Renungan Harian, Selasa 09 Februari 2021

Saudara hal kecil dan sepele apakah yang seringkali kita lupakan tapi sebenarnya penting?? karena untuk memulai sesuatu, harus dimulai dari mengerjakan yang kecil atau langsung mengerjakan yang besar?? bagaimana pendapat saudara?

Didalam Matius 13:31-32 (bandingkan Matius 17:20; Lukas 17:5-6)

Dalam beberapa kesempatan Yesus menjelaskan tentang iman yang menembus kemustahilan, Ia menggunakan gambaran biji sesawi.  Salah satu ciri paling menonjol dari biji sesawi adalah ukurannya yang sangat kecil.  Jika kita berhenti pada titik ini, maka seolah olah Yesus mengajarkan bahwa hanya diperlukan iman kecil  untuk melakukan  hal-hal yang besar

hal ini tidak masuk akal , karena kita tahu bahwa iman yang kecil , yang lemah, tidak menghasilkan  apa-apa.   jika diteliti lebih lanjut , kata “sebesar” biji sesawi itu tidak terdapat dalam bahasa aslinya. Terjemahan yang lebih tepat adalah “Sekiranya kamu mempunyai iman seperti biji sesawi……” Jika kita membandingkan dengan penjelasan Yesus dibagian lain tentang Kerajaan Allah yang seperti biji sesawi, maka ada beberapa hal yang dapat kita pelajari tentang iman yang luar  biasa :

1. Iman Diawali dengan kesederhanaan.

Dikatakan” Memang biji itu yang paling kecil dari segala jenis benih,….” Matius 13 : 32a

Yesus sedang berfokus pada ukuran iman , tapi tentang betapa sederhananya iman tersebut . Setiap orang dapat belajar untuk beriman , apapun kondisi mereka. hal yang sama juga berlaku untuk Kerajaan Allah yang diawali dalam kesederhanaan.  Masalahnya adalah karena manusia menyukai hal-hal spektakuler, kita mengagumi iman beberapa orang yang menghasilkan perkara  besar dan kita mengingini mujizat yang sama.  Kita harus menyadari bahwa iman diawali dengan kesederhanaan hidup sehari-hari, bagaimana kita menjalani rutinitas harian dengan iman kepada Tuhan. kita bekerja, berkeluarga, melayani, memberi dll. semua dengan iman.

Banyak orang mencoba melompat dimana mereka mengimani sesuatu mujizat tanpa pernah menghidupi iman tersebut secara sederhana dalam kehidupan sehari-hari.  Hasilnya selalu adalah kekecewaan,  dan pertanyaannya menurut saudara , iman yang sederhana itu seperti apa??

2. Iman harus bertumbuh melalui tindakan

dikatakan “Tetapi apabila sudah tumbuh, sesawi itu lebih besar dari pada sayuran yang lain,……”  Matius 13 : 2b

Kita perlu terus mengulang-ulang prinsip ini : Iman yang berkuasa adalah iman yang hidup dan bertumbuh (Yakobus 2:17), Sehingga kita harus memastikan bahwa hidup kita benar-benar dipenuhi dengan tindakan-tindakan iman, sehingga pertumbuhan terus terjadi . Hal yang luar biasa tentang  biji sesawi adalah pelipat gandaan ukurannya. Demikian pula iman yang terus bertumbuh dalam tindakan membawa kita untuk mempercayai hal-hal yang makin luar biasa . Apa yang mustahil hari ini menjadi sesuatu yang sangatmungkin di masa depan, saat kita bertumbuh dalam kapasitas iman. terus latihlah iman saudara dalam kehidupan sehari-hari. dalam poin ke2 ini tindakan apa yang perlu saudara mbil dalam kaitan iman kepada Tuhan Yesus dalam pekerjaan, keluarga,keuangan, pelayanan.

3. Iman yang membawa berkat

dikatakan “sehingga burung-burung di udara datang bersarang pada cabang-cabangnya. Matius 13 : 32d.

Iman yang besar bukanlah ditandai dengan seberapa besar  atau banyaknya mujizat yang kita lakukan , tetapi dari seberapa banyak hidup kita sudah menjadi berkat bagi orang lain. Kita harus sangat mewaspadai  kelicikan hawa nafsu daging saat mengimani sesuatu.   Betapa sering seseorang mengimani sesuatu yang hanya berkenan  dengan kepentingan diri sendiri, mengharapkan mujizat hanya sebagai jalan pintas untuk kenyamanan hidup.  Beberapa orang menyukai popularitas  yang datang bersamaan  dengan prestasi-prestasi iman  yang besar.

Semua itu akan menjebak kita pada iman  yang salah kaprah , sebab itu kondisikan diri saudara untuk selalu menjadi berkat bagi orang lain dengan kapasitas  iman yang ada hari ini, saudara akan terkejut  melihat betapa cepatnya pertumbuhan kapasitas iman saudara dalam memberkati orang lain di masa depan. Pertanyaannya tindakan memberkati apa yang akan saudara kerjakan untuk orang lain???

Endingnya saling menguatkan dan mendoakanlah. Dan milikilah iman kepada Tuhan Yesus, dalam kehidupan saudara sehari-hari mulai dari hal-hal yang sederhana dan buatlah proyek bersama untuk melakukan tindakan iman yg memberkati orang lain.

Tuhan memberkati

EW