Selasa, 31 Maret 2020

Bacaan : 1 Samuel 7:10-14

Hidup adalah ibarat perjalanan Ada momen di mana kita berhenti sejenak dan merenung tentang kehidupan yang kita jalani, ada begitu banyak hal yang telah kita lewati sampai pada hari ini. Renungkanlah sejenak bagaimana penyertaan Tuhan dalam kehidupan kita …

1 Samuel 7: 12 ~  Kemudian Samuel mengambil sebuah batu dan mendirikannya antara Mizpa dan Yesana; ia menamainya Eben-Haezer, katanya: “Sampai di sini TUHAN menolong kita.”

Didalam Kisah ini Samuel – mendirikan sebuah batu peringatan “Ebenhaezer” ~ Batu Pertolongan. Sebuah waktu untuk merenungkan perjalanan kehidupan bangsa Israel.

Ada banyak moment dimana kita harus merenung dan berhenti sejenak untuk melihat kehidupan kita. Seperti pada saat Wisuda, Pernikahan, Kehadiran buah hati, Anniversari, Hari ulang tahun dll.

Moment of Pause … waktu merenungkan kebaikan Tuhan didalam kehidupan kita.

Tatkala melihat masa lalu dengan segala macam tantangan dan kesulitan .. moment of Pause (Waktu berdiam diri) ~ Momen untuk Bersyukur (Gratitude)  … Namun Perjalanan Belum Usai

Rasul Paulus menyatakan ~ Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku (Filipi 3: 13)

Momen Perenungan … untuk juga merenungkan kehidupan kita.

  • Jangan “tinggal” dalam masa lalu anda
  • Jangan Biarkan keberhasilan anda di masa lalu membuat anda puas dan stagnan
  • Jangan Biarkan kegagalan di masa lalu mengintimidasi dan menghambat anda untuk terus maju

Contoh Kehidupan:

  • Pengalaman Michael Jordan (Legendaris NBA) ~ Lebih dari 3000 kali saya diberi kepercayaan untuk menyarangkan bola ke jaring lawan namun saya gagal melakukannya. Saya diberi 26 kali kepercayaan oleh tim saya untuk melakukan tembakan terakhir pada saat pertandingan final dan saya pun gagal. Lebih dari 300 kali saya berkontribusi dalam kekalahan tim saya Chicago Bulls dan kini saya masih dijuluki sebagai pemain terhebat sepanjang masa.

  • Pengalaman Abraham Lincoln ~
    1816 : Keluarganya diusir dari rumahnya, sehingga iaharus bekerja;
    1831 : Gagal dalam berbisnis;
    1832 : Gagal menjadi anggota legislatif. Ia kehilanganpekerjaan dan ingin sekolah di fakultas hukum tetapi tidak diterima.
    1843 : Ingin menjadi anggota kongres, tetapi gagal;
    1846 : Berhasil menjadi anggota kongres;
    1848 : Tidak terpilih untuk yang kedua kalinya sebagai anggota kongres;
    1849 : Melamar sebagai walikota, tetapi ditolak;
    1854 : Ingin menjadi anggota Senat Amerika, tetapi gagal;
    1856 : Mencalonkan diri sebagai Wakil Presiden Amerika, tetapi gagal karena ia hanya mendapat suara kurang dari 100;
    1858 : Ingin menjadi anggota Senat Amerika lagi,tetapi kalah;
    1860 : Terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat … dan Dia menjadi salah satu presiden Amerika terbaik.

Billy Lim menulis sebuah buku yang sangat popular di Malaysia, judulnya Dare to Fail.  Dalam buku tersebut ia mencantumkan sebuah survey yang menyatakan bahwa dibutuhkan rata-rata 240 kali proses jatuh bangun dari seorang bayi, sebelum ia mampu berjalan

Meski boleh jadi jalan di depan kita berat dan berliku-liku.  Jangan pernah Lupa untuk “menengadah ke atas” dan merenungkan kebaikan Tuhan.