Renungan Harian, Sabtu 14 November 2020

1 Petrus 4:12, ” Saudara-saudaraku yang kekasih,  janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu”

Penderitaan berasal dari kata “derita” yang merupakan kata bentukan dari kata”dhira” dalam bahasa Sansekerta yang artinya “menahan atau menanggung.” 

Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat berupa penderitaan jasmani dan penderitaan batin. dari intensitasnya, penderitaan dapat dibedakan menjadi penderitaan berat dan ringan. Namun juga unsur manusianya dapat menentukan berat atau tidaknya penderitaan. Satu masalah yang sama bagi si A bisa saja adalah penderitaan yang ringan, tapi bagi si B bisa jadi itu penderitaan yang berat.

3 Sebab Penderitaan

1.  Kita menderita karena berbuat salah.

1 Petrus 3:17 ” Sebab lebih baik menderita karena berbuat baik, jika hal itu dikehendaki Allah, daripada menderita karena berbuat jahat:.

1 Petrus 2:20 juga disampaikan” Sebab dapatkan disebut pujian, jika kamu menderita pukulan karena kamu berbuat dosa? Tetapi jika kamu berbuat baik dan karena itu kamu harus menderita, maka itu adalah kasih karunia pada Allah. Karena itu kita harus instrospeksi diri dan berjanji untuk tidak mengulangi. Kita jadikan hal ini sebagai pelajaran berharga untuk langkah hidup selanjutnya.

2.  Kita menderita karena berbuat benar.

Seperti pada 1 Petrus 3:17 tadi,  ternyata perbuatan baik dapat juga membuat kita menderita. Contohnya: Yusuf; Sadrakh, Mesakh dan Abednego.

Dalam penderitaan karena Kebenaran yang harus kita kerjakan, tetap setia dan bertahan, sampai Tuhan menyatakan pertolongan. Percayalah, Allah akan menolong kita tepat pada waktunya.

3.  Kita menderita karena sebab yang tidak kita ketahui dengan pasti. 

ketika kita alami penderitaan, kita sudah menganalisa dan tetap belum juga menemukan jawaban apa penyebabnya, maka itu artinya Anda sedang mengalami penderitaan tanpa ada sebabnya. Contoh:  Ayub yang tidak mengerti mengapa musibah menimpa dirinya?

Sebenarnya Allah mengizinkan kita mengalami penderitaan sebagai alat bagi Tuhan untuk menjadikan kita lebih dewasa dalam Dia. 

Yesaya 48:10 ” Sesungguhnya aku telah memurnikan engkau,namun bukan seperti perak. tetapi Aku telah menguji engkau dalam dapur kesengsaraan.

Dalam segala situasi berat yang kita hadapi Tetaplah bersukacita dan bersyukur kepada-Nya, pasti Tuhan punya maksud dibalik penderitaan yang kita alami.

Jikalau Anda menderita, jangan heran. Cobalah Anda teliti kembali penyebab dari penderitaan Anda. Kalau itu karena kesalahan, bertobatlah dan Tuhan segera akan memulihkan Anda.  Apabila karena kebenaran dan sebab yang tidak Anda ketahui, bersukacitalah, sebab Tuhan berjanji akan menyertai kita.

” TIDAK ADA ALAT YANG PALING AMPUH UNTUK MENDEWASAKAN SESEORANG DIDALAM TUHAN KECUALI MELALUI UJIAN dan PENDERITAAN”

CM