Renungan Harian Anak, Kamis 24 Desember 2020

Syalom selamat pagi adik-adik semuanya … wah besok seluruh umat Kristen di dunia akan merayakan Natal yaitu kelahiran Tuhan Yesus Kristus. Hari ini kita akan belajar mengenai Betlehem, yaitu kota kecil tempat kelahiran Sang Mesias, Tuhan Yesus Kristus.

Adik-adik siapa yang pernah dengar istilah “ramalan” ??? mmmm mungkin ramalan cuaca, yang berisi perkiraan cuaca di hari-hari kedapan. Tapi juga ada yang Namanya ramalan nasib, ada orang-orang yang katanya bisa meramal nasib orang dan masa depan. Tapi kita sebagai anak Tuhan gab oleh percaya sama ramalan-ramalan nasib begitu ya, tetapi harus percaya kepada rencana Tuhan bagi kehidupan kita.

Didalam Alkitab ada yang Namanya “nubuat”. Apa itu ya ???? Nubuat adalah wahyu atau pesan Tuhan yang diturunkan kepada nabi (Hamba Tuhan) untuk disampaikan kepada manusia. Nubuat adalah ramalan tetapi yang berasal dari Allah, diberikan Tuhan kepada manusia melalui nabi-nabi-Nya, dan Nubuat bisa berisi hal-hal yang akan datang tentang janji Tuhan atau peringatan-peringatan dari Tuhan.

Nah adik-adik kita akan belajar tentang seorang nabi yang tidak terlalu terkenal, Yaitu nabi Mikha, sudah pernah dengar namanya? Mikha adalah seorang nabi yang berasal dari kota kecil Moresyet-Gat sekitar 40 kilometer barat daya Yerusalem. Dia berasal dari keluarga yang sederhana, dia sering membela orang miskin dan tertindas. Nabi Mikha dipakai oleh Tuhan untuk menyampaikan nubuat kepada umat- Nya.

Adik-adik, kira-kira apa, ya, isi nubuat tersebut? Ternyata nubuatnya berbunyi demikian:

Hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel.” (Mikha 5:la)

Tapi apakah mungkin? Bukankah Betlehem adalah kota yang kecil. Masa ada pemimpin besar yang lahir di kota kecil? Betlehem bukanlah kota besar yang terkenal dan bahkan pada waktu itu banyak orang tidak tahu kota kecil Betlehem. Orang-orang juga sering kali berpikir tidak mungkin orang besar lahir di kota kecil. Tetapi nubuat nabi Mikha ini justru mau menunjukkan bahwa walaupun Betlehem adalah kota yang terkecil di antara semua kota yang lain di Yehuda, tetapi di sanalah akan lahir seorang Pemimpin yang telah Tuhan janjikan kepada nenek moyang mereka. Jadi dengan lahirnya seorang Pemimpin seperti yang Tuhan janjikan, maka kota Betlehem tidak lagi dikenal sebagai kota kecil, tetapi menjadi kota yang terkenal sampai ke ujung bumi.

Bukan hanya itu saja, Adik-adik, Pemimpin ini bukanlah sembarang Pemimpin, namun adalah seorang Raja yang akan membawa damai sejahtera. Dia adalah Raja yang akan menyelamatkan dunia. Dialah Juruselamat, yaitu Tuhan Yesus Kristus.

Adik-adik, mulai saat ini jangan pernah khawatir akan keberadaan diri kita yang mungkin kecil, lemah, orang tua kita biasa-biasa saja dan penuh keterbatasan, karena kita punya Tuhan yang kasih-Nya tak terbatas.

Yang penting kita harus tetap berharap kepada Tuhan, maka la akan bertindak dengan berbagai cara untuk menyelamatkan kita. Persiapkan diri kita untuk dipakai sebagai alat Tuhan di mana saja kita berada.

Jadi, Adik-adik, kelahiran Tuhan Yesus ternyata sudah direncanakan Allah sejak lama untuk keselamatan umat-Nya. Supaya selamat maka manusia harus percaya kepada Sang Juruselamat kita, yaitu Tuhan Yesus, la akan mengajarkan bagaimana kita menjadi anak Tuhan yang menyenangkan hati Tuhan. Ayo, kita sambut kedatangannya di dunia dengan puji-pujian dan syukuri!

Ayat Hafalan :

Mazmur 55:16, “Tetapi aku berseru kepada Allah, dan TUHAN akan menyelamatkan aku.”

Komitmenku hari Ini

Engkau sudah merencanakan untuk menyelamatkanku melalui kelahiran Sang Juru Selamat, Ajar aku untuk  taat, setia, berharap dan percaya hanya kepada Tuhan Yesus saja

SSM – RS