Bersama Tuhan, Penuh Kejutan

Bersama Tuhan, Penuh Kejutan

Renungan Harian Youth, Selasa 26 Oktober 2021

Kisah para Rasul 5 : 26-42

Syalom rekan-rekan youth,

Rekan-rekan kita percaya bahwa Tuhan punya banyak cara untuk menolong manusia. Cara yang dilakukan-Nya seringkali unik, tidak terprediksi, dan diluar apa yang bisa kita bayangkan.

Salah satunya dengan menghadirkan orang yang tepat di saat yang tepat. Tepat dari sudut pandang Allah, terkadang belum tentu sama sudut pandang kita.

Karena kita sebagai manusia sangat terbatas, dalam pengertian dan pemahaman, bagian kita adalah percaya dan berserah kepada Tuhan.

Pernahkah teman-teman berada pada situasi dimana kita sangat mengharapkan uluran tangan dari seseorang, tetapi ditunggu-tunggu ternyata bantuan tersebut tidak datang juga? Kemudian di tengah kekecewaan dan kebingungan, datanglah pertolongan dari seseorang yang tidak pernah terlintas dalam pikiran kita

Seperti itulah Tuhan bekerja, Tuhan dapat menggerakkan hati orang-orang yang dipilihNya untuk melakukan kehendak Nya dalam kehidupan kita.

Dari pembacaan Firman Tuhan dalam Kisah Rasul 5: 26-42. Seperti ketika Tuhan menggerakkan hati Gamaliel untuk melindungi para Rasul dari rencana jahat imam-imam…

Kisah Para Rasul 5:34 (TB)  Tetapi seorang Farisi dalam Mahkamah Agama itu, yang bernama Gamaliel, seorang ahli Taurat yang sangat dihormati seluruh orang banyak, bangkit dan meminta, supaya orang-orang itu disuruh keluar …

Siapakah Gamaliel? la adalah seorang Farisi dan guru besar Agama Yahudi yang berpengaruh dan disegani, la juga guru dari Paulus. Dari Kisah ini kita melihat bahwa Tuhan justru memakai Gamaliel tidak percaya kepada Kristus untuk melindungi para pengikut Kristus. Betapa tidak disangka-sangka. Mungkin para rasul sendiri tidak pernah membayangkan akan diselamatkan oleh seorang farisi. Tapi begitu lah cara Tuhan bekerja. la menyatakan kebaikanNya dengan cara-cara yang tidak terjangkau nalar kita. Tidak ada pola paten bagaimana Tuhan bekerja. Cara Tuhan tidak bisa dipahami dengan akal kita yang terbatas ini.

Tuhan bisa pakai apa saja, siapa saja, kapan saja, dimana saja dan bagaimana pun caranya. Cara Tuhan menolong di masa lalu belum tentu sama dengan cara Tuhan menolong di masa sekarang.

Dalam pengiringan kita kepada Tuhan kita harus menyadari bahwa ada hal-hal yang memang menjadi “Misteri Karya Allah” yang tidak kita ketahui. Namun ada hal yang pasti bahwa Allah turut berkeja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan dalam kehidupan kita (Roma 8:28). Namun ada kepastian yang bisa kita pegang bahwa  Tuhan itu baik dan kasih setia-Nya untuk selamanya. Jadi, apa pun yang kita alami, tetaplah berpegang pada kebenaran firman ini. Mungkin cara Tuhan bekerja tidak kita ketahui dan bagaimanakah Ia mewujudkan kebaikan-Nya dalam kehidupan kita, namun ada kepastian bahwa ada KEBAIKAN TUHAN dalam segala hal yang kita alami. Tuhan menyatakan kebaikan- Nya kepada kita melalui pelbagai cara, dan kalaupun Ia tidak memakai cara yang sama, itulah keajaiban karya Allah dalam kehidupan kita.

Jangan membuat kotak atau Batasan karya Allah dalam kehidupan kita dengan sempitnya pikiran kita, namun ijinkalah Allah bekerja untuk mendatangkan kebaikan dalam kehidupan kita.

Ketika Tuhan menolong seseorang dengan cara tertentu, bukan berarti la akan memakai cara yang sama bagi kita. Dengan Tuhan kita harus siap terkejut dengan kejutan-kejutan manis yang Allah kerjakan, karena Tuhan tidak pernah kekurangan cara untuk memberi kejutan kepada kita. Tuhan melakukan jauh lebih banyak daripada yang kita doakan atau pikirkan. Tuhan punya seribu satu cara untuk menolong dan menyatakan kebaikanNya bagi kita.

