Renungan Harian, Jumat 10 Juli 2020

I Korintus 15:57. … Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita …

Inilah yang sudah Tuhan berikan kepada setiap kita yaitu “kemenangan”, lewat apa yang sudah Tuhan kerjakan diatas kayu Salib kemenangan yang sejati sudah Tuhan kerjakan. Ada bagian yang harus kita kerjakan yaitu hidup dan berjalan dalam jalur kemenangan itu setiap hari, yaitu berjalan dari kemenangan kepada kemenangan.

Kalau kita belajar dari teladan kehidupan Tuhan Yesus ketika Dia melayani di muka bumi, sumber kemenangan-Nya adalah ketika Dia terus berjalan bersama dan didalam kehendak Bapa. Pelayanan Yesus tidak pernah terlepas dari persekutuan dengan Bapa di Sorga.  (Matius 14:23; Markus 1:35; 6:46; Lukas 5:16; 6:12 …etc)

Bagaimana kita hidup dan berjalan dalam kemenangan kepada kemenangan?

1. Berjalan dengan tidak bercela

Mazmur 84:12, … Sebab TUHAN Allah adalah matahari dan perisai; kasih dan kemuliaan Ia berikan; Ia tidak menahan kebaikan dari orang yang hidup tidak bercela.

Dalam terjemahan KJV kalimat hidup tidak bercela dituliskan … walk uprightly … (berjalan dengan tidak bercela), Uprightly memiliki arti integritas, kebenaran yang seutuhnya, untuk membuat complete.

Dengan kata lain berjalan dengan tidak bercela adalah sikap dimana kita hidup dalam integritas dan dalam kebenaran yang seutuhnya.

“Oleh karena bangsa ini datang mendekat dengan mulutnya dan memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya menjauh dari pada-Ku, dan ibadahnya kepada-Ku hanyalah perintah manusia yang dihafalkan” Yesaya 29:13

Waspada dengan kebenaran yang setengah-setengah, seperti ibadah atau perbuatan baik yang dilakukan hanya karena kewajiban (Legalisme). Tuhan merindukan setiap kita untuk hidup dalam kebenaran yang seutuhnya, segenap ibadah kita adalah ibadah yang bersungguh-sungguh dan tidak bercela dihadapan Tuhan dengan sikap hari yang berkenan kepada Allah.

Mazmur 15:1-2 … TUHAN, siapa yang boleh menumpang dalam kemah-Mu? Siapa yang boleh diam di gunung-Mu yang kudus? Yaitu dia yang berlaku tidak bercela, yang melakukan apa yang adil dan yang mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya,

Berjalan dalam jalan kemenangan, ditopang dengan sikap hati dan kehidupan yang berkenana kepada Allah dengan melakukan apa yang tidak bercela.

2. Berjalan dengan Kerendahan Hati

Matius 11: 29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.

Tuhan Yesus mengajarkan setiap kita untuk berjalan dalam kerendahan hati, karena dalam kerendahan hati, kita akan memiliki sikap hati yang semakin sadar akan keberadaan kita dihadapan Tuhan. Sikap hati yang terus menyadari kebutuhan kita akan pertolongan Tuhan.

Mikha 6:8 “Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Dan apakah yang dituntut TUHAN dari padamu: selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu?”

Berjalan dalam kerendahan hati, membuat kita membuka pintu-pintu mujizat dan berkat Tuhan dalam kehidupan kita, kerendahan hati adalah sebuah sikap hati yang penuh dengan kesadaran akan anugerah Tuhan dalam kehidupan kita.

Kerendahan hati yang sejati akan ada didalam kehidupan orang-orang yang melekat kepada Allah dan membawa kepada sikap hati yang mengandalkan Tuhan, kerendahan hati dihadapan Allah membawa berkat pemulihan dan damai sejahter bagi tempat dimana kita berada

Yakobus 4:6 Tetapi kasih karunia, yang dianugerahkan-Nya kepada kita, lebih besar dari pada itu. Karena itu Ia katakan: “Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.”

Mazmur 37:23-24, .. TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya.

Kunci untuk hidup dalam kemenangan kepada kemenangan dalam kehidupan kita adalah dengan terus melekat kepada Tuhan, hidup dengan tidak bercela dan dalam kerendahan hati.

Selamat menikmati kehidupan yang berkemenangan …

YNP