Hidup Beriman Kepada Tuhan (2)

Hidup Beriman Kepada Tuhan (2)

Renungan Harian Youth, Rabu 22 September 2021

Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat.” Ibrani 11:3

Hallo rekan-rekan youth,salam sehat selalu, Gimana kabarnya?  Semoga kita semua selalu ada dalam lindungan kuasa Tuhan Yesus Kristus!  Pada bagian sebelumnya kita telah membahas 3 hal yang dapat kita peroleh melalui iman kita kepada Tuhan Yesus Kristus.  Kali ini  kita akan melanjutkan 3 hal lagi mengenai segala sesuatu yang kita dapatkan melalui iman kita.

Hidup manusia adalah sebuah misteri dan terkadang kehidupan ini justru seperti potongan puzzle. Kita harus mencari potongan-potongan yang hilang itu agar menjadi potongan puzzle yang lengkap. Kehidupan manusia tidak ada yang tahu kecuali Allah sendiri.

Apa yang terjadi dalam kehidupan kita saat ini, Ia ijinkan ada agar kuasaNya menjadi nyata dalam kehidupan kita.


Namun, seringkali manusia menjadi takut dan gentar ketika harus diperhadapkan dengan sebuah masalah. Bahkan tak sedikit diantar kita yang berpikir bahwa persoalan hidup yang dialami tidak pernah berhenti. Ketika satu persoalan selesai, persoalan baru kembali datang.

Ketika badai hidup datang menyerang kita tidak akan takut dan percaya Tuhan selalu menyertai kita kapan pun dan dimana pun sebab Iman yang kita miliki. Namun, apakah ada alasan bagi kita untuk memiliki Iman kepadaNya? Sebenarnya memiliki Iman kepada Tuhan tidak perlu alasan sebab Iman itu dapat muncul ketika kita dapat merasakan kasih Tuhan dalam kehidupan kita.

Oleh sebab itu, Tuhan menginginkan agar kita memiliki Iman yang teguh kepadaNya agar kita tetap kuat dalam mengahadapi badai hidup ini.  Marilah kita kembali melanjutkan 3 bagian yang tersisa mengenai hal-hal yang dapat kita peroleh dalam kita beriman kepada Tuhan:

4. Karena Iman, kita dapat melangkah melewati ketidak pastina

Ketika hidup kita semakin tidak pasti, jika kita memiliki Iman pasti kita akan mampu melewati ketidak pastian itu. Ketika Musa memimpin bangsa Israel di padan gurun menuju tanah yang dijanjikan Tuhan, pasti ia merasa jalan yang dilaluinya tidak pasti. Namun, karena imannya kepada Allah Musa tetap nelangkah maju memimpin bangsa Israel. Kita pun harus demikian, Iman yang kita miliki akan membuat kita terus maju ketika kehidupan yang kita jalani terasa tidak pasti.

5. Karena Iman, kita menjadi pribadi yang hidup seturut dengan kehendak Allah

Iman yang kita miliki juga akan membuat kita hidup seturut kehendakNya. Ingatkah kita cerita tentang Abraham yang Tuhan suruh untuk mempersembahkan Ishak anak yang dikasihinya. Apa yang Abraham lakukan? Abraham lansung menuruti apa yang dikatakan Tuhan kepadanya. Bisa saja Abraham menolak keinginan Tuhan, karena Ishak merupakan anak yang telah ia tunggu di masa tuanya. Namun karena Iman yang dimilikinya, ia percaya bahwa apa yang dikatakan Tuhan kepadanya adalah baik adanya.

Kita harus memiliki Iman yang taat sehingga kita dapat menjadi pribadi yang hidup seturut dengan kehendak Tuhan.

6. Karena Iman, kita dapat menjadi kesaksian hidup bagi orang lain

Hal lain yang akan kita dapatkan ketika memiliki iman yaitu kita menjadi kesaksian yang hidup kepada orang lain. Iman akan membuat orang lain melihat kehidupan kita menjadi teladannya sehingga membuat orang lain percaya akan kuasa, kasih dan penyertaan Tuhan.