Efesus 3:20, Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita,

Komitmenku hari ini :

Aku mau percaya bahwa Tuhan tidak pernah kekurangan cara untuk menolong kehidupan ku, aku mau tetap percaya selalu ada kebaikan Tuhan dalam segala hal yang aku alami. Tuhan menyiapkan kejutan indah untuk menyatakan kebaikan-Nya bagiku.

NV – MLE

Menanti dengan Kekuatan Tuhan

Menanti dengan Kekuatan Tuhan

Renungan Harian Youth, Senin 18 Januari 2021

Syalom  rekan-rekan youth,salam sehat selalu, Gimana kabarnya?  Semoga kita semua selalu ada dalam lindungan kuasa Tuhan Yesus Kristus!

Rekan-rekan Hampir setiap orang akan merasa tidak sabar dan bosan saat harus menunggu, apalagi menunggu dalam waktu yang lama. Contohnya Kita sering kesal saat harus antri di depan ATM, ketika kita buru-buru ternyata orang di depan kita begitu lama berada di dalam. Jika di depan ATM saja sudah repot, apalagi ketika kita harus menunggu giliran dilayani di bank. Antrian bisa jauh lebih panjang dan prosesnya jauh lebih lama. Bahkan di restoran pun kita sekarang sering harus mengantri terlebih dahulu. Orang yang menunggu sesuatu yang tidak jelas, akan lebih merasa gelisah. Bukan karena durasi waktunya, melainkan karena dia tidak mendapat kepastian.

Kita sudah hampir tiba di penghujung tahun 2021 dengan berbagai hal yang terjadi dibelakang kita. Banyak hal mulai dari hal-hal menyenangkan, hal yang menyedihkan sampai dengan hal yang kita tidak pernah bayangkan akan terjadi sebelumnya. Kita mungkin sepakat kalau tahun 2021 adalah tahun yang berat, menguras energi, membiasakan diri untuk hal yang tidak biasa kita lakukan, bahkan mungkin ada yang kehilangan orang yang kita kasihi di tahun ini. Banyak hal yang tidak sesuai dengan rencana kita, bahkan juga kita tidak tau apakah kita mampu mendapatkan suatu hal atau keinginan kita jika kondisi yang terjadi akan terus menerus seperti ini.

Menunggu, jadi satu kata yang benar-benar mungkin hari-hari ini kita alami. Menunggu kapan pandemi ini berakhir, menunggu kapan Tuhan menjawab doa kita.

Menunggu menjadi satu hal yang membosankan ditengah karakter kita sebagai anak muda yang sangat identik dengan yang namanya instan atau cepat.

Ada Tiga alasan mengapa Tuhan terkadang sengaja membuat kita menunggu:

MENUNGGU MENUNJUKKAN ISI HATI KITA YANG SESUNGGUHNYA

Waktu menunggu seringkali menunjukkan isi hati yang sesungguhnya. Maka itu Tuhan seringkali sengaja membuat kita menunggu—Dia seringkali ingin menunjukkan isi hati kita terlebih dahulu dan membenarkannya sesuai dengan kasih karuniaNya. Dalam menunggu kadang terungkap setiap motivasi hati kita dan juga kepercayaan kita kepada Tuhan. Waktu menunggu seringkali menunjukkan isi hati yang sesungguhnya. Maka itu

Tuhan seringkali sengaja membuat kita menunggu—Dia seringkali ingin menunjukkan isi hati kita terlebih dahulu dan membenarkannya sesuai dengan kasih karuniaNya.

Ketika tiba pada sebuah masa penantian disanalah kadang kita bisa melihat lebih jelas isi hati kita, untuk tetap mau ikut proses Tuhan atau memilih jalur cepat yang lebih menyenangkan tetapi sesuatu yang tidak benar.

