Renungan Harian Youth, Senin 20 Juli 2020

Pengkhotbah 3:1-8

Hello selamat pagi rekan-rekan Elohim youth … gmana kabar kalian, sudah siap memasuki minggu yang baru ini ya.

Halo teman-teman. Apa kamu punya waktu? Coba kalian renungkan pertanyaan ini … pertanyaan ini perlu kita pikirkan, karena kadang tanpa disadari ada banyak waktu yang sudah terlewati dan ternyata seringkali kita menyia-nyiakannya dan berlalu begitu saja.

Pernah nggak sih kalian sadar berapa lama waktu yang udah Tuhan kasih ke kalian? Kalau dipikir-pikir pasti udah begitu banyak waktu yang sudah Tuhan kasih buat kita. Apalagi saat masa pandemi seperti ini. Apakah kalian merasa waktu kalian berharga ataukah kalian biarkan waktu kalian hilang begitu saja? Ada banyak anak muda yang mempergunakan waktu dengan sia-sia. Sampai muncul istilah “pasukan rebahan” … selama masa “Stay at Home” ini, ayo tata lagi waktumu, jangan habiskan dengan sia-sia tanpa membangun kehidupan yang efektif.

Kalau kita tahu akibat dari menyia-nyiakan waktu adalah kata “terlambat” dan ada banyak hal yang bisa terjadi karena kata “terlamat”. Bahkan keterlambatan per milidetik pun bisa membahayakan nyawa seseorang. Keterlambatan per milidetik juga bisa membuat seseorang yang sedang berlomba bisa menjadi kalah. Semua hal bisa terjadi dalam sekejap saja.

Nah kalau kita kembali merenungkan tentang waktu yang sudah kita lewati dan yang sedang kita jalani sekarang apakah kita punya waktu buat Tuhan? Kalau kita baca di Pengkhotbah 3:1-8 dinyatakan disana  bahwa segala sesuatu ada waktunya, ya memang benar segala sesuatu ada waktunya. Bahkan seperti keadaan yang memaksa kita buat sekolah daring (online) ini pun juga memang ada waktunya. Namun, banyak orang yang justru menggunakan waktu-waktu sekarang buat santai-santai, main game, main tik-tok, atau mungkin main sosmed sepanjang hari. Well gaes, kalau sekarang Tuhan di depan kita dan bertanya “apa kamu punya waktu?” Apa jawaban kalian?

Kalau Tuhan bertanya lagi “dari 24jam waktumu dalam sehari, berapa jam waktu untukKu?” Apa jawaban kalian? Well, hanya masing-masing pribadi kalian yang tau dan bisa jawabnya.

But, lagi-lagi di Pengkhotbah ini kita diingatkan bahwa segala sesuatu ada waktunya dan kalau kita baca di Mazmur 90:12 kita harus

belajar mempergunakan waktu dengan bijaksana, kita perlu tuntunan dan Hikmat dari Tuhan supaya kita tidak buang-buang waktu yang sudah Tuhan percayakan dengan sia-sia.

Mazmur  90:12 Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.

PRIORITAS

Hal Penting untuk menjalani waktu dengan BIJAKSANA ada menata PRIORITAS alokasi waktu kita setiap hari, tentukanlah manakah yang paling penting dan harus didahulukan, yang penting tapi bisa ditunda, atau bahkan mana yang tidak penting dan bisa untuk ditunda. Tanpa kita menata prioritas maka akan ada banyak waktu yang terbuang sia-sia.

So, gaes. Hal penting dan prioritas utama tetap adalah tentang TUHAN. Are u ready to give your time for Jesus? Tuhan nggak minta banyak waktu, tapi Tuhan mau agar kita punya waktu buat Tuhan. Bukan waktu sisa, tapi memang waktu yang benar-benar diberikan untuk membangun hubungan lebih dekat dengan Dia. Bukan kuantitas yang dilihat Tuhan, tapi kualitas waktumu. Jadi, apa kamu mau punya waktu untuk Dia?

Komitmenku hari ini:

Aku mau memberikan waktuku  (Isi …… sesuai komitmen kalian ya),  menit/jam setiap hari untuk datang pada Tuhan. Aku mau belajar bijaksana mempergunakan waktu yang Tuhan percayakan setiap hari.

GE – KPH