Renungan harian Anak, Kamis 14 Januari 2021

Markus 10 : 51, Tanya Yesus kepadanya: “Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?” Jawab orang buta itu: “Rabuni, supaya aku dapat melihat!”

Haloo…. selamat pagi adik adik elohim kids… gimana kabarnya hari ini?? Semuanya pasti dalam keadaan sehat dan baik selalu kan?

Adik adik, kalian  tahu gak cerita tentang Bartimeus didalam alkitab perjanjian baru?

Iya, betul, Bartimeus ini sejak lama sudah tidak dapat melihat lagi, dia mengalami kebutaan. Setiap hari dia hanya bisa duduk dipinggir jalan dan meminta orang orang untuk berbelas kasihan kepadanya. Dan setiap hari sudah pasti orang orang lewat melihat Bartimeus setiap hari.

Nah… suatu hari Yesus datang kekota Yerikho tempat tinggal Bartimeus, semua orang ingin melihat seperti apakah Yesus itu, begitu juga dengan Bartimeus. Bartimeus ada dipinggir jalan, tetapi banyak orang yang menutupi dia, sehingga dia bukannya buta karena kebutaannya, tetapi juga tidak terlihat oleh Yesus karena ditutupi oleh org banyak itu. Dalam ketidakberdayaannya, Bartimeus memberanikan diri untuk memanggil Yesus, karena pikirnya kesempatan itu tidak akan datang untuk kedua kalinya. Tetapi yang terjadi, orang banyak itu malah memarahi Bartimeus dan menyuruhnya untuk diam, karena mereka terganggu dengan suara bartimeus. Tetapi Bartimeus malah berteriak lebih keras lagi, karena ia tahu bahwa hanya Yesus harapannya satu satunya untuk terbebas dari belenggu kebutaannya. Bartimeus merasa terpenjara karena kebutaannya, sehingga dia harus memohon mohon belas kasihan orang. Tetapi tidak ada satupun yang mau menolong Bartimeus.

Bartimeus yang biasanya berkata kepada orang orang yang lewat “kasihanilah aku”, dengan harapan mereka memberikannya uang, kini dengan Iman, ia berteriak : “Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku”.

Lukas 18 : 38. Bartimeus memanggil Yesus bukan dengan harapan supaya mendapat uang, tetapi dengan harapan supaya mendapatkan mujizat.

Ketika Yesus mendengarkan, DIA menyuruh orang banyak itu untuk memanggil dan membawa Bartimeus kepadaNya. Yesus bahkan memberikan belas kasihan yang luarbiasa besar kepada bartimeus untuk meminta apa yang diinginkannya.

“Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?” (Luk. 18:51).

Adik-adik Bartimeus tahu bahwa penjara masalahnya sebenarnya bukan kemiskinannnya tetapi kebutaannya. Maka ia menjawab. “Rabuni supaya aku dapat melihat lagi”. Yesus dengan kuasanya dan kasihnya menjawab “ pergilah,imanmu telah menyelamatkan engkau” Seketika juga, Bartimeus mengalami mujizat yang dia harapkan, dan dia akhirnya bisa melihat dengan jelas kembali.

Lukas 18:43, Dan seketika itu juga melihatlah ia, lalu mengikuti Dia sambil memuliakan Allah. Seluruh rakyat melihat hal itu dan memuji-muji Allah.

Yesus berbelas kasihan kepadanya, disaat tidak ada satupun yang berbelas kasihan kepadanya. Yesus melihat kebutuhan Bartimeus disaat oranglain terganggu dengan kehadirannya.

Adik adik, diawal tahun baru ini, kita yang tidak buta, marilah menggunakan mata hati kita untuk melihat kebutuhan orang lain, dan memiliki belas kasihan seperti Yesus , untuk memberikan kepada mereka apa yang mampu kita berikan, serta tidak melihat mereka sebagai gangguan.

Ayat Hafalan

1 Yohanes 4:7, Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah.

Komitmenku:

Tuhan Yesus, aku mau belajar menjadi orang yang memiliki kasih seperti-Mu. Mulai hari ini aku mau lebih lagi untuk mengasihi dan peduli orang orang disekitarku, serta mau membantu mereka, ketika mereka dalam keadaan susah. Tolong aku ya Tuhan, supaya aku mampu melakukan kebenaran Firman-Mu ini.

Amen

YG – RS