“Tuhan Sumber sukacitaku”

“Tuhan Sumber sukacitaku”

Renungan harian Anak, Senin 01 Maret 2021

Syalom selamat pagi adik-adik Elohim Kids semuanya … wah sudah semangat semuanya untuk kita memasuki minggu yang baru ini … yuk sebelum kita melanjutkan aktivitas kita, siapkan hati adik-adik untuk menerima berkat Firman Tuhan hari ini

Adik-adik tentunya senang kalau kita menerima hadiah … apalagi hadiah tersebut adalah sesuatu yang sudah kita tunggu sejak lama … kita pasti sangat bersukacita waktu kita menerimanya.

Adik-adik, didalam Alkitab menceritakan ada satu bangsa yang sangat bersukacita. karena mereka telah menyelesaikan pembangunan rumah Allah yang telah lama rusak dan bangsa Israel itu sangat bersukacita, karena sebelumnya mereka pernah ditangkap dan ditawan oleh bangsa yang tidak mengenal Tuhan, yaitu bangsa Babel. Mereka disuruh bekerja keras dan hidup menderita di negara lain jauh dari kampung halamannya. Setiap waktu mereka berseru-seru kepada Tuhan meminta pertolongan. Mereka berdoa, “Ya Allah bebaskanlah kami dari penderitaan ini!” Bertahun- tahun, bahkan berpuluh-puluh tahun mereka berdoa kepada Tuhan.

Siapakah yang membuat orang Israel bersukacita? Ya, Adik-adik, Tuhan telah membuat orang-orang Israel bersukacita. Tuhan telah membuat hati para raja menjadi lembut dan tidak melarang pembangunan Bait Allah, bahkan raja membantu pembangunan Bait Allah.

Tuhan yang sama, Tuhan yang begitu baik kepada bangsa Israel, adalah Tuhan kita juga, la juga memberikan sukacita kepada kita. Coba sebutkan pemberian Tuhan yang luar biasa dalam hidup kita, apa saja? Adik-adik, kita bersukacita karena Tuhan telah memberikan mama dan papa. Kita bersukacita karena mempunyai teman, yang terpenting Tuhan mau tinggal di hati kita. Itu berarti, sumber sukacita itu ada di dalam hati kita. Senangnya memiliki sukacita dari Tuhan! Jadi, jangan lupa bersukacitalah senantiasa di dalam Tuhan, karena la baik!

Adik-adik, Tuhan telah memberi sukacita kepada kita. Ayo kita perlihatkan sukacita itu dalam sikap dan kelakuan kita. Tuhan yang sama, Tuhan yang begitu baik kepada bangsa Israel, adalah Tuhan kita juga, la juga memberikan sukacita kepada kita. Sumber sukacita itu ada di dalam hati kita. Senangnya memiliki sukacita dari Tuhan ! Jadi, jangan lupa bersukacitalah senantiasa di dalam Tuhan, karena la baik!

Bersukacitalah senantiasa sambil mengingat anugerah Tuhan.

Sukacita yang terbesar adalah karena Tuhan telah memberikan nyawa-Nya sendiri bagi keselamatan adik-adik dan kakak. Tuhan memberikan kasih-Nya, pengampunan-Nya, dan jaminan untuk hidup di dalam Kerajaan Allah yang kekal. Tuhan yang sama, Tuhan yang begitu baik kepada bangsa Israel, adalah Tuhan kita juga, la juga memberikan sukacita kepada kita semuanya.

Sudah tersenyum dan bersukacita hari ini, ayo bersyukurlah dan bersukacitalah sebab Tuhan Yesus baik dalam kehidupan kita semuanya

Ayat Hafalan

Mazmur  33:21 Ya, karena Dia hati kita bersukacita, sebab kepada nama-Nya yang kudus kita percaya.

Komitmenku hari ini

Aku mau selalu bersukacita senantiasa didalam Tuhan, karena Tuhan yang Baik adalah sumber sukacitaku.

