Renungan harian Youth, Sabtu 23 Januari 2021

Rekan-rekan youth, mungkin tema ini selalu dibahas berkaitan dengan suatu hubungan yang erat dengan masa-masa remaja atau masa di mana rekan-rekan mulai suka dan berhubungan khusus dengan lawan jenis kalian, atau biasa dikenal sebagai gebetan atau juga pacar.  Dan bukan hanya dengan lawan jenis saja, namun juga kepada sahabat yang juga dekat dengan temannya yang lain (entah baru kenal atau sudah lama berteman) selalu saja ada kecenderungan untuk memiliki rasa cemburu.  Dan biasanya akibat dari kecemburuan yang terus dibiarkan tersebut membuat ada hubungan persahabatan retak, bermusuhan dengan mantan pacar, perasaan yang campur aduk dan lain-lain.  Beberapa kasus kejahatan yang terjadi di Indonesia pernah disebabkan oleh rasa cemburu oleh si pelaku kejahatan.  Betapa ngeri dan berbahayanya ternyata kalau seseorang diliputi oleh rasa cemburu.

Gimana? Kira-kira ada yang mengalami hal itu sekarang? Semoga saja tidak ada, karena saya berdoa kiranya kasih Kristus terus menguatkan kita dalam berinteraksi dengan sesama kita dan tidak terjebak dalam hal-hal yang diluar tujuan Tuhan dalam hidup kita.

Kalau begitu, apa sih makna dari kata cemburu itu? Kira-kira boleh ndak saya punya rasa cemburu? Apa kata alkitab mengenai cemburu? Apakah Tuhan bisa cemburu? Wah, banyak sekali pertanyaannya yaa.. semoga renungan ini bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas.

Apa itu cemburu?

English Wikipedia: jealousy adalah pikiran negatif, rasa takut, dan kecemasan akan kehilangan sesuatu..
Dictionary.com: cemburu adalah ketakutan atau kecurigaan akan adanya ancaman, persaingan, ketidaksetiaan..
Kamus Besar Bahasa Indonesia: cemburu adalah keirihatian, kesirikan, kecurigaan, kekurangpercayaan..
Kamus Sinonim Indonesia: cemburu adalah berprasangka, sirik, panas hati..
Kamus Melayu: cemburu adalah iri hati, curiga, berjaga-jaga..
Kamus Mandarin: cemburu adalah chi cu yang terjemahan langsungnya adalah ‘meminum air cuka’..

Berdasarkan pengertian dari berbagai kamus maka kita melihat suatu sentimen negatif yang terkandung dalam makna kata cemburu ini.  Dan jika berkaitan dengan suatu hubungan, maka CEMBURU ADALAH LUAPAN EMOSI TERHADAP SITUASI YANG MENGANCAM SUATU HUBUNGAN.

APAKAH BENAR CEMBURU ITU SELALU MEMILIKI ARTI NEGATIF?

Catatan dalam ENSIKLOPEDIA ALKITAB bahwa CEMBURU TIDAK SEMATA-MATA MEMILIKI ARTI YANG NEGATIF.  KATA-KATA IBRANI, YUNANI DAN INDONESIA YANG DIBICARAKAN BISA JUGA BERARTI PERASAAN YANG LAIN, YAITU KEINGINAN UNTUK MENJAGA DAN MEMPERTAHANKAN SUPAYA JANGAN HILANG. Secara literal, petunjuk alkitab tidak mempermasalahkan apabila kita (manusia) memiliki rasa cemburu, tetapi tentunya dengan memperhatikan kebenaran dan ada pada batas yang sewajarnya.