Oleh sebab itu. milikilah Iman yang benar di hadapanNya. Janganlah kita menyerah akan kehidupan ini dalam malah menjual Iman kepercayan kita untuk sesuatu yang sesaat. Ketika Iman kita diuji, tetap berdirilah teguh sebab Ia juga yang akan selalu menyertai kita. Sulit memang bagi kita untuk tetap berdiri ketika persoalan hidup datang menghadang. Namun, ingatlah bahwa Tuhan selalu menyertai kita dan Ia tidak pernah meninggalkan kita sendirian. Berdoalah terus dan berserahlah kepada Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.

Komitmen Kita:

Aku mau berjalan bersama dengan Tuhan setiap hari dan melihat hal-hal menakjubkan terjadi di dalam hidupku dan mengembalikan semua kemuliaan hanya kepada Tuhan yang selalu bekerja dengan cara-Nya yang jaib di dalam hidupku.

Amin

Tuhan Yesus Memberkati

RM – YDK

Tulisan di Batu Nisan

Tulisan di Batu Nisan

Renungan Harian, Rabu 22 September 2021.

Bacaan: Yohanes 10: 40-42 Yesus di seberang sungai Yordan

10:40 Kemudian Yesus pergi lagi ke seberang Yordan, ke tempat Yohanes membaptis dahulu, lalu Ia tinggal di situ. 10:41 Dan banyak orang datang kepada-Nya dan berkata: “Yohanes memang tidak membuat satu tandapun, tetapi semua yang pernah dikatakan Yohanes tentang orang ini adalah benar” 10:42 Dan banyak orang di situ percaya kepada-Nya.

Syalom Bapak Ibu Saudara yang terkasih . . .

Perikop ini menyiratkan Yohanes Pembaptis setidaknya telah meninggal dan kenangan pelayanannya mulai pudar. Demikianlah bila seorang telah meninggal dan kisah hidupnya akan dikenang oleh oran lain.

Ketika orang banyak mengelilingi Yesus di dekat tempat Yohanes pernah mengajar, mereka ingat kehidupan dan perkataan sang pembaptis,

lalu berkata, “Yohanes memang tidak membuat satu tanda pun, tetapi semua yang pernah dikatakan Yohanes tentang orang ini adalah benar” (Yohanes 10:41).

Seperti Yohanes, kita tak harus membuat berbagai mukjizat untuk memberitakan Yesus kepada orang banyak. Kita dapat menceritakan apa yang telah kita tahu tentang Dia dari Alkitab, apa yang telah dilakukan-Nya untuk mengubah hati dan hidup kita, serta untuk orang lain.

Jika kita menyampaikan kabar baik tentang Yesus dengan setia, kita telah menjalankan tujuan hidup dengan baik.

Bahkan lama setelah kita mati, perkataan kita dapat terekam dalam benak orang-orang yang pernah mendengar kesaksian kita, dan dapat menjadi sarana untuk membawa mereka beriman kepada Tuhan Yesus.

Anda tidak juga harus menjadi luarbiasa seperti yang dunia ingin tapi cukup saja juga tidak apa-apa asal setelah kepergian anda, anda telah memberi kesan dan makna tentang hidup didalam Kristus.

Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama : seorang manusia terutama diingat jasa-jasanya atau kesalahan-kesalahannya. ...Nama Baik itu Lebih Berharga daripada Harta, karena disaat Orang Wafat, Nama Baik lah yang dikenang.

Bapak Ibu Saudara sekalian, kira-kira apa yang orang akan kenang dari tiap kehidupan kita ini. Hal yang baik tidak dapat terjadi secara instan tetapi dari setiap waktu kehidupan kita bersama dengan orang-orang yang telah kita jumpai.

