Renungan Harian Anak, Senin 05 Oktober 2020

1 Samuel 17:40-54

Hallo syalom … adik-adik Elohim Kids … wah kita berjumpa lagi di hari senin yang ceria ini. Semoga adik-adik tetap sehat dan kuat ya.

Bagaimana kabar sekolah online adik-adik … wah kakak mendengar seperti di Sunday Funday kemarin, banyak adik-adik yang kesulitan karena sekolah online. Ada yang kesulitan karena jaringan internetnya yang tidak lancer, trus lebih susah mengerti pelajaran yang diajarkan sama bapak ibu guru, dan juga tugasnya banyak yang harus dikerjakan ya …

Adik-adik kesulitan yang adik-adik hadapi sekarang adalah kesulitan semua akibat pandemi covid 19 ini … semua juga mengalami kesulitan, memang kan mau tidak mau kita harus sekolah dirumah dulu, demi kemanan bersama. Nah, seharusnya dimanapun tempatnya, kita tetap harus bersemangat untuk belajar, menuntut ilmu, toh demi masa depan kita juga nantinya.

Karena itu adik-adik kita sudah belajar bersama untuk berani menghadapi tantangan yang ada. Kalo sekarang kesulitan sekolah dari rumah menjadi tantangan adik-adik, adik-adik harus berani untuk mengatasinya dengan cara yang bijaksana, belajar dengan sungguh-sungguh dan dengan baik.

Nah adik-adik Berbicara tentang kesulitan nih kak, kemarin kita sudah belajar dari seorang anak muda bernama Daud. Nah pada waktu itu bangsa Israel mengalami kesulitan saat akan berperang menghadapi bangsa Filistin. Goliat orang Filistin yang menantang Israel adalah seorang raksasa yang besar, tingginya enam hasta sejengkal yaitu hampir 3 meter dan memakai perlengkapan perang dengan senjata yang besar. Semua orang Israel dibuat ketakutan. Saat tidak ada satu orang pun yang berani melawan Goliat, Daud maju dan menghadapi Goliat dengan gagah berani karena  la tidak maju dengan tujuan menyombongkan diri seperti Goliat dengan kekuatannya. Justru Daud berani maju karena ingin membela kemuliaan Tuhan di hadapan bangsa-bangsa lain, la ingin menunjukkan siapa Tuhannya.

Keberanian yang dimiliki Daud berasal dari iman percayanya kepada Tuhan

la memandang Goliat bukan kesulitan yang harus dihindari, melainkan tantangan yang harus dikalahkan demi nama Tuhan. Wahhhh, luar biasa ya si Daud.. dan adik-adik yang dirumah juga perlu memiliki sikap dan keyakinan yang seperti Daud, kalau Tuhan ada di pihak kita, maka kita dengan berani dapat menghadapi kesulitan apa pun yang menghadang di depan kita.

Adik-adik, tidak ada kesulitan yang tidak dapat diatasi ketika kita menghadapinya bersama dengan Tuhan. Seperti Daud, percayalah bahwa Tuhan pasti menyertai dan memampukan kita dalam segala keadaan. Percaya bahwa Tuhan tidak akan pernah meninggalkan anak-anak-Nya.

Ayat Hafalan :

Mazmur 46:2 Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti.

Komitmenku hari ini :

Aku mau jadi anak yang berani untuk menghadapi berbagai kesulitan, aku tidak takut karena Tuhan ada di pihakku untuk memampukanku menghadapi setiap tantangan.

SF041020 – KCP