciptaan Allah dalam kitab kejadian 1 … yang adalah ketetapan yang daripada Allah sendiri agar seluruh mahluk dapat hidup.

  • Ay 11, Ketika Tuhan berfirman kepada Tanah untuk mengeluarkan tanaman berbiji, tunas dan pepohonan. Ketika tumbuhan dipisahkan dari tanah maka akan mati dan tidak bertumbuh.
  • Ay 20, Tuhan berfirman didalam air untuk mengeluarkan ikan dan segala mahluk dalam air, ketika binatang ini dikeluarkan dari air, tentunya tidak akan bisa hidup dan pasti mati
  • Ay 24 Tuhan berfirman Bumi mengeluarkan segala jenis binatang, jika dipisahkan dari tanah maka biantang ini tidak akan hidup
  • Ay 26 Tuhan menciptakan manusia sesuai gambar Allah, maka manusia tidak akan bisa hidup jika berada diluar Dia.

Daniel 11:33, Dan orang-orang bijaksana di antara umat itu akan membuat banyak orang mengerti, tetapi untuk beberapa waktu lamanya mereka akan jatuh oleh karena pedang dan api, oleh karena ditawan dan dirampas.

Namun Firman Tuhan menyatakan akan ada masa dimana ada ujian yang akan dihadapi oleh anak-anak Tuhan. Akan ada ujian pemurnian melalui masalah dan kesulitan yang terjadi. Ditengah situasi yang sedang kita hadapi bersama, semua kita menghadapi tantangan yang sama … tetaplah menjadi berbeda dengan memilih untuk tetap setia kepada Tuhan. karena tetap percaya ada pertolongan dan perlindungan dari Tuhan sendiri.

Daniel 11:34 Sementara jatuh, mereka akan mendapat pertolongan sedikit

Ditengah kesulitan yang ada, Tuhan pasti memberi pertolongan, walaupun sedikit …disanalah ada pertolongan Tuhan yang ajaib. Walaupun sedikit, Tuhan tetap memberikan pertolongan. Belajarlah untuk selalu bersyukur dengan setiap berkat yang sudah Tuhan berikan bagi kita semuanya.

Pemurnian selalu menghasilkan kemuliaan

Daniel 11:35 Sebagian dari orang-orang bijaksana itu akan jatuh, supaya dengan demikian diadakan pengujian, penyaringan dan pemurnian di antara mereka, sampai pada akhir zaman; sebab akhir zaman itu belum mencapai waktu yang telah ditetapkan.

Pemurnian akan selalu membawa kepada kemuliaan, seperti emas yang murni harus dibersihkan dari kotoran yang membuat tidak murni. Sabagai anak-anak Tuhan yang dikasihi, Tuhan ingin membawa setiap anak-anak Tuhan untuk semakin dimurnikan dan semakin mulia semakin serupa dengan Allah. Bagian kita ada kesediaan untuk menjalaninya bersama dengan Tuhan.

Seperti Ayub yang dipulihkan oleh Tuhan, dalam pemulihan itu Aub bersaksi bahwa Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau. (42:5). Semua proses ini membuat Ayub semakin mengenal Allah

Pengenalan akan Tuhan akan membawa umat Allah untuk semakin kuat ditengah situasi yang berat, tetap bertindak karena ada penyertaan Tuhan.

Ringkasan Khotbah

Pdt. Stefanus Suwarno

Rasa Kecewa harus dihadapi

Rasa Kecewa harus dihadapi

Renungan Harian Youth, Senin 25 Januari 2021

Syalom rekan-rekan Elohim Youth, salam semangat buat rekan-rekan semuanya .. buat rekan-rekan yang sekolah tetap semangat ya, dan buat rekan-rekan yang bekerja, semangat memasuki minggu ini ya …

Kecewa adalah ungkapan rasa akibat harapan dan kenyataan yang tidak sama. Banyak masalah anak usia remaja, seringkali kuat sekali kaitannya dengan kondisi di internal keluarganya. Konflik masalah di rumahnya ternyata menjadi beban berat, melebihi beratnya masalah yang terjadi di luar baik itu dengan teman, pelajaran, atau pun masalah lainnya. Bahkan banyak anak remaja dan pemuda yang merasa pahit karena keadaa dan perlakuan orang tua yang tidak sesuai harapan. Hubungan secara social yang tidak berjalan dengan baik, dan harapan-harapan lain yang tidak terpenuhi … AKIBATNYA munculah sebuah rasa kecewa terhadap orang-orang disekitarnya, keadaan bahkan kecewa terhadap diri sendiri

Namun hal ini perlu kita waspadai karena Kekecewaan, kemarahan dan ketidakterimaan atas kondisi yang ada, membuka celah bagi setan untuk mengintervensi dan memprovokasi diri kita untuk meresponi keadaan ini dengan cara yang salah. Dan melampiaskannya dengan tindakan yang dosa dan merugikan diri juga orang lain. Namun apakah pelampiasan tersebut dapat mengobati kekecewaan? yang sebenarnya terjadi, ia bukannya puas dan bebas, tetapi sebaliknya malah tambah menderita dan merusak dirinya sendiri.