Mari biarlah melalui hidup ini kita bisa memberi hal yang baik seperti benih yang terpendam di tanah, firman Allah yang telah kita tabur mungkin tidak bertumbuh selama bertahun-tahun, tetapi akhirnya bersemi dan membawa pada kehidupan kekal bagi orang lain.

Tulisan di batu nisan milik David Roper, seorang pendeta dan penulis artikel dalam Our daily bread: “Ia tidak membuat satu mukjizat pun, tetapi semua yang pernah dikatakannya tentang Yesus adalah benar” –

Tuhan Yesus Menyertai kita semua ….

TC

“Memiliki dampak Positif”

“Memiliki dampak Positif”

Renungan harian Anak, Rabu 22 September 2021

Matius 5:16 “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”

Syalom adik adik Elohim Kids…

Gimana nih keadaan kalian semua hari ini, semoga baik dan sehat selalu ya…Adik adik pernah gak sih kalian itu melakukan suatu perbuatan, dan itu memberikan efek atau dampak kepada orang lain. Misalnya adik adik melakukan hal yang baik ke teman kalian, dan itu membuat teman kalian sangat senang dan bahagia. Atau kalian melakukan hal yang buruk dan membuat teman kalian menjadi marah.

Adik adik setiap orang memiliki potensi untuk mempengaruhi orang lain disekitarnya. Pengaruh tersebut bisa positif ataupun negatif. Biasanya orang yang membawa pengaruh positif disebut sebagai Motivator, dimana mereka mampu untuk memotivasi oranglain, sehingga orang itu mengikuti jejaknya atau menjadi inspirasi buat orang lain, sedangkan orang yang membawa pengaruh negatif disebut sebagai Provokator, mereka adalah orang yang menghasut oranglain untuk melakukan perbuatan yang buruk atau negatif.

Adik adik, didalam kehidupan Kristen, Tuhan Yesus menginginkan setiap orang percaya memiliki kehidupan yang berdampak dan membawa pengaruh yang baik bagi dunia ini. Dengan kata lain kita harus bisa memengaruhi orang-orang sekitar melalui teladan hidup yang positif dan menjadi berkat bagi mereka. 

Supaya kita dapat memberi dampak positif bagi orang-orang di sekitar dan lingkungan, kita harus memiliki karakter yang baik.  Apa itu karakter?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, karakter adalah sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang menjadi ciri khas seseorang.  Karakter menunjukkan siapa diri kita yang sesungguhnya, apa yang Tuhan katakan tentang kita.

Roma 12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Adik adik orang Kristen yang berkarakter berarti orang yang tetap menjaga kualitas hidupnya dengan baik sekalipun tidak ada orang yang melihatnya, karena ia tahu Tuhan melihat setiap perbuatannya.

Inilah yang sedang Tuhan cari, orang Kristen yang memiliki karakter baik, yang tampak nyata dalam setiap perkataan dan perbuatan, seperti yang Firman Tuhan tuliskan di Alkitab bahwa keberadaan orang percaya di tengah dunia ini adalah sebagai surat Kristus yang terbuka, yang dapat dibaca dan dilihat oleh semua orang.

2 Korintus 3:3 Karena telah ternyata, bahwa kamu adalah surat Kristus, yang ditulis oleh pelayanan kami, ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Allah yang hidup, bukan pada loh-loh batu, melainkan pada loh-loh daging, yaitu di dalam hati manusia.

Jadi untuk itu adik adik, yuk mari kita sama sama belajar untuk membangun karakter yang baik didalam hidup kita, sebab itu yang Tuhan mau dan inginkan didalam kehidupan kita.

Ayat Hafalan

Matius 5:16 “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”

Komitmen :

Tuhan Yesus, aku mau menjadi orang yang memiliki karakter yang baik dan bisa menjadi inspirasi buat oranglain. Mulai hari ini aku mau belajar untuk membangun karakter yang baik dihidupku.

Tuhan Yesus memberkati

YG – GCT