Renungan Harian Anak, Rabu 20 Januari 2021

Bacaan: Kisah 9:36-42

Hallo… semangat pagi adik-adik sekolah minggu yang luar biasa… bagaimana kabarnya pagi ini? kakak harap semua sehat-sehat ya…

Pagi ini Kakak mau ajak adik-adik semua untuk belajar dari tokoh alkitab yang bernama Dorkas. Di dalam Alkitab Dorkas diperkenalkan sebagai seorang murid perempuan yang bernama Tabita yang artinya dalam bahasa Yunani adalah Dorkas. Perbuatan hidupnya di terangkan sebagai orang yang banyak sekali berbuat baik dan memberi sedekah.

Dorkas disebut sebagai seorang murid, itu karena dia sudah mengalami proses belajar menjadi seperti Yesus. Dari mana kita tau? Dari kisah 9:36 “…..Perempuan itu banyak sekali berbuat baik dan memberi sedekah..” 

Perhatikan kata “Banyak sekali berbuat baik” kata ini menunjukkan bahwa berbuat baik dan memberi adalah gaya hidup Dorkas. Itu menjadi kebiasaan hidupnya setiap hari. Maka pertanyaanya, dari mana dia belajar tentang hal itu? Dari Tuhan Yesus… Dorkas belajar bagaimana Tuhan Yesus memberikan seluruh hidupnya untuk dirinya, bagaimana dia mati untuk menyelamatkan orang berdosa seperti dirinya..!

Sebagai seorang perempuan, Dorkas memiliki ketrampilan menjahit baju. Dorkas menggunakan talentanya untuk menjadi berkat bagi orang lain, talenta yang dia miliki tidak semata untuk dirinya sendiri.

Pada waktu itu ada banyak orang-orang yang susah, mereka tidak punya pakaian yang layak, maka Dorkas melihat keperluan mereka akan pakaian, lalu kemudian dia menjahitkan pakaian untuk mereka. Dia menjahit pakaian bukan untuk satu dua perempuan janda. Kalimat di ayat 39 “Semua janda datang berdiri dan menangis..” Ini menunjukkan jumlah yang banyak dan pakaian yang dia jahit untuk mereka bukan hanya satu dua pakaian, tetapi banyak..dan dia tidak minta tarif, tetapi dia jahitkan secara gratis untuk mereka yang tidak mampu.

Itu sebabnya ketika Dorkas sakit dan akhirnya meninggal, semua orang sangat kehilangan dirinya. Semua orang yang pernah dia jahitkan pakaian, mereka datang dan menangisi kematian Dorkas, dengan baju ditangan, mereka menunjukkan kepada Petrus betapa baiknya orang ini.

Tetapi yang luar biasa dari kematian Dorkas adalah semua orang tidak rela Dorkas mati, mereka berharap Dorkas panjang umur tetapi kematian tidak bisa ditahan. Dan ketika Dorkas sudah mati, jenazahnya sudah di mandikan, dan mungkin tidak lama lagi akan dikuburkan. Petrus sudah mendengar dari utusan itu bagaiamana hidup dan pelayanan Dorkas di Yope, dan ketika Petrus mendengar cerita pelayanan dorkas yang luar biasa, Petrus tidak tahan mendengarnya. Itu sebabnya dia pergi ke Yope untuk mendoakannya, dan mujizat terjadi… Tuhan Yesus membangkitkan Dorkas.

Adik-adik, hari ini kita belajar dari kisah Dorkas. Kita harus menjadi murid Yesus, belajar kepada Yesus, mengikuti jejak Yesus… Terus melakukan kebaikan dan suka menolong mereka yang membutuhkan dengan apa yang kita bisa.

Dan kalau kita bertumbuh dalam hal ini, maka tabiat kita akan menjadi serupa dengan Kristus dan kalaupun kita mati, Yesus akan membangkitkan kita kelak pada saat kedatangan-Nya yang kedua kali.

Ayat Hafalan:

Filipi 4:5 “Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat”

Komitmen ku hari ini:

Tuhan Yesus, aku mau menjadi murid-Mu dan belajar lebih banyak berbuat baik bagi semua orang.

Tuhan memberkati.

CM – GCT