Renungan Harian Anak, Jumat 07 Agustus 2020

Hallo… hallo… hallo… Bagaimana kabarnya pagi ini? Semua sehat-sehat dan baik-baik kan? Renungan pagi ini, kakak ambil dari Keluaran 14 : 15-31. Nanti minta tolong Papa,Mama atau kakak untuk membacakan ya…

Ayat-ayat ini mengkisahkan tentang mujizat yang Tuhan kerjakan terhadap bangsa Israel saat menghadapi jalan buntu, tidak ada jalan lain didepan mereka saat itu, yang ada adalah Laut Teberau. Sedangkan dibelakang mereka, tantara mesir mengejar untuk menangkap mereka.

Adik-adik, Bulan ini bangsa Indonesia memperingati Kemerdekaan, bukan hanya Indonesia saja yang diberi kebebasan kemerdekaan oleh Tuhan tetapi juga bangsa Israel juga mengalami kemederkaan. Ini adalah kisah bangsa Israel dibebaskan dari penjajahan bangsa Mesir.

Bangsa Israel dijajah oleh Bangsa Mesir saat itu dan Tuhan menolong bangsa Israel untuk keluar dari Mesir. Melalui Musa dan ditemani oleh Harun yang diutus Tuhan untuk meminta kebebasan dari Raja Firaun, Raja Mesir.

Raja mengijinkan mereka meninggalkan Mesir, karena sebelumnya Tuhan memberikan bencana kepada orang-orang Mesir melalui ke sepuluh tulah yang terjadi dan itu membuat mereka sangat ketakutan. Bangsa Israel bersiap untuk pergi dan memulai perjalanan panjangnya melewati padang gurun dan bukit-bukit. Mereka bersiap untuk menempuh perjalanan yang sangat jauh untuk menuju tanah perjanjian, yaitu tanah Kanaan.

Tapi, ternyata Firaun Raja Mesir berubah pikiran, mereka tidak rela melepaskan bangsa Israel. Mereka kemudian mengejar bangsa Israel dengan menggunakan 600 kereta perang dan dengan cepat berusaha menyusul rombongan bangsa Israel.

Orang-orang Israel sampai di Baal Zephon. Mereka tidak bisa lagi berjalan sebab di depan mereka adalah laut Teberau. Bangsa Israel ketakutan ketika melihat dari kejauhan rombongan tantara orang Mesir mulai terlihat. Bangsa Israel mulai marah-marah kepada Musa dan Tuhan.

Kira-kira adik-adik tahu atau tidak bagaimana Tuhan menyelamatkan mereka?

Tuhan menyuruh Musa untuk mengangkat tongkatnya dan mengulurkan tangannya ke laut, lalu terbelahlah lautan. Karena air laut terbelah, bangsa Israel dapat berjalan di tengah-tengahnya yang kering dan air laut itu seperti tembok di kanan dan kiri mereka. Bangsa Israel bergegas berjalan menyeberangi laut itu.

Tetapi…Tentara Mesir tidak mau kalah, mereka mengejar bangsa Israel juga melewati laut yang terbelah itu untuk menyusul mereka. Tuhan kembali menyuruh Musa mengulurkan tangannya ke laut saat semua orang Israel telah menyeberang, sehingga air laut itu kembali seperti semula dan menenggelamkan semua orang-orang Mesir beserta kereta dan kuda-kudanya.

Bangsa Israel melihat karya Tuhan yang luar biasa dan mengucap syukur untuk kebebasan, kemerdekaan yang diberikan Tuhan kepada mereka.

Adik-adik, pagi ini kita belajar bahwa Tuhan Yesus bisa menolong kita dalam keadaan tejepit sekalipun. Tuhan sanggup melakukan mujizat untuk kita semua, asalkan kita setia dan taat kepada Tuhan.

Ayat Hafalan : 

Demikianlah pada hari itu TUHAN menyelamatkan orang Israel dari tangan orang Mesir. (Keluaran 14 : 30a)

Komitmenku hari ini:

Aku mau tetap percaya kepada Tuhan dalam keadaan apapun. Karena Tuhan selalu menyertai aku

CM – YC