MENUNGGU MELATIH KESABARAN KITA

Bagaimana cara kita belajar untuk sabar? Apakah ketika semuanya berjalan dengan mulus tanpa hambatan? Tentu saja tidak! Kesabaran kita hanya dapat dilatih ketika kita sedang berada di keadaan-keadaan yang membutuhkan kesabaran dalam penantian.  Jika kamu saat ini sedang berada di sebuah musim menunggu, saran yang dapat saya berikan adalah untuk tidak mengeluh terus. Lebih baik kamu menggunakan kesempatan yang ada untuk belajar bersabar. Tentu ini bukanlah suatu hal yang mudah, maka itu teruslah meminta pimpinan Tuhan di dalam musim menunggumu sehingga Dia mengajarkanmu kesabaran yang kamu butuhkan tersebut. Percayalah,

kesabaran adalah suatu hal yang sangat penting yang dapat membantu kita memiliki kehidupan yang kuat.

MENUNGGU MENYADARKAN KITA BAHWA KITA MEMBUTUHKAN TUHAN

Di Alkitab, Tuhan seringkali membuat umat-umatNya menunggu. Tuhan membuat Abraham dan Sarah menunggu akan kelahiran anak mereka, Tuhan membuat Yusuf menunggu pembebasannya dari dalam penjara, dan Tuhan membuat Yosua menunggu akan runtuhnya tembok Yeriko. Namun kita belajar bahwa setiap musim menunggu yang Tuhan berikan tidaklah Tuhan berikan hanya untuk iseng; melainkan, Tuhan memberikannya agar umat-umatNya sadar bahwa mereka membutuhkan kuasa Tuhan di dalam hidup mereka.

Tuhan tidak pernah berjanji bahwa hidup bersamanya akan lancar, tetapi Tuhan berjanji bahwa Dia akan selalu menyertai kita di dalam kita menghadapi setiap hambatan hidup kita. Jika kita membaca Alkitab, kita akan menemukan bahwa umat-umat Tuhan yang telah melewati musim menunggu bersama Tuhan, berakhir dengan sebuah relationship yang lebih kuat lagi dengan Tuhan.

Didalam masa Penantian, kita harus bergerak aktif gali potensi jangan duduk diam seolah-olah menanti waktu akan datang tanpa mempersiapkan diri dengan baik. DI dalam masa menunggu ini, percayalah bukan suatu masa atau musim yang sia-sia. Tapi adalah masa dimana kita gaboleh berdiam diri, kita harus peka dengan setiap kesempatan untuk menghasilkan buah-buah yang baik. Kita harus punya semangat, passion dan iman yang semakin baik. Sehingga ketika waktu Tuhan datang, kita mendapatkan sesuatu yang kita inginkan dengan kualitas diri yang semakin baik dan siap.

“Just because your dream is delayed, doesn’t mean it’s denied. As a Christian, we’re not only trusting in God’s power, but we’re also trusting in God’s calendar.”
– Hanya karena mimpimu tertunda, bukan berarti itu dibatalkan. Sebagai seorang Kristen, kita tidak hanya percaya kepada kuasa Tuhan, tetapi kita juga percaya pada agenda Tuhan. ”

Jika kita ingin hasil yang terbaik yang berasal dari Tuhan, kita juga harus siap melewati prosesnya. Tidak ada hal luar biasa yang muncul oleh karena proses yang biasa-biasa saja. Hal luar biasa hanya akan muncul setelah melewati proses yang tidak kalah luar biasanya. Maka itu, marilah kita menjadi pengikut-pengikut Tuhan yang setia menunggu dan menjalani proses Tuhan.

Kolose 1:9-12, “Sebab itu sejak waktu kami mendengarnya, kami tiada berhenti-henti berdoa untuk kamu. Kami meminta, supaya kamu menerima segala hikmat dan pengertian yang benar, untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna, sehingga hidupmu layak di hadapan-Nya serta berkenan kepada-Nya dalam segala hal, dan kamu memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah, dan dikuatkan dengan segala kekuatan oleh kuasa kemuliaan-Nya untuk menanggung segala sesuatu dengan tekun dan sabar, dan mengucap syukur dengan sukacita kepada Bapa, yang melayakkan kamu untuk mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang kudus di dalam kerajaan terang.”

Komitmenku hari ini

Dalam Masa Penantian, aku harus terus berusaha menjadi anak muda yang semakin positif dengan membangun dan mempersiapkan hidupku, sehingga ketika Pintu itu terbuka aku siap melakukan yang terbaik

ER251021 – LP

Elohim Youth Ministry

Elohim Youth Ministry

#youthkristen #ObrolanAnakMudaKristen

23 Oktober 2021

SABAR ketika harus MENANTI

Menunggu bagi sebagian orang adalah hal yang menjemukan, apalagi menunggu sesuatu yang belum pasti. Memasuki penghujung tahun 2021,pertanyaan kita masih sama? Kapan Pandemi selsesai, kapan semuanya membaik, kapan ini, kapan itu, pastinya itu menjadi salah satu tahun yang penuh dengan waktu menunggu. 

