Renungan Harian Anak, Senin 09 November 2020

2 Samuel 12:1-14

Syalom selamat pagi adik-adik semuanya, semangat hari Senin ya .. sebelum adik-adik melanjutkan aktivitas kalian ayo kita siapkan diri untuk merenungkan Firman Tuhan.

Siapa diantara adik-adik yang tidak pernah berbuat salah? Hmmm coba diinget pasti ga ada diantara kita yang ga pernah buat kesalahan. Atau kita sering banget buat salah ???

Adik-adik hari ini kita belajar bahwa bila kita bersalah kepada orang lain, maka Adik-adik harus segera minta maaf ya, kepada orang itu dan mohon ampun kepada Tuhan, jangan menunda. Tuhan akan mengampuni, kalau kita mengakui dosa kita.

Nah adik-adik kemarin di Sunday Funday kita sudah belajar dari kehidupan Daud, Daud pernah melakukan kesalahan dan berbuat jahat. Pada suatu hari kedatangan Nabi Natan kali ini tidak disangka-sangka oleh Daud, bahkan awalnya Daud tidak sadar bahwa kisah yang disampaikan oleh nabi Natan adalah teguran keras yang ditujukan kepada dirinya. Ketika itu Nabi Natan menyatakan bahwa Daud telah berdosa dengan berbuat zinah dengan Batsyeba, menipu dan membunuh Uria yaitu suami dari Batsebya. Daud bersalah di hadapan Tuhan, karena telah menghina Allah dengan melakukan kejahatan di mata-Nya Daud lupa bahwa status dirinya sebagai orang yang diurapi Allah sebagai raja Israel, yang seharusnya daud melindungi rakyatnya, bukan melakukan pembunuhan untuk kepentingan dirinya.

Bahkan Nabi natan juga menyampaikan perumpamaan, bukan hanya mengajak Daud untuk menyadari kesalahannya sendiri, tetapi juga merupakan tuntutan kepada raja selaku hakim yang adil. Adik-adik Nabi Natan menggunakan perumpamaan dengan tujuan agar Daud dapat bersikap sebagai hakim yang menilai suatu kasus dengan benar. Seketika itu daud menjadi sangat marah kepada pelaku kejahatan yang diceritakan oleh nabi Natan. nahh, seketika itu daud murka dengan ia masih belum paham bahwa sebenarnya Natan sedang mengisahkan tentang perilaku kejahatan yang secara tidak langsung kepada membahas kejahatan Daud sendiri.

Ketika Natan membuka kejahatan Daud dalam sebuah cerita, Daud sangat terkejut, la segera mengakui dosa-dosanya dan rela menerima hukuman Allah. Daud mengungkapkan bahwa hatinya yang hancur karena penyesalan yang dalam dan dia berseru kepada Tuhan memohon pengampunan-Nya.

2 Samuel 12:13 Lalu berkatalah Daud kepada Natan: “Aku sudah berdosa kepada TUHAN.” Dan Natan berkata kepada Daud: “TUHAN telah menjauhkan dosamu itu: engkau tidak akan mati.

Nahh adik-adik gimana cerita dari nabi natan yang memperingatkan Daud kesalahannya, pasti adik-adik tidak mau kan menerima hukuman gara-gara kesalahan yang sudah di buat… namun setiap kesalahan selalu ada konsekuensinya, mungkin kita dihukum karena kesalahan kita itu namanya konsekuensi. Seperti Daud sekalipun Tuhan juga mengampuni kesalahannya, namun Daud tetap menerima akibat dari kesalahan yang dia lakukan.

Adik-adik jika kita membuat kesalahan mari kita segera meminta maaf dengan tulus dan juga mohon ampunan kepada Tuhan, Tuhan ingin kita tidak menyimpan kesalahan itu, tetapi justru mengakuinya di hadapan Tuhan. Ayo, Adik-adik segeralah meminta maaf. Jangan menunda- nunda untuk mengakui kesalahan, tetapi segera memperbaikinya.

Ayat Hafalan hari ini

Mazmur 103:12 sejauh timur dari barat, demikian dijauhkan-Nya dari pada kita pelanggaran kita.

Komitmenku hari ini

Aku mau belajar untuk berani meminta maaf dan mengakui kesalahan jika melakukan kesalahan dan berusaha untuk memperbaiki sikapku yang salah

SF0811 – KCP