Percaya_kepada_TUhan

Renungan Harian Anak, Kamis 06 Agustus 2020

Syalom adik‐adik semuanya…. Bagaimana nih kabarnya hari ini? Kakak harap adik‐adik tetap semangat dalam menjalani hari hari ini dan adik‐adik semua tetap dalam lindungan Tuhan Yesus Kristus aminn.

Kakak hari ini akan bercerita tetang biji “sesawi” apa itu biji sesawi? Dulu waktu kakak kecil sekolah minggu, kakak bingung apa itu biji sesawi, kakak mulai membayangkan biji sayur sawi hehe. Tapi sebelum membahas salah satu jenis biji‐bijian ini, yuk kita baca firman Tuhan dulu yuk, ada di

Matius 17:14‐20
Ketika Yesus dan murid‐murid‐Nya kembali kepada orang banyak itu, datanglah seorang mendapatkan Yesus dan menyembah, katanya: “Tuhan, kasihanilah anakku. Ia sakit ayan dan sangat menderita. Ia sering jatuh ke dalam api dan juga sering ke dalam air. Aku sudah membawanya kepada murid‐murid‐Mu, tetapi mereka tidak dapat menyembuhkannya.” Maka kata Yesus: “Hai kamu angkatan yang tidak percaya dan yang sesat, berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kamu? Berapa lama lagi Aku harus sabar terhadap kamu? Bawalah anak itu ke mari!” Dengan keras Yesus menegor dia, lalu keluarlah setan itu dari padanya dan anak itupun sembuh seketika itu juga.  Kemudian murid‐murid Yesus datang dan ketika mereka sendirian dengan Dia, bertanyalah mereka: “Mengapa kami tidak dapat mengusir setan itu?”  Ia berkata kepada mereka: “Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, ‐‐maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.

Adik-adik pada bagian firman Tuhan yang baru kita baca disitu bercerita tentang Tuhan Yesus yang menyembuhkan orang yang sakit ayan atau epilepsi. Setelah Tuhan Yesus menyembuhkannya, Tuhan Yesus menegur dan mengajar murid-muridNya tentang IMAN BIJI SESAWI.

Lalu apa itu biji sesawi yah? Kog bisa Tuhan Yesus sampai mengatakan bahwa kalau kita mempunyai iman sebesar biji sesawi saja, maka kita dapat memindahkan gunung. Lalu sebesar apa itu biji sesawi.

Mari kita belajar sedikit yuk tetang biji ini. Sesawi adalah tanaman yang tumbuh dari daerah Laut Tengah sampai Mesir. Ada 3 jenis tanaman sesawi yaitu sesawi putih, coklat, dan hitam. Pemanfaatan tanaman sesawi terutama pada daun dan bijinya. Daun sesawi digunakan sebagai sayuran dan makanan ternak. Biji sesawi dikenal dengan nama mustard atau moster dipakai sebagai rempah rempah yang bermanfaat untuk pengobatan dan penyedap makanan. Rasa dari biji sesawi pedas dan menyengat di lidah umumnya dipakai untuk bumbu makanan yang berbahan daging. Biji sesawi berukuran sangat kecil yaitu kurang dari 1 mm. Biji yang sangat kecil ini begitu gampang tumbuh. Mulai dari akarnya yang dalam menembus tanah yang tandus dan akhirnya tumbuh menjadi pohon yang tingginya bahkan mencapai 3 meter. Pohon sesawi ini disukai oleh burung‐burung untuk bersarang. Bukan itu saja, sesawi tumbuh
berkembang biak dengan baik di tanah tandus seperti daerah Israel.

Dari firman Tuhan ini, Tuhan Yesus memngajarkan bahwa

Iman sebesar biji sesawi ibarat seorang yang beriman kepada Tuhan. Hidup tidak mengandalkan kekuatan sendiri, tetapi mengandalkan Allah. Iman sebesar biji sesawi aritnya hidup berakar dari Firman Allah, bertumbuh sesuai kehendak Allah dan menghasilkan buah.

Iman biji sesawi bukan tentang ukuran iman yang kecil, tetapi kualitas iman yang sunguh-sungguh percaya kepada Tuhan, maka akan menghasilkan hal-hal yang besar. Yuk adik‐adik kita tetap memiliki iman yang kuat kepada Tuhan Yesus saja yah, tetap semangat, tetap mendengar, membaca firman Tuhan yah. Karena Roma 10:17, Iman timbul dari pendengaran akan Firman Tuhan.

Ayat Hafalan:

Roma 10:17 Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

Komitmenku hari ini :

Aku mau belajar percaya kepada Tuhan, memiliki iman yang bertumbuh dari kebenaran Firman Tuhan yang aku dengar dan baca setiap hari.

GH – RS