Elohim Radio kali ini, akan membahas tentang hal menantikan sesuatu, sebenarnya kata ini bukan hanya sekedar kata menunggu, melainkan apa saja hal-hal yang berkaitan dengan kata ini.  Dan tentu saja, dengan berlandaskan kebenaran Firman Tuhan nih teman-teman.

Beragam  alasan dibalik Tuhan sengaja membuat kita menunggu akan dibahas di episode kali ini. Tapi, tidak hanya alasan saja yang dibahas, melainkan juga respon terbaik yang dapat kita berikan dalam proses menunggu tersebut. Dibutuhkan proses menunggu untuk mendapatkan yang terbaik. Belajar menunggu waktunya Tuhan, hingga melihat janji Tuhan itu digenapi.

Elohim Radio: Region 3.16 FM “Reaching Souls for The Kingdom.”

Tuhan Yesus Memberkati.

Aduh, Hari Senin!

Aduh, Hari Senin!

Renungan Harian Youth, Sabtu 23 Oktober 2021

Syalom rekan-rekan Youth semuanya … puji Tuhan kita semuanya dalam keadaan baik dan tetap ada dalam pemeliharaan Tuhan.

Rekan-rekan pernahkan dengan istilah “Thanks God Its Friday” atau disingkat TGIF, ada rasa berbeda karena hari jumat maka akan memasuki akhir pekan yaitu waktu untuk melepaskan diri sejenak dari semua kesibukan yang dijalani sepanjang Minggu.

Dan setelah akhir pekan berlalu, seberapa banyak sih di antara kita yang rasanya mager banget kalau sudah mau memasuki hari Senin. Kebanyakan orang tidak menyukai hari Senin. Masih ingin menikmati liburan akhir pekan menjadi salah satu alasan utama mengapa orang membenci hari Senin. Hari Senin waktunya semua orang kembali kepada rutinitas pekerjaan dan tanggung jawab masing-masing.

Tentunya sebagai anak-anak Tuhan kita harus memiliki sikap yang berbeda. Setiap hari adalah hari yang baik bagi kita, karena Tuhan memberikan rahmat-Nya baru setiap pagi

Ratapan 3:22-23 (TB)  Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!

Kalau kita ingat hari-hari penciptaan, saat Tuhan menciptakan dunia dan segala isinya dan juga manusia, Tuhan selalu menyatakan bahwa semuanya itu baik. Jadi sebenarnya tidak ada tuh hari yang berat bagi kita. Itu semua bergantung cara pandang kita mau pakai kaca matanya siapa. Kalau kita pakai kaca mata Tuhan maka di hari Senin kita bakalan bersyukur karena hari yang baru, minggu yang baru dengan tanggung jawab masing-masing entah harus sekolah, kuliah, atau pun kerja.

Bersyukurlah karena kesibukan yang ada karena banyak di luar sana yang belum bisa seperti kita kita.

So, jangan mengeluh! Ayo ganti keluhanmu dengan ucapan syukurmu. Minta hikmat Tuhan biar diberi kebijaksanaan untuk menjalani hari sama seperti yang pemazmur katakan.

Mazmur 90:12 (TB)  Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.

Mari dengan bijakasana kita memikirkan hari-hari dalam kehidupan ini, jangan biarkan semuanya berlalu dengan sia-sia dan kita menjalaninya hanya sekedar menjadi rutinitas saja.

Tips menjalani SENIN yang MENYENANGKAN

1. Mulailah dengan segar

Istirahtlah lebih awal sehingga dapat bangun lebih awal. Awali harimu dengan menyenangkan, hindari terlambat bangun karena bisa merusah semua perencanaan kita. Awali hari mu dengan hal yang bermakna yaitu berdoa (jika memungkinkan bisa mengikuti doa pagi di gereja, bisa onsite dan juga online).

Awali hari dengan sukacita, jangan biarkan kemalasan dan kegalauan menguasai hati kita sehingga membuat suasana hati kita tidak baik.

