Renungan Harian, Selasa 22 Desember 2020

MATIUS 2: 1-12, Kisah natal seringkali berkaitan dengan Kisah mengenai orang Majus … Hal-hal apakah yang bisa kita pelajari mengenai KEBENARAN TENTANG TUHAN dari kehidupan dan pengalaman orang-orang Majus

1. Tuhan akan menyatakan diri-Nya kepada siapa saja yang sungguh-sungguh mencari DIA (ayat 1 dan 2)

Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem dan bertanya-tanya: “Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia.”

Ada beberapa bukti sejarah yang mencatat

‘Second year of the Chien-p’ing reign period, second month (5 BC, March 9-April 6), a suibsing appeared at Ch’ien-niu for over 70 days. Terjemahan teks kuno dari cina … pada tahun 5 SM ada bintang yang bersinar selama 70 hari.
“Nak, jangan kau terus-terusakan keinginanmu yang tanpa pikir itu. Berhentilah bertapa dan bangkitlah. Yang kau idam-idamkan sudah tiba. Yaitu “sang gembala”. Datangilah ia ke arah utara, pasti kau temukan. Ia yang akan memberikan petunjuk yang benar dan ikutlah ke mana ia pergi” . (wangsit yang turun kepada Mas Karyodikromo)

Siapakah Orang Majus … ahli perbintangan dari daerah timur tengah, yang mendapatkan panggilan untuk berjumpa dengan Sang Mesias. Panggilan kepada orang Majus adalah karya Allah yang ajaib, ada begitu banyak ahli kitab di Israel pada waktu itu, tetapi mereka tidak dapat memahami lahirnya sang Mesias, namun dengan anugerah dan kedaulatan Allah, Tuhan memanggil mereka yang dari jauh untuk berjalan dan mencari sang Mesias.

2.Tuhan akan berbicara kepada siapa saja yang bersedia mendengarkan-Nya

Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain. (ayat 12)

Kita melihat cara Tuhan berbicara kepada manusia dengan berbagai macam cara, tanda alam (bintang) diapakai Allah untuk menuntun mereka kepada Sang Mesias. Tuhan juga memakai mimpi untuk mengarahkan jalan mereka pulang.

Setiap orang yang bersedia mendengarkan tuntunan Allah pasti Tuhan akan memberikan tuntunan, bagian kita adalah terbuka karena Tuhan memakai banyak cara untuk menyatakan jalan-Nya

Adelaide Paula (misionaris wanita yang sungguh rindu untuk melayani Tuhan. Lagu yang diciptakannya : Have thine own way, Lord! Have thine own way. Thou art the potter, I am the clay. Mould me and make me after thy will, while I am waiting, yielded and still.”
Buatlah JalanMu, Buatlah jalanMu dalam saya. Tuhan penjunan, ku tanah liat. Biar Kau kerjakan, s’turut mauMu. Ku duduk diam di kakiMu

Adelaide Paula

3. TUHAN akan memberikan pimpinan yang tak mungkin salah kepada siapa saja yang bersedia mengikuti-Nya (ayat 9-10)

Setelah mendengar kata-kata raja itu, berangkatlah mereka. Dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana Anak itu berada. Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka.

Pimpinan Tuhan kadang diluar batas kemampuan pemikiran kita, bagian kita adalah bersedia untuk taat. Ketika kita tidak mengerti jalan yang harus kita pilih, berdoalah dan percayalah Tuhan pasti akan menuntun kita dalam kehendaknya. Bukalah hati untuk menerima tuntunannya, ada Roh Kudus yang akan terus bersuara untuk menyatakan jalan dan kehendak Allah dalam kehidupan kita

GW