Renungan Harian Youth, Selasa 23 Juni 2020

Bahan bacaan: Markus 4:35-39

Ketika hatimu gundah, ketika hatimu resah,
ketika kamu merasa begitu banyak beban,
ketika kamu lelah karena begitu banyak tekanan,
mungkin kamu akan bertanya, mampukah saya melewati hari hari ini?
Bagaimana mungkin saya kuat melewati masa masa sulit ini? Bagaimana saya bisa?
Siapa yang tidak takut menghadapi terjangan ombak? 

Syalom … rekan-rekan Elohim youth … wah hari ini kita buka dengan sebuah syair yang megingatkan itulah keadaan kita didalam dunia ini yang memang seringkali ada banyak tantangan yang membuat hati gundah dan resah.

Jika membaca judul renungan hari ini “Crash Landing on You”, kita tidak sedang membahas drama korea loh … tapi ungkapan yang pas dengan keadaan murid-murid yang sedang menghadapi badai.

Gelombang ombak bisa disebabkan angin kencang ataupun gempa bumi. Sekuat apapun benda di depannya, gelombang ombak mampu menghantamnya begitu saja. Kekuatan badai memang menakutkan.
Sebagai nelayan, Petrus dan teman-temannya sudah terbiasa dengan angin kencang, meskipun begitu kali ini mereka sangat ketakutan, itu artinya kali ini badai nya tidak biasa. Air gelombang sudah memasuki perahu mereka,karena itu murid-murid membangunkan Yesus yang sedang tidur di buritan.
Yesus menghardik badai dan membuat danau itu menjadi teduh sekali. Dengan sebuah kata “TENANGLAH”

Hidup kita juga sering digambarkan terkena badai bukan? Pertanyaan yang langsung muncul biasanya adalah ‘bisakah saya melewati hari hari yang terasa melelahkan ini?’ Bisa!

Jalanilah hari demi hari dengan iman, bukan dengan perasaan, agar kita tidak terombang ambing dalam situasi duniawi ini. Perasaan kita bisa berubah, kadang senang kadang sedih, kadang semangat kadang letih, kadang optimis kadang skeptis.

Iman yang membuat kita teguh berpegang pada Allah yang menjadi gunung batu sandaran kala kita lelah, Allah yg membaringkan kita di padang rumput hijau, Allah yang menjadi tempat persembunyian dan menara yang kokoh kala badai menghantam kita tanpa ampun.
Untuk kalian yang tengah berbeban berat, datanglah padaNya karena Ia akan memberikan kelegaan kepadamu.

Saat kamu bimbang, mintalah petunjuk kepadaNya, karena Dialah sumber segala hikmat.
Untuk kalian yg letih dan lelah, bersandarlah kepadaNya karena Dia adalah sumber segala kekuatan.
Untuk kamu yang sakit, percayalah pada kuasaNya karena Dialah sumber dari kesembuhan.
Untuk kamu yang sedih dan putus asa, berserahlah kepada-Nya karena Dialah sumber penghiburan dan segala harapan.

Percayalah bahwa kasih – Nya begitu besar, Rencana-Nya untuk hidup kita masing-masing, begitu indah. Percayalah bahwa Ia tidak diam saja, Dia sangat mengasihimu. Setiap langkah, setiap doa, setiap usaha, tidak ada yang luput dariNya.


Hidup mungkin mempertemukan kita dengan benturan benturan kecil atau malah menghantam kita dengan badai yang semuanya mampu menguras energi kita. Namun kita selalu bisa berlari padaNya, Meletakkan seluruh beban, seluruh sakit, seluruh amarah, seluruh tangis, seluruh kegundahan ,di dalam Dia, yang memberi kelegaan,yang menjanjikan akhir yang indah. Berlarilah kepada-Nya, Ia yang akan mengubah duka menjadi suka.

Matius 11:28, Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

Komitmenku hari ini:

Untuk setiap badai yang terjadi, yang membuat ku merasa sakit dan letih, aku mau datang dan berharap kepada Tuhan Yesus yang memberi kelegaan kepadaku.

NV – KHP