2. Buatlah Perencanaan yang Tepat

Bayangkanlah dan buatlah impian yang menjadi target kalian sepanjang minggu ini, pikirkanlah hal-hal yang indah ketika kamu bisa mencapainya. Buatlah target dan perencanaan yang realistis dan kamu tahu bahwa kamu bisa mencapainya.

Jangan jadikan tantangan sebagai halangan namun jadikanlah itu kesempatan untuk mengembangkan diri kita sehingga kita bisa mengatasinya.

3. Pikirkanlah hal-hal yang bisa kamu lakukan untuk menjadi berkat bagi orang lain.

Kadangkala kebosanan itu muncul karena kita terlalu focus dengan urusan diri kita sendiiri, dan semuanya tentang diri kita. Ketika kamu mulai memikirkan kepentingan orang lain maka kita akan menikmati sukacita yang berbeda karena hidup kita memiliki makna dan membekati sesama.

Jangan benci hari senin, tetapi bersyukurlah buat hari senin. Karena sudah ada berkat baru yang sudah Allah sediakan sepanjang minggu depan.

It’s Monday. God is going to do some Amazing things this week get ready.

Selamat memasuki akhir pekan yang diberkati Tuhaan, dan percayalah Tuhan sudah menyediakan hal-hal yang indah didapan kita

Komitmenku hari ini

Aku percaya Tuhan selalu memberikan berkat-berkat yang terbaik setiap hari, selalu baru dan tepat waktu. Rencanakan  Thanks GOD for Monday.

GE – AdS

PENGUMUMAN …

Buat rekan-rekan youth … jangan lupa nanti sore di chanel youtube Elohim ministry … Nanti sore ada EL-Rei jam 16.30 yang akan menemani kalian untuk memahami isu-isu yang banyak anak muda hadapi, dan tentunya kita akan belajar juga dari sudut pandang Firman Tuhan … dan tema kita nanti sore adalah “Sebar ketika harus Menunggu”…menunggu bukanlah hal menyenangkan, namun faktanya adalah kita semuanya menghadapi pergumulan dalam menantikan jawaban dari Tuhan … apa dan mengapa akan dikupas tuntas jadi jangan lupa saksikan El Rei nanti sore.

Dan Juga jangan lupa buat Ibadah digedung gereja jam 06.00 pagi dan tentunya jangan lupa tetap dengan protokol kesehatan

Ibadah Sunday Funday jam 08.15 di channel Youtube Elohim ministry.

WASPADALAH

WASPADALAH

Renungan Harian Youth, Jumat 22 Oktober 2021

“ Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan” (amsal 4:23).

Hallo rekan-rekan youth,salam sehat selalu, Gimana kabarnya?  Semoga kita semua selalu ada dalam lindungan kuasa Tuhan Yesus Kristus!  Pastinya dengan pertolongan dan perlindungan Tuhan, kita pun dapat melakukan segala sesuatu dengan damai sejahtera dan terus mengandalkan Tuhan, sehingga berkat-berkat Tuhan mengalir dan memuaskan hidup kita.

Teman-teman ingat gak? Sekitar tahun 2000an, ada sebuah program berita criminal di salah satu Televisi Nasional yang dimana di penghujung program tersebut selalu menghadirkan seseorang yang biasa dipanggil “bang Napi” dan memberikan sebuah pesan moral dan diakhiri dengan kata “Waspadalah, Waspadah!”( jadi, kalau ada teman-teman yang gak paham dengan program TV tersebut, mungkin kita seumuran!hehehee)

Anyway guys, Arti kata waspada seperti yang tertuang dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah was.pa.da : berhati-hati dan berjaga-jaga; bersiap siaga.  Kata ini merupakan sebuah peringatan bagi kita untuk lebih memperhatikan, baik sekitar kita ataupun diri kita sendiri.  Supaya jangan sampai kita mengalami sesuatu hal yang tidak kita inginkan. Bukan begitu guys?

Teman-teman, kata waspada ini bukan hanya sebuah peringatan bagi kita ketika sedang dalam suatu perjalanan  mengendarai kendaraan bermotor; ketika sedang berjalan kaki di jalan raya; maupun ketika berada di rumah sendirian; Setiap kita mempunyai kecondongan masing-masing. Namun sebenarnya, kita perlu waspada karena Setiap kita juga selalu ada ketertarikan terhadap sesuatu. Ada orang yang condong akan kehormatan, ada orang yang condong akan jabatan, ada orang yang condong akan perhatian orang lain. Perhatikanlah apa yang menjadi kenyamanan kita. Ada orang yang nyaman saat memiliki banyak teman, ada orang yang nyaman saat memiliki banyak uang.