SF280221 – KCP

“Hidup itu harus Bermakna”

“Hidup itu harus Bermakna”

Renungan Harian Youth, Senin 01 Maret 2021

Dalam Falsafah jawa terdapat sebuah paribahasa Urip Iku Urup artinya “Hidup itu Menyala”. memiliki makna hidup itu hendaknya dapat memberi manfaat bagi orang lain disekitar kita, semakin besar manfaat yang kita berikan tentu akan semakin baik bagi kita maupun orang lain.

Orang yang menjadikan hidupnya bermakna bagi sesama adalah mereka yang membangun hidupnya dengan positif sehingga menghasilkan dampak yang baik.

Orang positif akan mempersiapkan dirinya untuk menghadapi masalah,

Mereka tahu bahwa masalah itu ada untuk dilewati bukan untuk diratapi. Dibanding dengan bersembunyi dan membiarkannya berlarut, orang postif akan memberanikan dirinya untuk menghadapi masalahnya. Dia tahu, bahwa tidak ada masalah yang terlalu besar yang tidak bisa dia selesaikan.

Orang positif percaya bahwa ada orang lain yang Bersama mereka.

Orang postif dapat mempercayai kebaikan orang lain. Dia menyadari ada orang-orang yang sudah Tuhan tempatkan disekitarnya yang akan memberikan dukungan dan topangan.

Orang positif tahu bahwa masalah tidak akan selamanya jadi masalah.

Mereka menyadari dengan benar bahwa masalahnya pasti selesai, pasti akan berlalu dan tidak selamanya tinggal terus. Karena itulah mereka akan mampu untuk terus berjalan karena selalu memiliki pengharapan yang kuat. Bahkan merubah masalah tersebut menjadi kesempatan dan batu lompatan untuk naik ke level yang lebih tinggi.

Orang postif bertanggung jawab untuk masalahnya.

Ketika menghadapi masalah jangan menyalahkan keadaan. Tetapi berusahalah untuk mencari jalan keluar sebagai bentuk pertanggungan jawaban kita. Tidak perlu mencari kambing hitam permasalahan tetapi berfokus kepada pemecahan masalah.

Kehidupan orang yang membangun hidupnya dengan positif akan berdampak kepada kehidupannya :

Memiliki Pemikiran positif, memiliki sikap hati yang benar sehingga dapat mengelola pikirannya dengan baik. Berpikir dengan tepat dan benar sehinngga akan menghasilkan juga nilai-nilai yang positif.

Memiliki Pandangan positif, dampak dari pikiran yang positif akan membawa kepada cara pandang yang tepat dan positif juga.

Memiliki Perkataan positif, dan akhirnya setiap perkataan yang keluar dari pemikiran yang positif akan membangun diri dan juga lingkungan yang ada.

Belajar dari kisah Alkitab dalam Bilangan 14:6-9, mengenai kisah ke 12 Pengintai di tanah Perjanjian (Tanah Kanaan) selama 40 hari. Mereka adalah orang-orang pilihan dari setiap suku-suku Israel yang menerima tugas untuk mengintai dan memberi penilaian bagaimana keadaan Tanah Kanaan yang akan bangsa Israel masuki. Setelah mereka kembali dari pengintaian, mereka MEMBERIKAN INFORMASI hasil pengintaiannya kepada Musa, Harun dan SEMUA ORANG ISRAEL (Bil 13).

Dari ke-12 Pengintai itu, cerita mereka memiliki persamaan dan perbedaan. Persamaannya adalah sama- sama melihat tanah Kanaan yang Berlimpah Susu dan Madu (ay.27) dan juga disana ada Bangsa yang kuat, kotanya berkubu dan sangat besar (ay.27) Namun juga ada Perbedaan dalam cara pandang, pikiran dan perkataan. 10 Pengintai menjadi  Kehilangan Kepercayaan dan membagikan ketakutan (ay.31) dan akhirnya Menceritakan kabar Busuk/HOAX (ay.32-33). Sedangkan 2 Pengintai (Yosua dan Kaleb) mereka Percaya akan pertolongan TUhan (ay.30) dan membagikan pengharapan didalam Tuhan.