KARENA ITULAH KITA PERLU CARA YANG BENAR DALAM MENGATASI KEKECEWAAN

DATANG KEPADA TUHAN

Tidak ad acara lain yang lebih manjur selain kita datang terlebih dahulu kepada Tuhan. Kesadaran akan keberadaan diri dan  perlunya akan pribadi Tuhan menjadi “Turning Point” atau titik balik yang sangat penting.

Coba kita ingat kisah tentang Anak yang terhilang, dalam mengatasi kekecewaan yang terjadi dalam hidupnya …diawali dari “KESADARAN KEADAANNYA DAN MENGINGAT BAPANYA”

Lukas 15:17 Lalu ia menyadari keadaannya, katanya: Betapa banyaknya orang upahan bapaku yang berlimpah-limpah makanannya, tetapi aku di sini mati kelaparan.

Ayo rekan-rekan, Tuhan tidak pernah menolak kita. Datanglah kepada nya dengan segala beban dan kesakitan hati kita karena didalam Tuhanlah akan ada kelegaan yang sejati.

Matius 11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

Tidak ada orang yang “Anti kecewa”, setiap kita miliki potensi yang sama untuk menjadi orang yang kecewa, karena itu penting bagi kita untuk bagaimana memiliki respon dan mengelola dengan tepat dan benar akan suatu keadaan.

MERUBAH CARA PIKIR KITA

Ketika kita datang kepada Tuhan, akan ada kelegaan yang sejati karena kasih Tuhan sanggup untuk membebat hati yang terluka dan kecewa. Namun ada hal yang harus juga ada dalam kehidupan kita adalah merubah cara pandang kita, karena faktanya keadaan yang membuat kita kecewa mungkin belum berubah. Yang harus berubah adalah merubah cara pikir kita tentang hal tersebut.

Belajar dari kehidupan Ayub, yang mengalami sebuah situasi yang berat dan kelam, mungkin dia kecewa dengan keadaan yang dialami, keluarganya, sahabatnya dan mungkin kecewa kepada Tuhan. Namun dalam proses yang ada Ayub menyadari tentang karya Tuhan dalam kehidupannya, melalui semua situasi yang ada Ayub mengalami perubahan hidup dan semakin mengenal Allah.

Ratapan 3:24, “TUHAN adalah bagianku,” kata jiwaku, oleh sebab itu aku berharap kepada-Nya.

Kadang-kadang kita tidak dapat mengubah keadaan. Ketika itu terjadi, Anda harus belajar menerimanya dan tetap percaya pada penyertaan Tuhan.  Hanya dengan cara itulah, Anda dapat memiliki hidup berkelimpahan dalam segala situasi.

Filipi 4:13 Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.

Ayo, kalahkan rasa kecewa itu dan bersiaplah mendapatkan hal terbaik dari Tuhan! Kita bisa menanggung setiap permasalahan yang ada karena ada Tuhan yang memberikan kekuatan kepada kita. Ketika Tuhan mengijinkan itu ada, pasti ada hal yang Tuhan ingin kerjakan, mungkin Tuhan tidak merubah keadaan disekitar kita, tetapi Tuhan mau mengubah hati dan respon kita sehingga kita menjadi pribadi yang bertambah dewasa didalam Tuhan. Tetaplah melangkah dan percaya bahwa semuanya akan baik-baik saja karena kita punya pengharapan didalam Tuhan.

Jangan Pernah Kecewa, apa yang sedang kamu doakan Tuhan sedang menjawabnya sesuai dengan cara dan waktu Tuhan yang terbaik.

Ketika waktu pemulihan itu tiba, engkau akan bersyukur buat apa yang Tuhan kerjakan, bahkan hal-hal yang membuat kita kecewa dapat dipakai oleh Tuhan sebagai batu loncatan untuk kita semakin bertumbuh dan dewasa.

Jangan biarkan kekecewaan menjadi batu yang mengantam dirimu tetapi pakailah itu sebagai batu tempat kamu berpijak kepada level yang lebih tinggi dalam hidupmu.

Roma 8:28 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Komitmenku hari ini

Ketika aku berjumpa dengan situasi yang mengecewakan, aku mau belajar memiliki respon yang tepat sehingga melalui situasi yang ada membuat akan semakin dewasa dan bertumbuh.

ER280821 – KPH