Renungan Harian Jumat, 19 Juni 2020

Daniel 6:11

Berintegritas dan Relevan adalah dua karakteristik yang sulit sekali dijumpai secara bersamaan dalam diri seorang percaya. Banyak anak Tuhan yang relevan, tapi integritasnya seringkali dipertanyakan atau sebaliknya banyak anak Tuhan yang berintegritas, tapi dampak hidupnya seringkali kurang relevan.

Bahkan di Alkitab pun, tidak banyak hamba Tuhan yang dapat dikatakan sungguh berintegritas dan relevan. Satu dari sedikit hamba Tuhan yang demikian adalah Daniel. Dari kehidupan Daniel bisa dilihat ketika Dunia bergolak di luar kendali Daniel, bahkan terjadi lebih dari 4 kali pergantian Raja. Sejak umur 20 tahun sampai meninggal di usia 95 tahun, Daniel hidup di tengah kerajaan Kafir, yaitu Babelonia dan Media Persia.

Namun Sungguh mengagumkam, DANIEL tetap mampu mengembangkan kehidupan yang sungguh berkenan kepada Allah, tanpa pernah dijumpai ada perkara yang mendukakan hati Tuhan.

DANIEL MEMILIKI KEHIDUPAN DOA YANG KONSISTEN

DOA ~ MENGALIRKAN KUASA PEMBAHARUAN YANG PROGRESSIF

Situasi dan kondisi di luar mungkin tidak langsung berubah ketika kita berdoa. Akan tetapi, Tuhan terus mengubahkan kehidupan kita dari dalam (Berintegritas) sampai padad waktu-Nya kita berdampak bagi orang-orang  di  sekitar kita (Relevan).

Bahkan Daniel tetaplah seorang Pendoa, dalam segala kesibukannya dia tetap berdoa … bahkan walaupun ada ancaman GOA SINGA, Daniel tetap berdoa. Daniel menjadikan Doa sebagai landasan kehidupannya.

DANIEL MEMILIKI KOMITMEN yang KUAT

KOMITMEN seseorang didemostrasikan dari ketetapan hati untuk tetap berkata dan berbuat benar walaupun di bawah penguasa lalim dan di tengah komunitas kafir (Daniel 1:8 dan 6:11)

Bagi mereka yg sungguh takut akan Tuhan, berbagai intimidasi justru semakin memperkokoh komitmennya untuk berkata dan berbuat benar. (Daniel 6:27-28) Komitmen yang kuat memberi kesan yang sangat positif bahkan terhadap pemimpin yang kafir sekali pun.

DANIEL MEMILIKI KOMPETENSI

KOMPETENSI seorang anak Tuhan justru semakin terbukti di tengah situasi yang penuh kompetisi (Dan 1:17-20). Daniel sebagai orang yang percaya mampu untuk bersaing dan tetap hidup dalam kebenaran. Sebagai orang percaya, setiap kita harus berprestasi dimanapun kita berada … dan melalui prestasi-prestasi yang ada, nama Tuhan akan dimuliakan melalui kehidupan kita.

Yang jadi persoalan bukan ada atau tidaknya masalah? Melainkan makna kehadiran kita bagi orang lain !

Jangan  menjadi “Complain Maker” (Pembuat Keluh Kesah), Jangan sampai menjadi “Trouble Maker” (Pembuat Masalah) tetapi Jadilah “Trouble Solvers” (Pemecah Masalah – Lih Dan 5:12)

DANIEL MEMILIKI KEPEDULIAN

KEPEDULIAN KASIH seorang anak Tuhan tidak pernah padam oleh pertambahan usia, perbedaan jarak atau pun kelimpahan materi  (Dan 9:16-19). Dengan tulus hati dan penuh dengan kepedulian Daniel pernah menasihatkan Nebukadnezar. “Lepaskanlah diri tuanku daripada kesalahan dengan menunjukkan belas kasihan terhadap orang yang tertindas; dengan demikian kebahagian tuanku akan dilanjutkan” (Daniel 4:27b).

Bahkan Kepedulian Daniel terhadap Bangsa nya terbukti dari doa-doa dan pergumulannya bagi Allah kepada Israel yang sudah runtuh, dia terus bersyafaat agar bangsa nya segera dipulihkan.

Setiap kita orang percaya dipanggil sebagai orang-orang yang Berintegritas, memiliki nilai-nilai kehidupan yang benar dan berlandaskan Firman Tuhan. Namun kita juga dituntun untuk menjadi RELEVAN dengan dunia ini, sehingga kehidupan kita dapat menjadi berkat dimanapun kita berada.

Kiranya Tuhan menolong dan memampukan kita semuanya … selamat memasuki hari yang diberkati oleh Tuhan. Amen