Waspadalah dengan segala kecondongan kita

Kita harus kenali apa yang menjadi kecondongan kita. Supaya kita bisa jaga dan waspadai. Kalau kita tidak jaga hati kita maka hidup kita bisa di atur oleh kecondongan kita itu. Dalam 1 Samuel 15:30 kita dapat melihat sikap hati Saul yang ingin dihormati.

I Samuel 15:30, Tetapi kata Saul: “Aku telah berdosa; tetapi tunjukkanlah juga hormatmu kepadaku sekarang di depan para tua-tua bangsaku dan di depan orang Israel. Kembalilah bersama-sama dengan aku, maka aku akan sujud menyembah kepada TUHAN, Allahmu.”

Saul merasa nyaman jika di hormati, walaupun sebenarnya Tuhan sudah menunjukkan kesalahannya dan telah menyatakan penyesalan dari Tuhan sendiri karena sudah mengangkat Saul menjadi raja.  Saul sebenarnya sadar, namun tetap ingin dia dihormati oleh bangsa Israel.

Waspadalah dengan kecondongan hati kita karena Terkadang kita tidak sadar ada hal tersebut merupakan ego kita yang ingin diakui dan dihormati.

Contoh dalam sebuah perhimpunan, ketika kita memberikan sebuah usulan, dan usulan tersebut tidak diterima dan menimbulkan suatu perdebatan, maka yang harus kita waspadai adalah hati kita, jangan sampai kita lebih mementingkan ego kita daripada kepentingan orang banyak.  Begitu juga dalamkehidupan bergereja, khususnya dalam pelayanan, ada orang yang ingin di hargai. Jika ia tidak mendapat penghargaan itu baik dari gembala atau dari rekan pelayanan lainnya. Ia bisa saja meninggalkan pelayanan.

Dan menjadi pertanyaan apakah salah jika kita memiliki keinginan tersendiri? jawabannya adalah tidak salah asal kita bisa menjaganya. Maka itu kita perlu hikmat yang dari pada Tuhan.

Ijinkan Tuhan yang menguasai hatimu. Supaya kecondongan diri kita adalah bagaimana Tuhan bekerja di dalam hidup kita, dan hidup kita semakin berdampak.

Yohanes 3:30, Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.

Kenali apa yang menjadi ketertarikanmu. Supaya dapat waspada dan berjaga-jaga.

Komitmen kita: Jangan sampai kita membiarkan ego kita menguasai hati kita supaya kita tetap pada jalur yang benar sesuai dengan kehendak Tuhan.

Amin
Tuhan Yesus Memberkati

RM-AC

Ketundukan Pada Otoritas

Ketundukan Pada Otoritas

Renungan harian Youth, Kamis 21 Oktober 2021

Syalom sobat Youth, semoga semua dalam keadaan sehat dan dalam lindungan Tuhan. Hari ini kita akan bersama merenungkan kebenaran Firman Tuhan mengenai “Ketundukan kepada Otoritas

Ketundukan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia memiliki arti perihal (keadaan) tunduk; ketaatan; kepatuhan. Ketundukan menjadi bagian yang penting dalam kehidupan kita, terlebih sebagai murid Kristus, Alkitab memberikan petunjuk bagaimana kita harus hidup dengan roh penundukan diri kepada otoritas yang ada diatas kita.

Janganlah kita menabrakkan antara ketundukan dengan kebebasan karena kedua hal ini memiliki porsi dan tempat yang berbeda. Jika kita melihat situasi yang ada disekitar kita ketika seseorang kehilangan penundukan diri maka yang ada adalah sifat melawan dan memberontak.  Memberontak berarti tidak tunduk pada otoritas, di mana hal ini pasti akan menimbulkan konflik, baik itu konflik antar sesama anggota dalam sebuah keluarga, organisasi, masyarakat, atau bahkan suatu negara.

Seringkali dengan alasan kebebasan berpendapat menjadi alasan untuk membenarkan Tindakan melawan otoritas, padahal jika kita mau untuk terbuka dengan kebenaran maka fakta yang ada pemberontakan terjadi karena Ada ego yang tinggi, dan kesombongan yang merasa diri lebih baik dan merasa lebih mampu dari pemimpinnya.

