“Menerima Segala Keadaan”

“Menerima Segala Keadaan”

Renungan Harian Anak, Selasa 26 Oktober 2021

Filipi 4:11-12

Syalom semua Elohim kids yang disayang oleh Tuhan Yesus …

Negara kita terletak di garis khatulistiwa dan termasuk negara tropis yaitu negara yang memiliki dua musim, musim kemarau dan musim penghujan. Di musim kemarau, suhu udara pagi hari dingin tetapi siang sampai malam menjadi panas sehingga kita membutuhkan kipas angin untuk mendinginkan suhu udara. Sedang di musim penghujan, setiap hari hujan turun dari hujan ringan sampai hujan lebat yang disertai angin dan halilintar.

Di musim hujan, saat bepergian sebaiknya membawa payung atau jas hujan supaya perjalanan tidak terhalang dan bila musim panas kita bisa membawa topi dan jaket supaya terlindung dari panasnya sinar matahari.

Nah kita akan belajar bersama dari Pengalaman Hidup Rasul Paulus.

Filipi  4:11-12  Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan.

Rasul Paulus juga mengalami musim-musim kehidupan yang silih berganti, namun ada kebenaran yang dia ajarkan yaitu belajar menerima segala keadaan dan belajar untuk mencukupkan diri, walaupun dalam masa kekurangan dan juga masa kelimpahan

Dari kedua musim ini kita belajar bahwa setiap musim pasti ada kekurangan dan kelebihan, tapi percayalah bahwa ada banyak hal yang indah yang Bapa siapkan ketika Bapa memberikan suatu keadaan, yang terpenting adalah sikap kita. Bila kita diberi uang saku sedikit jangan lupa bersyukur dan berterima kasih kepada Bapa dan bila diberi banyak teruslah bersyukur dan sisihkan uang untuk ditabung.

Segala keadaan … Bapa yang menciptakan dan mengaturnya karena ada hal baik yang Bapa sedang kerjakan bagi hidup kita. Percaya dan nantikan kebaikan-kebaikan Bapa kita yang di Sorga.

Ayat hafalan

Efesus 2:7 supaya pada masa yang akan datang Ia menunjukkan kepada kita kekayaan kasih karunia-Nya yang melimpah-limpah sesuai dengan kebaikan-Nya terhadap kita dalam Kristus Yesus.

Komitmen:

Yuk mari kita semua belajar mau menerima segala keadaan yang ada. Mari kita mengucap syukur selalu atas setiap keadaan yang sedang terjadi karena Bapa telah memberi yang terbaik buat adik-adik semua

Tuhan Yesus Memberkati Adik-Adik

TC – KCP

Bertumbuh dalam Kebenaran

Bertumbuh dalam Kebenaran

Renungan Harian, Selasa 26 Oktober 2021

Efesus 4:14-15, Sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan, tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.

Seperti halnya sebuah tanaman yang senantiasa bertumbuh, ada beberapa jenis tanaman yang harus bertumbuh ke bawah yaitu akarnya bertumbuh dan semakin kuat yang diikuti dengan pertumbuhan ke atas. Menggambarkan kehidupan kita yang harus semakin berakar di dalam Kristus, sehingga jika akar itu kuat maka untuk bertumbuh ke atas apapun situasi dan keadaan di sekelilng kita, tidak akan membuat kita tumbang, melainkan tetap kokoh berdiri. Tujuan dari kehidupan ini adalah untuk bertumbuh dan berbagi. Ada buah-buah yang dihasilkan melalui kehidupan kita, baik itu secara karakter, kerohanian, keluarga, kesehatan dan dalam segala hal sehingga hidup kita bisa menjadi berkat dan kita tidak akan bertumbuh jika kita tidak melihat kebutuhan untuk bertumbuh.

Dari ayat pokok di Efesus 4:14-15 ini, bagaimana supaya kita mengalami pertumbuhan?

MEMILIH APA YANG DIKONSUMSI

Jika kita memasukkan pemikiran-pemikiran palsu dalam hidup kita maka kehidupan ini akan menjadi palsu. Jika kita memasukkan hal-hal yang menakutkan dari media massa, sosial media maupun media cetak maka hidup kitapun akan dalam ketakutan. Oleh sebab itu kita harus memasukkan kebenaran-kebenaran yang telah diuji berdasarkan Firman Tuhan. Apapun tantangan yang kita hadapi arahkan fokus kita hanya kepada Yesus sehingga kita bisa bertumbuh ke arah Dia. Bersama Yesus tidak ada yang mustahil.

BERPEGANG PADA KEBENARAN DI DALAM KASIH

Setiap kebenaran yang kita terima melalui pengajaran yang disampaikan jika diterima tanpa dasar mengasihi Tuhan maka semuanya itu akan berlalu begitu saja dan hanya menjadi sebuah pengetahuan. Pengetahuan penting, pemahaman dari pengetahuan juga penting, tetapi hikmat bagi hidup kita adalah Firman Tuhan. Semua yang kita pegang dan hidupi harus didasari karena kita mengasihi Tuhan. Sehingga pertumbuhan yang kita alami adalah hasil dari kita menghidupi kebenaran Firman Tuhan dan mengasihi Tuhan.

Amsal 11:19, Siapa berpegang pada kebenaran yang sejati, menuju hidup, tetapi siapa mengejar kejahatan, menuju kematian.

