Renungan Umum, Sabtu 23 Mei 2020

Rut 1:1-7

Ketika anak Tuhan dirundung berbagai masalah, dalam keterbatasan pemikiran, beberapa cenderung mempersalahkan Allah. Mari kita melihat curhatnya Naomi kepada sanak-saudaranya di Betlehem:

“Janganlah sebutkan aku Naomi; sebutkanlah aku Mara, sebab yang Mahakuasa telah melakukan banyak yg pahit kepadaku.  Dengan tangan yang penuh aku pergi, tapi dengan yg kosong TUHAN memulangkan aku.  Mengapakah kamu menyebutkan aku Naomi, karena TUHAN telah naik saksi menentang aku dan Yang Mahakuasa telah mendatangkan malapetaka kepadaku” (Rut 1:20-21)

Kita tidak boleh membangun ajaran dari ucapan Naomi atau siapa pun juga yang sedang galau. Kita harus belajar dari  ucapan Rut yang menegaskan pentingnya kesatuan hati di tengah keluarga (1:14-16).

TAPI KEBAIKAN ALLAH TIDAK AKAN PERNAH MENINGGALKAN KELUARGA YANG BERSATU
~ BADAI  PASTI AKAN BERLALU ~

Bertolak belakang dengan curhat Naomi di saat galau, Rut justru memaparkan BUKTI-BUKTI kebaikan ALLAH

KEKURANGAN HANYA SESEKALI  TAPI KECUKUPAN  BERKESINAMBUNGAN

Sesekali kita kesulitan di kampung halaman, tapi Tuhan sanggup pelihara ketika kita merantau (1:1-2)
Sesekali Tuhan memandang dari jauh, tapi segera Dia akan mendekat dan menyatakan kasih dan perhatiannya ( 1:6).

TEGURAN HANYA SEBENTAR TAPI  PERTOLONGAN BERKELANJUTAN

Tangan Tuhan terkadang teracung untuk menegur kita, sehingga Dia dapat mengambil apa saja dan siapa saja dari kehidupan kita (1:13)
Tangan Tuhan lebih sering terulur untuk menolong kita, melalui siapa saja dan dengan cara apa saja (2:4-10)

Dari pengalaman Rut kita bisa melihat daftar pertolongan Tuhan

– Tempat kerja yang tepat
– Pimpinan yang bijak
– Semangat untuk bekerja dengan tekun
– Perlindungan dari berbagai gangguan
– Berkat Tuhan atas segala sesuatu yang dikerjakan
– Perkenanan Tuhan (God’s favor) yang melimpahkan kebaikan yg tertinggi

KESEDIHAN HANYA SESAAT TAPI KEBAHAGIAAN TERUS MENERUS

Kesedihan dapat terjadi kapan saja tapi kebahagiaan harus diperjuangkan  (3:1)
Kebahagiaan tidak pernah akan berakhir (Endless Happiness) jika kasih  yang kudus mengaliri segenap keluarga (4:13-17)

Bapak ibu saudara …

Badai pasti akan berlalu, bersama siapa kita melewatinya? Ingatlah bahwa kemenangan yang sejati bersumber dari Penyertaan Tuhan

Tuhan Yesus memberkati dan menyertai kita semuanya

AM