Alkitab memberikan sebuah peringatan yang penting mengenai hal ini, yuk kita perhatikan beberapa ayat berikut

I Petrus  2:13 Tunduklah, karena Allah, kepada semua lembaga manusia, baik kepada raja sebagai pemegang kekuasaan yang tertinggi,

I Petrus  2:18 Hai kamu, hamba-hamba, tunduklah dengan penuh ketakutan kepada tuanmu, bukan saja kepada yang baik dan peramah, tetapi juga kepada yang bengis.

Ibrani 13:17 Taatilah pemimpin-pemimpinmu dan tunduklah kepada mereka, sebab mereka berjaga-jaga atas jiwamu, sebagai orang-orang yang harus bertanggung jawab atasnya. Dengan jalan itu mereka akan melakukannya dengan gembira, bukan dengan keluh kesah, sebab hal itu tidak akan membawa keuntungan bagimu.

Ayat-ayat diatas sudah dengan jelas menyatakan mengenai hal penundukan diri kepada otoritas yang ada.

Kata “Tunduklah” dalam Bahasa Yunani digunakan kata “Hupeiko” yang secara literal berarti untuk tidak melawan lagi, tetapi untuk memberi jalan, berserah dan menyerahkan diri. Dengan kata lain

penundukan diri adalah sebuah proses untuk kita mempercayakan diri kita untuk dibentuk dibawah pimpinan seseorang.

Rekan-rekan dimanapun kita berada pasti ada orang-orang yang Tuhan tempatkan sebagai otoritas diatas kita, dalam keluarga ada orang tua, di sekolah ada guru, di tempat kerja ada Bos, di masyarakat ada perangkat desa, dalam pemerintahan terkecil hingga pusat ada pemegang otoritas dan juga dalam gereja ada para pemimpin rohani atau gembala sidang. Ada bagitu banyak perpecahan dalam tubuh Kristus karena alasan ketundukan diri ini.

Percalah bahwa Tuhan tidak pernah salah menempatkan orang-orang yang ada diatas kita, jangan memiliki roh pemberontakan, namun milikilah sikap seorang pekerja yang baik. Jangan melawan mereka karena hanya akan membawa kerugian kepada kita, tetaplah setia untuk melakukan tanggung jawab kita dengan baik, ingatlah bahwa setiap kita yang setia kepada perkara-perkara kecil akan diberikan promosi dan kepercayaan untuk perkara-perkara yang lebih besar.

Tanpa penundukan diri, maka kita tidak akan menjadi pribadi yang berkualitas, melainkan pecundang atau pembuat masalah dalam komunitas.

Ada beberapa tips praktis untuk bekerjasama dengan pemimpin kita dan hal ini berlaku dimanapun kita berada

1. Mengolah Emosi Kita, Jangan mudah untuk marah dan kecewa, setiap emosi yang negatif harus dikelola. Segeralah memaafkan dan jangan menumpuk dendam

2. Mencari Kesamaan, jangan membesarkan perbedaan namun sebaliknya temukanlah kesamaan supaya kita  bisa menemui titik kerja sama yang saling membangun

3. Teruslah bersikap baik, sikap yang baik pasti membawa kesenangan bagi banyak orang termasuk pimpinan. Kembangkanlah nilai-nilai yang baik maka kebaikan itu akan membawa dampak bagi orang lain termasuk pimpinan kita

4. Menuntaskan Tugas dan Tanggung Jawab. Ini menjadi nilai yang penting bagi kita semuanya. Kerjakanlah semua Tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepada kita.

5. Memberi Lebih dari yang diharapkan,  ketika kita mau untuk berjuang dan memberikan lebih dari apa yang diharapkan maka akan ada nilai postif yang diberikan kepada kita

Yuk rekan-rekan Youth, sedini mungkin kita belajar untuk memiliki ketundukan diri kepada otoritas diatas kita, karena melalui merekalah Tuhan akan membentuk kehidupan kita dan akan memberkati kehidupan kita.

Jangan lupa untuk terus mendoakan semua pemimpin kita baik dalam keluarga, gereja, sekolah, perusahaan bahkan sampai kepada pemerintahan kiranya hikmat dan kebijaksanaan dari Tuhan ada dalam kehidupan mereka.

Tetap Semangat dan Tuhan Yesus memberkati.

YNP – SCW