BERTUMBUH KE ARAH KRISTUS

Proses bertumbuh ke arah Kristus adalah proses dimana kita membiarkan Kristus menyatakan diriNya lebih lagi di dalam dan melalui kita. Kristus yang ada di dalam kita akan melakukan hal-hal yang luar biasa. Dia akan berkarya dan bergerak mengubah hidup kita sesuai dengan rencanaNya sehingga kita tidak gentar menghadapi situasi apapun. Bertumbuh ke arah Kristus juga bertumbuh dalam kematangan dimana kita hanya berserah kepada pada Tuhan ke arah Dia dan mengijinkan kekuasaanNya terus bergerak dalam hidup kita untuk kita menikmati janji-janjiNya. Pertumbuhan ke arah Kristus juga  menghasilkan keputusan untuk meningkatkan kapasitas kita menghadirkan hadirat Tuhan.

Tuhan Yesus Memberkati

YG

Bersama Tuhan, Penuh Kejutan

Bersama Tuhan, Penuh Kejutan

Renungan Harian Youth, Selasa 26 Oktober 2021

Kisah para Rasul 5 : 26-42

Syalom rekan-rekan youth,

Rekan-rekan kita percaya bahwa Tuhan punya banyak cara untuk menolong manusia. Cara yang dilakukan-Nya seringkali unik, tidak terprediksi, dan diluar apa yang bisa kita bayangkan.

Salah satunya dengan menghadirkan orang yang tepat di saat yang tepat. Tepat dari sudut pandang Allah, terkadang belum tentu sama sudut pandang kita.

Karena kita sebagai manusia sangat terbatas, dalam pengertian dan pemahaman, bagian kita adalah percaya dan berserah kepada Tuhan.

Pernahkah teman-teman berada pada situasi dimana kita sangat mengharapkan uluran tangan dari seseorang, tetapi ditunggu-tunggu ternyata bantuan tersebut tidak datang juga? Kemudian di tengah kekecewaan dan kebingungan, datanglah pertolongan dari seseorang yang tidak pernah terlintas dalam pikiran kita

Seperti itulah Tuhan bekerja, Tuhan dapat menggerakkan hati orang-orang yang dipilihNya untuk melakukan kehendak Nya dalam kehidupan kita.

Dari pembacaan Firman Tuhan dalam Kisah Rasul 5: 26-42. Seperti ketika Tuhan menggerakkan hati Gamaliel untuk melindungi para Rasul dari rencana jahat imam-imam…

Kisah Para Rasul 5:34 (TB)  Tetapi seorang Farisi dalam Mahkamah Agama itu, yang bernama Gamaliel, seorang ahli Taurat yang sangat dihormati seluruh orang banyak, bangkit dan meminta, supaya orang-orang itu disuruh keluar …

Siapakah Gamaliel? la adalah seorang Farisi dan guru besar Agama Yahudi yang berpengaruh dan disegani, la juga guru dari Paulus. Dari Kisah ini kita melihat bahwa Tuhan justru memakai Gamaliel tidak percaya kepada Kristus untuk melindungi para pengikut Kristus. Betapa tidak disangka-sangka. Mungkin para rasul sendiri tidak pernah membayangkan akan diselamatkan oleh seorang farisi. Tapi begitu lah cara Tuhan bekerja. la menyatakan kebaikanNya dengan cara-cara yang tidak terjangkau nalar kita. Tidak ada pola paten bagaimana Tuhan bekerja. Cara Tuhan tidak bisa dipahami dengan akal kita yang terbatas ini.

Tuhan bisa pakai apa saja, siapa saja, kapan saja, dimana saja dan bagaimana pun caranya. Cara Tuhan menolong di masa lalu belum tentu sama dengan cara Tuhan menolong di masa sekarang.

Dalam pengiringan kita kepada Tuhan kita harus menyadari bahwa ada hal-hal yang memang menjadi “Misteri Karya Allah” yang tidak kita ketahui. Namun ada hal yang pasti bahwa Allah turut berkeja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan dalam kehidupan kita (Roma 8:28). Namun ada kepastian yang bisa kita pegang bahwa  Tuhan itu baik dan kasih setia-Nya untuk selamanya. Jadi, apa pun yang kita alami, tetaplah berpegang pada kebenaran firman ini. Mungkin cara Tuhan bekerja tidak kita ketahui dan bagaimanakah Ia mewujudkan kebaikan-Nya dalam kehidupan kita, namun ada kepastian bahwa ada KEBAIKAN TUHAN dalam segala hal yang kita alami. Tuhan menyatakan kebaikan- Nya kepada kita melalui pelbagai cara, dan kalaupun Ia tidak memakai cara yang sama, itulah keajaiban karya Allah dalam kehidupan kita.

Jangan membuat kotak atau Batasan karya Allah dalam kehidupan kita dengan sempitnya pikiran kita, namun ijinkalah Allah bekerja untuk mendatangkan kebaikan dalam kehidupan kita.

Ketika Tuhan menolong seseorang dengan cara tertentu, bukan berarti la akan memakai cara yang sama bagi kita. Dengan Tuhan kita harus siap terkejut dengan kejutan-kejutan manis yang Allah kerjakan, karena Tuhan tidak pernah kekurangan cara untuk memberi kejutan kepada kita. Tuhan melakukan jauh lebih banyak daripada yang kita doakan atau pikirkan. Tuhan punya seribu satu cara untuk menolong dan menyatakan kebaikanNya bagi kita.

Efesus 3:20, Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita,

Komitmenku hari ini :

Aku mau percaya bahwa Tuhan tidak pernah kekurangan cara untuk menolong kehidupan ku, aku mau tetap percaya selalu ada kebaikan Tuhan dalam segala hal yang aku alami. Tuhan menyiapkan kejutan indah untuk menyatakan kebaikan-Nya bagiku.

NV – MLE