Renungan Harian, Jumat 06 November 2020

Bacaan Alkitab : Kejadian 26 :12-13

Ketika seorang Pendeta berkhotbah dimimbar dan berbicara tentang berkat, tentunya kebanyakan orang yang mendengarnya pasti merasa sangat senang, berbeda ketika Pendeta tersebut berbicara mengenai tentang penderitaan. Tentunya telinga kita suka mendengar kata “BERKAT”. Dan pastinya semua orang sangat ingin diberkati. Tapi kita harus tahu bahwa, untuk mendapat berkat Tuhan, kita tidak bisa hanya duduk dan santai santai saja. Ada bagian yang harus kita kerjakan dan lakukan, agar berkat yang Tuhan sediakan menjadi bagian kita.

Hari ini kita akan belajar dari salah satu tokoh Alkitab yang bernama Ishak.

Didalam kitab kej 26 :12-13 mengatakan : Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. Dan orang itu menjadi kaya, bahkan kian lama kian kaya, sehingga ia menjadi sangat kaya.

Tanah dimana Ishak menabur adalah tempat yang bukan merupakan milik Ishak sendiri. Tingkat pelipatgandaan dari hasil yang diproses pada jaman itu bervariasi. Ada 30 kali lipat, ada yang 60 kali lipat dan ada 100 kali lipat. Hasil 60 kali lipat adalah hasil yang sangat bagus yang biasa terjadi pada jaman itu. Tetapi hasil 100 kali lipat jarang sekali terjadi pada saat itu. Hanya beberapa tempat saja yang tanahnya memiliki tingkat kesuburan yang tinggi yang dapat menghasilkan 100 kali lipat.

Ishak adalah orang yang mendapatkan hasil 100 kali lipat, padahal pada jaman itu, sedang terjadi kekeringan dan kelaparan. Tetapi Ishak tetap menabur, dan Tuhan memberkati Ishak secara luarbiasa.

Yang menjadi pertanyaannya adalah

“Apa kunci sukses Ishak, sehingga ia diberkati Tuhan dengan luarbiasa?”

1. Kej 26:2a “jangan pergi ke Mesir”

Walaupun sedang terjadi kelaparan yang luarbiasa. Tuhan melarang Ishak untuk pergi ke Mesir. Mesir disini berbicara mengenai hal hal duniawi. Jangan sekali kali kembali kekebiasaan lama, walau sedang terjadi masalah.

Tuhan mau supaya kita tidak mengandalkan manusia, dan mencari pertolongan ketika kita harus diperhadapkan dengan hal hal yang sulit.

2. Kej 26:3 “ Tinggallah dinegeri ini sebagai orang asing”

Ishak tidak meninggalkan Gerar, walaupun ditempat itu sedang terjadi kelaparan. Gerar berbicara tentang Lingkaran.

Jika kita berada dalam lingkaran masalah, jangan pernah kita mencoba untuk tinggalkan masalah itu. Tetap tinggal di Gerar dan kita hadapi masalah itu. Sebab firman Tuhan didalam 1 Kor 10: 13, berkata;

Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.

3. Kej 26:6 “ jadi tinggallah Ishak di Gerar”

Sama seperti Abraham yang taat kepada Firmam Allah,demikian juga Ishak taat kepada Firman Allah, dan melakukan hal yg sama sesuai yang diperintahkan Tuhan kepadanya. Akhirnya Ishak diberkati Tuhan dengan luarbiasa.

“Dan kamu, saudara-saudara, kamu sama seperti Ishak adalah anak-anak janji”. Gal 4:28

Taatlah pada firmanNya, maka Allah akan bertindak. Dalam segala kesulitan jangan pernah lari tetapi hadapilah bersama dengan Tuhan yang menolong kita semua

Mazmur 37:3-5. Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia, dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu. Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak;

Dari renungan Firman Tuhan pagi ini, kembali kita diingat bagaimana supaya berkat Allah tergenapi dalam hidup kita, yaitu kita harus tinggalkan kebiasaan kebiasaan lama kita. Hiduplah didalam Kristus. Jangan pernah lari masalah, tetapi kita harus lawan dan hadapi masalah itu. Serta taat dan percaya pada FirmanNya dan pegang teguh janjiNya.

Tuhan Yesus Memberkati….

YG