Yosua dan Kaleb mendapatkan kasih Tuhan, sehingga hanya mereka berdualah yang dapat masuk ke dalam tanah Kanaan di antara orang-orang seangkatannya. Yosua bahkan menjadi penerus Musa sebagai pemimpin bangsa Israel dan Kaleb pun mendapatkan daerah Hebron, khsusu bagi Kaleb dan keturunannya (Yos 14:13). Ada berkat Tuhan yang luar biasa bagi anak-anakNya yang mau taat kepada Tuhan dan lebih melihat janji-janji Tuhan daripada setiap masalah yang ada. Pilihan ada pada kita, mau melihat secara positif, atau mau melihat lebih secara negatif? Sebesar apapun masalah yang kita hadapi, pandanglah Allah yang jauh lebih besar dari masalah kita dan dari apapun juga.

Jika kita menjadi bangsa Israel yang pada saat ke-12 pengintai menyampaikan apa yang mereka lihat, Informasi mana yang akan kita pilih? Apakah kita akan memilih Informasi dari 10 pengintai yang bernada negatif, atau memilih mendengarkan dan percaya dengan Informasi positif yang disampaikan Yosua dan Kaleb?

Pilihan kita akan menentukan apa yang akan kita peroleh, setiap pilihan kita memiliki kosekuensinya sendiri, pilihan kita juga dapat menentukan apa yang akan terjadi nantinya. Maka dari itu perlu berhati-hati dalam menentukan pilihan dalam hidup kita. Pilih yang baik maka yang baik yang akan kita peroleh, begitupun sebaliknya, pilih yang buruk maka yang buruk yang akan kita terima.

Ditengah keadaan saat ini yang penuh dengan berita-berita dan kabar-kabar yang menakutkan, yang belum jelas kebenarannya, bahkan banyak berita-berita hoax yang terseber luas melalui media massa, kita perlu berhati-hati dalam memilih mana yang baik dan mana yang tidak.  Untuk itu, mari kita memilih hal-hal yang positif, hal-hal yang baik, hal-hal yang berguna dan mermanfaat.

Tetap Berpikiran Positif Saat Mengalami Kesulitan,

Orang Lain Pernah Melalui dan Menyelesaikan Masalah yang Sama, setiap kali menghadapi kesulitan, ingatlah bahwa ada orang lain di luar sana yang pasti sudah menghadapi masalah yang serupa dan mendapatkan jalan keluarnya.

Tidak Ada yang Mustahil, Jalan keluar dari masalah yang Sobat hadapi bisa hadir dalam berbagai bentuk atau cara. Jadi, buka pikiran dan wawasan agar Sobat bisa menemukan solusi yang dibutuhkan lewat beragam peluang, termasuk peluang kecil yang bisa terlewatkan dengan mudah.

Pasti Ada Jalan Keluar, Selain berpikiran bahwa tidak ada hal di dunia ini yang mustahil, tanamkan juga mindset bahwa segala masalah pasti ada jalan keluarnya. Karena itu, tak perlu terburu-buru berpikiran, “Masalah ini tidak ada solusinya,”

Komitmenku hari ini

Seberapa besar kita sudah “menyalakan” diri sendiri supaya dapat menjadi terang?
Bangunlah nilai kehidupan yang benar sehingga apa yang mengalir dari kehidupan kita menjadi berkat bagi sesama

ER270221 – KPH

“Menikmati Penyertaan Tuhan”

“Menikmati Penyertaan Tuhan”

Renungan Harian, Senin 01 Maret 2021

Kita percaya bahwa Tuhan selalu menyertai kehidupan kita. Namun Ketika menghadapi tantangan dan situasi berat ada musuh yang terbesar untuk mengaburkan kita terhadap iman kepada Tuhan adalah karena PIKIRAN KITA

Belajar dari Pengalaman Yosua

Perintah dan Peringatan yang Tuhan berikan “Kuatkanlah dan Teguhkanlah hatimu”

Yosua 1 Ayat 6, Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, sebab engkaulah yang akan memimpin bangsa ini memiliki negeri yang Kujanjikan dengan bersumpah kepada nenek moyang mereka untuk diberikan kepada mereka. Ayat7 Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan sungguh-sungguh, bertindaklah hati-hati sesuai  dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke mana pun engkau pergi. Ayat 9 Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke mana pun engkau pergi.”

