Renungan Harian Youth, Selasa 22 September 2020

Menunggu dan Menanti.. adalah dua kata yang mempunyai maksud yang sama, tapi berbeda artinya. Menunggu biasanya digunakan untuk sesuatu yang pasti didapat sedangkan  Menanti adalahsesuatu yang belum pasti didapat atau datang yang membuat kta terus berharap.

Jika  kita perhatikan dalam kehidupan keseharian kita, banyak kita menjadi tidak mampu dan berkata: “Indah pada waktunya” karena rasanya waktu yang ditunggu-tunggu dalam penantian itu tak kunjung datang. Terlalu lama, sehingga Iman dan kesabaran hampir habis terkikis waktu. Atau kita tidak mampu berkata : “Indah pada waktunya”, karena apa yang kita minta dan mohonkan bukan itu yang kita dapatkan

Manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yg dilakukan Allah dari awal sampai akhir_Pengkhotbah 3:11b

“Abraham menanti DENGAN SABAR dan dengan demikian IA MEMPEROLEH apa YANG DIJANJIKAN kepadanya.” (Ibrani 6:15)

Dapatkah kita bayangkan bagaimana rasanya menjalani waktu seperti Abraham berada dalam suatu penantian yang cukup panjang, puluhan tahun untuk mndapatkan sesuatu yang pernah dijanjikan?
Atau seperti Yakub, yang butuh proses berbelit tidak seperti yang direncanakan dan waktu yang cukup panjang, belasan tahun untuk mendapatkan istri / pasangan hidup seorang yang sangat dia idam-idamkan?

Tanpa Kita sadari ternyata melalui PENANTIAN dapat menimbulkan buah Roh yaitu :

1. KESABARAAN dan KETAATAN

Usia Abram 75 tahun (Kejadian 12:4) saat pertama kali menerima janji dari Allah bahwa ia akan menjadi “bangsa yang besar.” Namun Abraham bertahan menunggu penggenapan janji Allah selama 25 tahun. Setelah mengaruniakan seorang anak laki-laki kepada Abraham, Firman yang Tuhan telah sampaikan kepada Abraham pun digenapi. Bukan berarti bahwa rencana Tuhan berakhir di sini.Tuhan berfirman pula kepada Abraham untuk mempersembahkan anak yang dinantinya  disana sebagai korban bakaran, Namun, Abraham menunjukan ketaatannya kepada Tuhan. Dan Tuhan melihat ketaatan seorang Abraham.

Tuhan juga ingin melihat kita menjadi anak yang taat terhadap setiap rencana Tuhan, apapun rencana Tuhan dalam kehidupan kita mari kita belajar untuk selalu sabar dan taat dalam menjalaninya.

2. KESETIAAN

Salah satu buah roh yang lain adalah kesetiaan, dan banyak hal tentang kesetiaan yang bisa dipelajari dari Abraham. Kesetiaan Abraham dalam seluruh perjalanan hidupnya, sehingga Tuhan menggenapi janjinya. Hatinya setia terhadap Tuhan.

Nehemia 9:8 Engkau dapati bahwa hatinya setia terhadap-Mu dan Engkau mengikat perjanjian dengan dia untuk memberikan tanah orang Kanaan, tanah orang Het, tanah orang Amori, tanah orang Feris, tanah orang Yebus dan tanah orang Girgasi kepada keturunannya. Dan Engkau telah menepati janji-Mu, karena Engkau benar.

Proses terkadang selalu siap sedia mengikis kesabaran ketika penantian panjang harus dilalui, NAMUN Kesabaran , Ketaatan dan Kesetiaan adalah bagaikan senjata yang sanggup membantu kita mengantarkan kepada titik keberhasilan..

Manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yg dilakukan Allah dari awal sampai akhir (Pengkhotbah 3:11b) namun jangan goyah, tetap kuat, berdirilah dalam dasar iman yang kuat. Semuanya akan berakhir “Indah pada waktunya” asal kita tetap Sabar , Taat dan setia  selama dalam masa penantian.

Seperti seorang petani yang menantikan hasil yang berharga dari tanahnya dan ia sabar sampai telah turun hujan musim gugur dan hujan musim semi. Seperti seorang calon ayah yang menanti kelahiran putra / putri pertamanya. Seperti seorang mahasiswa yang menunggu pengumuman kelulusannya dan masih banyak contoh yang lain yang bisa kita pelajari dalam sebuah penantian.

Mari rekan-rekan pemuda dan remaja kita berusaha tetap sabar, taat dan setia  dalam menanti Janji Janji Tuhan yang ada dalam kehidupan kita.

Jika kita belum mengalami dan menerima Janji Tuhan berarti Tuhan masih mengijinkan kita untuk mengalami proses dalam kehidupan kita, kiranya Tuhan yang akan selalu memimpin dan memampukan kita. 

Karena kita tahu bahwa Dia yang tahu atas diri kita, maka Dia juga pasti akan tahu rancangan yang terbaik untuk setiap kita (Yeremia 29:11), sehingga suatu saat kita akan menjadi yakin bahwa hasil akhir adalah hasil yang terbaik, dan kita dengan yakin akan berkata “ Ia membuat segala sesuatu indaha pada waktunya”_Pengkhotbah 3:11

Komitmen:

Ajar kami untuk selalu sabar, taat dan setia dalam menanti Janji Janji Tuhan, Mampukan kami ya Tuhan untuk menjalani proses kehidupan sesuai dengan pimpinanMu. Amin

KP_MLE