Renungan Harian Anak, Selasa 02 Februari 2021

Mazmur 119:145-150

Selamat pagi adik-adik Elohim Kids, wah bagaimana kabarnya hari ini? Kakak selalu berdoa adik-adik, keluarga dan orang tua kita semua selalu baik dan selalu didalam lindungan Tuhan Yesus Kristus yah.

Adik-adik kakak bertanya, siapa yang tiap harinya bangunnya siang angkat tangan! Hehehe kakak harap adik-adik bangunnya pagi yah, berdoa dan membaca firman Tuhan dahulu, membaca renungan, membantu orang tua lalu sekolah daring deh.

Apa yang menjadi kebiasaan adik-adik dipagi hari? Bangun pagi-pagi dan menyediakan waktu untuk berdoa, ataukah sering bangun kesiangan? Pagi adalah sebuah berkah yang indah. Tak masalah cerah atau mendung. Karena pagi adalah awal untuk memulai sesuatu yang disebut kehidupan. Pagi hari adalah waktu yang tepat mempersiapkan segala sesuatunya, karena itu biasakan diri untuk bangun pagi-pagi.

Nabi Yeremia menulis: “Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!” (Ratapan 3:22-23). 

Saat menempuh perjalanan selama 40 tahun di padang gurun, Tuhan memberikan “roti dari sorga” sebagai makanan, mereka menyebutnya “manna”: “…warnanya putih seperti ketumbar dan rasanya seperti rasa kue madu.” (Keluaran 16:31). Manna itu turun ketika hari masih gelap (pagi-pagi sekali), dan ketika matahari sudah mulai muncul maka manna itu akan mencair. Karena itu orang-orang Israel harus bangun pagi-pagi untuk memungut manna. Jika mereka sampai bangun kesiangan maka mereka tidak akan mendapatkannya, sebab manna hanya ada di pagi hari.

Artinya umat Israel harus bangun pagi-pagi jika ingin mendapatkan berkat dari Tuhan tersebut. Seringkali yang kita lakukan adalah bangun terlalu siang, lalu melakukan segala sesuatu dengan terburu-buru karena padatnya agenda kerja, sampai-sampai kita tak punya waktu untuk berdoa. Seorang yang hidupnya dekat dengan Tuhan pasti akan melatih dirinya untuk selalu bangun lebih pagi.

Adik-adik kita belajar dari seorang Raja yaitu Raja Daud. Raja Daud selalu bangun pagi dan mencari hadirat Tuhan: TUHAN, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagi-Mu, dan aku menunggu-nunggu.” (Mazmur 5:4). Kerinduan Daud bertemu Tuhan di pagi hari melebihi kerinduan seorang penjaga yang mengharapkan pagi. “Jiwaku mengharapkan Tuhan lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi, lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi.” (Mazmur 130:6). Mulai dari sekarang janganlah bermalas-malasan untuk bangun pagi dan berdoa!

Awali hari dengan mencari Tuhan.

Jika kita mengawali hari dengan mencari hadirat Tuhan maka hari-hari yang kita jalani akan menjadi hari yang berkemenangan karena Tuhan menyertai kita!

Selamat beraktifitas adik-adik elohim kids Tuhan Yesus memberkati

Ayat Hafalan:

“Pagi-pagi buta aku bangun dan berteriak minta tolong; aku berharap kepada firman-Mu.” (Mazmur 119:147)

Komitmenku hari ini

Aku mau menjadi anak yang setiap pagi mengawali hari dengan berdoa dan merenungkan Firman Tuhan karena hadirat Tuhan adalah kekuatanku menjalani hidup sepanjang hari

GH – SP