Renungan Harian Anak, Senin 26 Oktober 2020

LUKAS 2 : 25-38

halooo adik-adik, selamat pagi …  selamat hari senin ya… sudah semangat untuk memulai minggu ini? Tentunya kita semua semangat karena ada Tuhan yang menyertai kita semuanya.
Siapa disini adik-adik yang suka untuk menunggu? Wah tentunya ga enak ya menunggu, seringkali kita semua jadi marah kalau harus menunggu, kita mintanya semuanya bisa cepat dan instan. Tapi adik-adik semuanya ternyata dalam kehidupan ini tidak semuanya sesuai dengan keinginan dan kemauan kita, dan kita harus menungguh sesuai dengan waktu yang tepat. Karena itu kita harus jadi anak-anak Tuhan yang sabar menunggu  dan setia dalam hal apapun dan sekecil apapun, terlebih sabar dan setia menanti janji Tuhan buat hidup kita.

Firman Tuhan mengingatkan kita untuk sabar menunggu seperti kisah Simeon dan Hana. Adik-adik masih inget kan kisah simeon dan hana di Sunday Funday Kemarin ???? Dalam Lukas 2:25-38 disana dikisahkan ada 2 orang yang sabar menunggu kelahiran Mesias yaitu Tuhan Yesus.

Simeon adalah orang yang hidup benar dihadapan Tuhan yang menantikan janji peghiburan dan keselamatan bagi Israel. Dan Hana adalah seorang nabi perempuan yang berusia 84 tahun, dia juga hidup benar dihadapan Tuhan, tidak pernah meninggalkan waktu2 ibadah dengan berpuasa dan berdoa siang dan malam.  Kedua orang ini mendapatkan janji Allah bahwa mereka akan berjumpa dengan bayi sang Mesias yang membawa pengharapan dan penghiburan bagi bangsa Israel yang sedang mengalami kemerosotan dan krisis Iman.

Adik-adik dari cerita Simeon dan Hana ini kita bisa belajar bahwa di usia tua mereka, simeon dan hana tetap sabar menunggu kedatangan Juruselamat yang dijanjikan TUhan. Mereka tetap setia menunggu janji itu di tepati walau mereka tidak tau kapan hal itu akan terjadi. Bersabar itu memang sulit, tapiiiii kita harus terus mau belajar untuk bersabar.   

Jadi, Kehidupan kita sehari-hari juga harus dijalani dengan sabar dan setia ya … menanti waktu yang tepat untuk Tuhan menepati janji-janji Nya dalam hidup kita. Adik-adik harus tetap setia berdoa kepada Tuhan. Dan juga yang penting adalah kita pun juga perlu sabar ketika orang tua kita meminta kita menunda keinginan kita untuk sementara.

Contohnya bisa juga saat adik-adik ingin menonton TV atau bermain HP tapi belum waktunya atau belum jamnya, maka adik-adik harus sabar dan menunggu sampai waktu nonton tiba. yuk kita sama-sama mau belajar dan berjuang untuk menjadi anak yang sabar walaupun harus menunggu.

Adik-adik … Menunggu itu membutuhkan kesetiaan. Ayo belajar sabar karena bersabar adalah bentuk rasa percaya kita kepada janji Tuhan. Percayalah bahwa janji Tuhan pasti ditepati asal kita mau belajar untuk bersabar menunggu waktunya Tuhan.

Ayat hafalan:

Amsal 14:29 Orang yang sabar besar pengertiannya, tetapi siapa cepat marah membesarkan kebodohan.

Komitmenku hari ini

Tuhan Yesus aku mau belajar menjadi anak yang sabar dan setia walaupun harus menunggu sesuatu yang aku harapkan.

SF2510 – KCP