Apa yang membuat Yosua mengalami ketawaran hati ? Firman Tuhan ini datang kepada Yosua sekitar pada tahun Tahun 1406 SM dan ini adalah tahun 41 perjalanan bangsa Israel keluar dari mesir dan akan memasuki tanah Perjanjian. Setelah Musa meninggal maka terjadi resesi Iman yaitu Iman mereka yang menjadi lemah dan  Tuhan memilih Yosua yang harus menggantikan Musa untuk memimpin bangsa Israel memasuiki tanah Kanaan.

Yosua mengalami ketakutan dan kegentaran, karena ini bukanlah hal yang mudah karena sebelumnya hanya menjadi pengikut Musa, namun sekarang harus memimpin bangsa Israel untuk masuk tanah Kanaan dan diawali dengan menyebrangi sungai Yordan

Yosua 3:14-15 Ketika bangsa itu berangkat dari tempat perkemahan mereka untuk menyeberangi sungai Yordan, para imam pengangkat tabut perjanjian itu berjalan di depan bangsa itu. Segera sesudah para pengangkat tabut itu sampai ke sungai Yordan, dan para imam pengangkat tabut itu mencelupkan kakinya ke dalam air di tepi sungai itu — sungai Yordan itu sebak sampai meluap sepanjang tepinya selama musim menuai –maka berhentilah air itu mengalir… Lalu menyeberanglah bangsa itu, di tentangan Yerikho.

Didalam penyertaan Tuhan maka segala sesuatu yang mustahil menjadi mungkin, namun hal yang penting adalah bagaimana kita menjalani dan menghidupi penyertaan Tuhan setiap hari. Karena tetap aka nada tantangan untuk kita berani sepenuhnya percaya kepada penyertaan Tuhan. Dalam keadaan penuh tantangan seringkali Iman akan diuji, apakah kita percaya bahwa Allah tetap menyertai kita. Seperti dalam situasi pandemic ini, ada begitu banyak alasan untuk kita menjadi kuatir dan takut. Adakah kita masih percaya akan penyertaan Tuhan.

Jadikanlah Tuhan sebagai Pusat kehidupan kita hiduplah dalam KETAATAN, disanalah kita akan dapat menyerahkan kehidupan kita sepenuhnya kepada Allah dan akan menikmati Penyertaan Tuhan.

Ulangan 11:11-15 Tetapi negeri, ke mana kamu pergi untuk mendudukinya, ialah negeri yang bergunung-gunung dan berlembah-lembah, yang mendapat air sebanyak hujan yang turun dari langit; suatu negeri yang dipelihara oleh TUHAN, Allahmu: mata TUHAN, Allahmu, tetap mengawasinya dari awal sampai akhir tahun. Jika kamu dengan sungguh-sungguh mendengarkan perintah yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, sehingga kamu mengasihi TUHAN, Allahmu, dan beribadah kepada-Nya dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu, maka Ia akan memberikan hujan untuk tanahmu pada masanya, hujan awal dan hujan akhir, sehingga engkau dapat mengumpulkan gandummu, anggurmu dan minyakmu, dan Dia akan memberi rumput di padangmu untuk hewanmu, sehingga engkau dapat makan dan menjadi kenyang.

Ayat diatas adalah janji Tuhan … Kalau sudah PERLU maka TUHAN akan melakukan mujizatnya untuk menolong kita, bila pertolongan Tuhan belum nyata percayalah penyertaan Tuhan selalu ada didalam kehidupan kita yang akan memapukan kita untuk terus berjalan sampai tiba waktunya kita akan melihat MUJIZAT dari Tuhan NYATA dalam kehidupan kita.

