Renungan Harian Anak, Sabtu 14 November 2020

Lukas 17 : 11-19

Shallom… Selamat pagi adik-adik terkasih dalam Tuhan. Apa kabarnya hari ini? Kakak harap adik-adik semua sehat dan baik-baik saja ya. Pasti pagi ini kalian semua sudah siap ya untuk mendengarkan Firman Tuhan.

Adik-adik ingatkah apa yang biasa kita lakukan saat memulai sekolah minggu? Hal yang sama juga kita lakukan saat selesai sekolah minggu? Berdoa. Apa saja yang kita doakan? Kita berdoa meminta Tuhan memimpin dan menjaga, baik saat di sekolah minggu maupun saat kita pulang, kita juga berdoa minta pertolongan dan berkat dari Tuhan, dan yang penting juga adalah kita berdoa untuk bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan. Mengapa kita harus bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan?

Hari ini kita mau mendengarkan cerita tentang orang yang bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan.

Pada suatu hari, Tuhan Yesus pergi ke Yerusalem. Dalam perjalanan itu, Tuhan Yesus melewati sebuah desa. Di desa itu ada sepuluh orang yang sedang menderita sakit yang sangat parah. Karena sakit itu, badan mereka penuh luka yang tidak dapat disembuhkan bahkan jari kaki dan tangan mereka ada yang putus, penyakit itu disebut penyakit kusta. Karena penyakit itu tidak dapat disembuhkan, orang-orang mengusir kesepuluh orang itu dan melarang mereka untuk mendekati orang lain, bahkan mereka juga dilarang untuk pulang kerumah mereka. Tentunya mereka sangat sedih. Ketika sepuluh orang yang sakit kusta itu melihat Tuhan Yesus, mereka tidak berani mendekat tapi mereka berdiri dari jauh sambil berteriak: “Tuhan Yesus, Guru, kasihanilah kami!”. Tuhan Yesus melihat mereka dan kasihan kepada mereka, lalu Tuhan Yesus mau menyembuhkan mereka, karena itu Ia menyuruh mereka pergi kepada imam-imam, untuk diperiksa apakah mereka sudah sembuh atau belum. Mereka percaya pasti Tuhan Yesus menyembuhkan mereka sehingga saat itu juga mereka langsung pergi. Saat dalam perjalanan ke tempat imam-imam itu, mereka melihat bahwa penyakit mereka telah sembuh, sehingga mereka sangat senang dan ingin cepat-cepat sampai ke tempat imam-imam itu.

Tetapi satu orang diantara sepuluh orang itu, tiba-tiba ingat bahwa dia telah disembuhkan oleh Tuhan Yesus tetapi dia belum berterima kasih kepada Tuhan Yesus, sehingga ia tidak mengikuti sembilan orang itu melainkan segera kembali kepada Tuhan Yesus dan mengucapkan syukur dan terima kasih pada Tuhan Yesus. Ia sangat berterima karena tanpa pertolongan Tuhan Yesus tentu penyakitnya tidak akan sembuh dan ia tidak bisa bertemu lagi dengan keluarganya, orang-orang yang disayanginya. Ia sangat bersyukur karena Tuhan Yesus masih mengasihi dan mau menolong mereka walaupun karena penyakit kusta itu mereka tidak disukai banyak orang.

Lalu kemana sembilan orang yang lain?
Sepertinya mereka terlalu senang sampai lupa berterima kasih kepada Tuhan. Walaupun Tuhan Yesus tidak marah kepada mereka, namun Tuhan Yesus lebih senang kepada satu orang yang kembali dan mengucapkan syukur dan berterima kasih itu.

Demikian juga Tuhan Yesus akan senang kepada anak-anak yang tahu berterima kasih, baik itu kepada Tuhan maupun kepada orang lain yang telah berbuat baik kepada kita.

Apakah adik-adik pernah mengucapkan terima kasih kepada mama atau papa yang sudah menjaga dan merawat adik-adik, memberi makan, pakaian, tempat tinggal dan sebagainya? Kepada kakak atau adik, teman dan siapa saja yang sudah menyayangi adik-adik? Apakah adik-adik pernah mengucapkan terima kasih kepada Tuhan Yesus yang sudah menjaga dan melindungi adik-adik saat tidur, bermain, belajar, bahkan dimana saja adik-adik berada Tuhan Yesus selalu ada dan melindungi adik-adik.

Mengingat Tuhan disaat susah atau menghadapi masalah kemudian melupakanNya disaat senang atau terlepas dari masalah itu nampaknya sesuatu yang biasa terjadi dalam kehidupan kita. Didasari dengan kerendahan hati, penyerahan sepenuhnya kepada Tuhan dan ketertundukan kepada kehendak Tuhan akan membuat kita sadar bahwa sepantasnya kita mengucap syukur atas semua yang sudah kita terima dalam hidup ini. Hal ini nampaknya yang dirasakan oleh orang Samaria yang kembali dan mengucap syukur kepada Tuhan Yesus.

Adik-adik sejak kecil kita sudah harus dibiasakan untuk melihat setiap kebaikan yang kita terima itu sebagai sesuatu yang patut disyukuri. Teristimewa untuk kebaikan Tuhan yang kita rasakan dalam kehidupan setiap hari.

Ayat hafalan :

Lukas 17 : 19 “Berdirilah dan pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau.”

Komitmen :

Tuhan, aku mau bersyukur karena Engkau sangat baik. Terima kasih untuk mereka yang selalu baik bagiku.

-NJ- NJ

Pengumuman :

Jangan lupa adik-adik semuanya, untuk mengikuti ibadah Elohim Kids di acara Sunday Funday ya … Besok hari minggu jam 08.15 di chanel Youtube Elohim ministry dengan tema :

“DATANGLAH KEPADA TUHAN”

Ayo kita bersukacita Bersama memuji Tuhan dan juga yang paling penting kita belajar Firman Tuhan.

Untuk aktivitas besok adik-adik perlu siapkan Alat dan Bahan

  1. Kertas HVS
  2. Spidol dan Pensil Warna
  3. Gunting
  4. Stapler

Sampai jumpa besok ya … Tuhan Yesus memberkati.