Renungan Harian, Rabu 27 Mei 2020

Didalam keadaan yang tidak menentu dan serba tidak pasti seperti sekarang ini, semakin menyadarkan dalam kehidupan kita bahwa tidak ada kekuatan  yang bisa kita andalkan selain TUHAN

Namun sebagai orang percaya kepada Tuhan, kita percaya bahwa segala sesuatu yang Tuhan ijinkan tidak pernah terlepas dari pengaturan dan penataan Tuhan. Bahkan Alkitab dengan jelas terkadang Tuhan mengijinkan hal-hal yang diluar kehendak kita, atau bisa dikatakan “pencobaan” terjadi dalam kehidupan kita.

Alkitab dengan jelas menyatakan dalam …

1 Korintus 10 : 13
Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.

Dari ayat diatas kita dapat mempelajari 2 hal

1. Didalam pencobaan Tuhan senantiasa memberikan kekuatan dan kemampuan  untuk kita dapat menanggungnya.

Di tengah2 kondisi wabah virus covid-19 yang berdampak di segala bidang serta perubahan-perubahan yang mendadak yang tidak pernah diduga sebelumnya, ada yang harus kehilangan pekerjaan, ada yang mengalami sakit, ada yang kehilangan keluarga yang dicintainya, dan masalah-masalah lainnya yang datang bertubi-tubi, yang perlu kita perhatikan adalah

Jangan kehilangan Pengharapan kita didalam Tuhan karena Tuhan berjanji akan memberikan kita kekuatan untuk menjalani  cobaan ini.

Bukan hanya sekedar melewati masalah ini berlalu, tetapi ada Jalan keluar yang Tuhan sediakan sehingga melewati semua permasalahan ini setiap kitab oleh menjadi para pemenang dan alat kesaksian PENYERTAAN TUHAN melalui pengalaman yang kita alami

2. Kita harus merendahkan hati dan menyadari bahwa Allah yang memegang kedaulatan.

Mungkin ada banyak pertanyaan didalam diri kita yang tidak kita temukan jawabannya, kita sering berfikir apakah salah kita, padahal kita sudah menjadi anak Tuhan yang setia, tetapi mengapa masalah ini terjadi secara beruntun…  Mungkin bisa jadi kita menawar kepada Tuhan,  kalau bisa masalah jangan sekaligus datangnya atau satu baru selesai datang yang lain secara bersamaan.

Alkitab menyatakan bahwa Tuhan berdaulat atas kehidupan kita, Dia memiliki rencana dan rancangan yang terbaik atas umat manusia …  Alkitab dengan jujur memberikan kisah-kisah pergumulan kehidupan orang-orang beriman yang Tuhan Ijinkan … tentu kita mengingat pengalaman Ayub dengan penyakitnya, Pengalaman Daud ketika dia sebagai pelarian, Pengalaman Musa ketika memimpin bansa Israel, Pengalaman Daniel ketika harus menghadapi Goa Singa, bahkan dalam Perjanjian Baru dari pengalaman Rasul-rasul yang menghadapi aniaya dan bahkan Kristus sendiri ketika harus menghadapi Kayu Salib.

Didalam 1 Petrus 5:6-7
Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya. Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

Apapun yang kita alami hari-hari ini mari kita tetap menjaga hati kita, jangan mengeluh melainkan senantiasa  mengucap syukur dalam segala hal. 

Apa yang kita kuatirkan dan takutkan hendaknya kita serahkan  pada Tuhan  dalam doa-doa. Mari kita menyadari Allah yang berdaulat dalam segala hal dan memegang kendali atas kehidupan kita…

Kiranya krisis ini boleh menjadi kesempatan bagi kita untuk mengoreksi diri, lebih dekat kepada Tuhan dan hidup dalam kerendahan hati 

Amin Tuhan Yesus memberkati

EW