Renungan Harian Youth, Senin 29 Juni 2020

Syalom rekan-rekan Elohim Youth, kita akan Kembali merenungan Firman Tuhan yang menjadi kekuatan buat kita menjalani kehidupan kita.

Rekan-rekan Youth …  permasalahan akan selalu ada di dalam hidup kita, mungkin masalah ekonomi, masalah pendidikan, masalah keluarga, dan permasalahan laiinya. Seringkali ketika masalah itu menghampiri, kita jadi khawatir, gelisah, kecewa, putus asa, mulai berfikiran negatif, jadi orang yang sensitive, gampang tersinggung, gampang marah, jarang kita ingat bahwa kita harus tetap bersukacita disaat masalah itu datang, mungkin sering kita lupa untuk tetap tenang saat masalah itu menerpa. Percayalah bahwa selalu ada kebaikan dan Tuhan selalu sediakan jalan keluar di setiap masalah atau situasi yang tidak membahagiakan, seperti sekarang mungkin, ditengah-tengah pandemi yang belum kunjung membaik, kita semakin khawatir dan semakin takut akan esok hari.

Bagaimana cara kita melihat sebuah permasalahan yang menghampiri hidup kita? Bisa diibaratkan kadang kita melihat masalah dari cermin atupun dari jendela. Cermin membuat kita memandang situasi atau masalah menjadi sangat rumit, pesimis, negatif thingking, dan putus asa karena melihat masalah dari sudut pandang kita sendiri

Tapi ketika kita melihat masalah melalui jendela, membuat kita melihat masalah dari berbagai sisi, memandang luas ke depan, kesegala arah, optimis, dan dan mampu membuat kita bangkit dari permasalahan yang menghampiri kita walau mungkin kita harus selalu terjatuh, tapi tetap ada iman dan pengharapan.

1 Korintus 10: 13 Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.

Tuhan ingin kita belajar bahwa:  

1. Masalah yang ada, menjadikan kita pribadi yang tekun, sabar, dan kuat di dalam Dia.  

Yakobus 1: 3 sebab kamu tau, bahwa ujian terhadap imanmu menghasilkan ketekunan, versi FAYH berkata karena, jika jalan kehidupan itu sulit, kesabaran Saudara memperoleh kesempatan untuk tunbuh.

Masalah itu ada, sebagai ujian iman kita kepada Tuhan, akankah kita tetap berpengharapan, sabar, dan percaya kepada Dia sampai akhirnya kita “naik kelas”,  atau mulai kecut dan tawar hati ketika masalah tak kunjung selesai menghampiri kita.

Sama halnya seperti orang yang nge-gym, untuk membentuk massa otot dia harus bertekun dalam latihan, sabar dalam proses pembentukan otot, perlu jaga makan, sampai akhirnya massa ototnya terbentuk dan menjadi kuat. Masalah juga hadir untuk menguatkan otot iman kita di dalam Dia.

2. Masalah menjadikan Iman kita semakin Murni di dalam Dia.

1 Petrus 1: 7 (FAYH) Kesukaran hanyalah ujian iman untuk mengetahui apakah Saudara sungguh-sungguh kuat dan murni. Iman saudara sedang diuji, sebagaimana api menguji emas dam memurnikannya. Bagi Allah iman Saudara jauh lebih berharga daripada emas. Jadi, jikalau sesudah mengalami cobaan-cobaan yang hebat, iman Saudara tetap kuat, maka pada hari Dia datang lagi Saudara akan mendapat banyak pujian, kemulian serta kehormatan.

Sering kita diingatkan bahwa ikut Tuhan atau semakin dekat dengan Tuhan bukan berarti hidup tanpa masalah, tapi sebaliknya semakin kita dekat dengan Tuhan masalah akan terus datang, karena Tuhan ingin kita punya iman yang kokoh di dalam Dia, ikut Tuhan bukan Cuma ingin kejar berkat-berkat Nya.

Masalah, Tuhan ijinkan bukan untuk kepentingan atau keuntungannya Tuhan tapi diijinkan demi kebaikan kita.

3. Masalah menjadikan kita dewasa, secara mental, pola pikir, terlebih dewasa di dalam Dia.

Dewasa dalam Dia bukan tentang lamanya kita kenal sama Tuhan, bukan tentang lamanya kita jadi Kristen, tapi tentang pertumbuhan rohani dan menghasilkan buah, punya karakter yang serupa dengan Dia. Lewat masalah yang ada, Tuhan sedang membentuk karakter kita, mungkin Tuhan sedang membentuk kesabaran, ketekunan, ketulusan, kasih kita kepada sesama, membentuk respon hati kita, dan karakter kita yang lain untuk semakin serupa dengan Dia dan membuat kita kokoh di dalam Dia.   

Nikmati dan syukuri setiap masalah yang datang, sangat tidak mudah memang, tapi Tuhan juga gak akan membawa kita kabur atau lari dari masalah, kita harus tetap hadapi setiap badai masalah hidup dan  percaya bahwa kemuliaan Tuhan ada di dalam badai hidup dan kita pasti akan melihat kemuliaan dan pertolongan Tuhan.

Komitmen kita hari ini

Aku mau tetap kuat didalam Tuhan,tantangan apapun yang aku hadapi aku percaya aku akan dimampukan karena Tuhan menyertai langkahku

IFM – MLE