Mengapa harus dalam batas yang sebenarnya?
Karena ALLAH ITU KASIH, dan KASIH ITU TIDAK CEMBURU.  Dan ternyata anjuran untuk memiliki rasa cemburu itu tidak boleh melebihi kasih Kristus yang ada di dalam kita.  Sebagai anak-anak terang, kasih Allah membawa kita kepada sikap dan karakter yang benar; jika rasa cemburu justru membuat kita kehilangan karakter Allah di dalam hidup kita, maka kita telah membiarkan diri kita menjadi manusia yang penuh dengan rasa marah, dendam, dan yang berhubungan dengan rasa cemburu itu tersendiri.

KASIH TIDAK CEMBURU; KASIH TIDAK MEMBUAT SESEORANG MENCEMBURUI KEMAJUAN ATAU KEMAMPUAN ORANG LAIN, dan juga KASIH MENDORONG ORANG LAIN UNTUK SEMAKIN MAJU

Bagaimana dengan Tuhan Allah yang kita sembah?

KELUARAN 34:14, Sebab janganlah engkau sujud menyembah kepada Allah lain, karena TUHAN, yang nama-Nya Cemburuan, adalah Allah yang cemburu.

Menurut ayat ini dikatakan bahwa dari nama-Nya saja, Allah itu cemburuan, sedangkan di bagian lain dalam alkitab Allah adalah kasih, dan kasih tidak cemburu? Kok sepertinya ada yang bertolak belakang yaa, sepertinya ada kesan inkonsisten dalam Pribadi Allah itu sendiri.  Tenang guys, kalau kita percaya bahwa kita segambar dan serupa dengan Allah, dan cemburunya manusia itu juga adalah sifat dari Allah.  Namun kita mesti sadar bahwa Allah itu adalah Pencipta, dan maksud dari rasa cemburu dari Allah itu adalah bahwa Dia menuntut kesetiaan dan pengabdian yang sepenuhnya dari manusia.  Jadi sebenarnya, kecemburuan Allah itu memiliki tujuan ilahi kepada setiap manusia, yaitu:

1. ALLAH MEMPERTAHANKAN HAK-NYA SEBAGAI SATU- SATU-NYA YANG BOLEH DISEMBAH
2. DIA TIDAK MEMBIARKAN KEMULIAAN-NYA KEPADA PATUNG BUATAN MANUSIA
3. ALLAH INGIN UMAT-NYA SETIA

Dengan demikian, menurut pendapat saya sangat wajar kalau Allah itu cemburu, dan hanya Dia saja yang bisa mengungkapkan kecemburuannya untuk menyatakan kasih-Nya yang murni kepada setiap manusia. 

Namun, jika kita cenderung gampang cemburu yang sebenarnya berkaitan dengan kepentingan pribadi kita sendiri, jangan sampai kasih Allah yang ada di dalam kita terbenam oleh sebuah rasa cemburu yang justru merugikan diri kita sendiri.

Komitmen kita:

Aku mau memahami tujuan ilahi Allah di dalam rasa cemburu-Nya terhadap perbuatan-perbuatan manusia yang menyakiti hati Allah; Aku tidak mau membiarkan rasa cemburu di dalam diri saya melebihi kasih Allah yang ada di dalam hidup saya.

Tuhan Yesus Memberkati.

RM – AdS

PENGUMUMAN …

Buat rekan-rekan youth … jangan lupa nanti sore di chanel youtube Elohim ministry … Nanti sore ada EL-Rei jam 16.30 yang akan menemani kalian untuk memahami isu-isu yang banyak anak muda hadapi, dan tentunya kita akan belajar juga dari sudut pandang Firman Tuhan … dan tema kita nanti sore adalah “MANAJEMEN KEKECEWAAN”. Siapa disini yang tidak pernah kecewa? Tentunya kita pernah .. namun kekecewaan harus diatasi supaya tidak berdampak negative buat kehidupan kita … bagaimana caranya? Temukan jawabannya dalam obrolan kita nanti sore

Dan Juga jangan lupa buat Ibadah sudah bisa digedung gereja jam 06.00 pagi, Ibadah Online jam 07.00 dan Sunday Funday jam 08.15 di chanel youtube Elohim ministry.