PENYERTAAN TUHAN ADALAH WUJUD MUJIZAT TUHAN SETIAP HARI yang akan memampukan kita untuk terus melangkah menghadapi badai dan tantangan kehidupan. Kiranya Tuhan menolong setiap kita untuk terus berjalan dalam PenyertaanNya, nikmatilah perjalanan Iman kita didalam PENYERTAAN TUHAN senantiasa…

Tuhan Yesus Memberkati

Rangkuman Khotbah Pdt. Stefanus Suwarno

Elohim Youth Ministry

Elohim Youth Ministry

28 Februari 2021

3.16 El-Rei ~ Elohim Radio

Sebagai pemuda-pemudi Kristen kita diminta untuk menjadi terang dimanapun kita berada 🤩

Apa yang diminta Tuhan untuk kita lakukan, sangat sesuai dengan filosofi Jawa yang mengatakan bahwa “Urip iku urup.”

Urip yang memiliki arti Hidup, iku artinya itu, dan urup brarti menyala. Hidup itu menyala

Makna filosofi ini sungguh luar biasa, bahwa kita di dunia ini bukan untuk diri kita sendiri. Pelita yang Tuhan taruh dalam hidup kita, seharusnya menjadi urup bagi dunia yang gelap ini. Simak obrolan sobat-sobit  Elohim Radio yang bisa jadi inspirasi agar kehidupan ini bisa menjadi urup.

Cheers, hope this episode has been a spirit fo you 😉

El Radio, Region 3.16 FM, Reaching Souls For The Kingdom. Tuhan Yesus mengasihimu ️ 

Link Youtube:

Ibadah Online Sekolah Minggu GPdI Elohim

Ibadah Online Sekolah Minggu GPdI Elohim

Minggu, 28 Februari 2021

“Tuhan memberikan Sukacita”

Ezra 6:13-22

Adik-adik tentunya senang kalau kita menerima hadiah … apalagi hadiah tersebut adalah sesuatu yang sudah kita tunggu sejak lama … kita pasti sangat bersukacita waktu kita menerimanya.

Adik-adik, didalam Alkitab menceritakan ada satu bangsa yang sangat bersukacita. karena mereka telah menyelesaikan pembangunan rumah Allah yang telah lama rusak dan bangsa Israel itu sangat bersukacita, karena sebelumnya mereka pernah ditangkap dan ditawan oleh bangsa yang tidak mengenal Tuhan, yaitu bangsa Babel. Mereka disuruh bekerja keras dan hidup menderita di negara lain jauh dari kampung halamannya. Setiap waktu mereka berseru-seru kepada Tuhan meminta pertolongan. Mereka berdoa, “Ya Allah bebaskanlah kami dari penderitaan ini!” Bertahun- tahun, bahkan berpuluh-puluh tahun mereka berdoa kepada Tuhan. Akhirnya Tuhan membuat rajanya berbaik hati dengan memulangkan mereka ke Yerusalem.

Nah, jadi siapakah yang membuat orang Israel bersukacita? Betul banget, jawabannya Tuhan, Tuhan telah membuat orang-orang Israel bersukacita. Tuhan telah membuat hati para raja menjadi lembut dan tidak melarang pembangunan Bait Allah, bahkan raja membantu pembangunan Bait Allah.

Adik-adik hari ini kita mau belajar Bersama untuk jangan lupa bersukacitalah senantiasa di dalam Tuhan, karena la baik!      Bersukacitalah senantiasa sambil mengingat anugerah Tuhan. Sukacita yang terbesar adalah karena Tuhan telah memberikan nyawa-Nya sendiri bagi keselamatan kita semua. Ingatlah bahwa Tuhan memberikan kasih-Nya, pengampunan-Nya, dan jaminan untuk hidup di dalam Kerajaan Allah yang kekal dan Tuhan yang begitu baik kepada bangsa Israel, adalah Tuhan kita juga, la juga memberikan sukacita kepada kita.

Mazmur 16:11  Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa.

Sunday Funday – Every day Sing and Shout for Jesus

Link Youtube