Renungan Harian Anak, Selasa 03 November 2020

1 Raja-raja 21:1-29

Shallom….

Selamat pagi Adik-adik, masih semangat merenungkan Firman Tuhan pagi ini? Kakak berdoa semoga kita semua tetap dalam lindungan Tuhan. Mari kita merenungkan firman Tuhan.

Kakak punya cerita nich, yuk simak bersama.

Ada seorang anak bernama Ino. Dia adalah anak tunggal. Setiap kemauannya harus dituruti oleh orang-orang yang ada di sekitarnya. Jika kemauannya tidak dituruti, Ino akan sangat marah. Ia membanting barang apa saja yang ada di sekitarnya. Sikap Ino selalu membuat hati mamanya sedih. Mama selalu menegur dan menasehatinya, tapi jika ditegur Ino selalu ngambek dan mogok makan.

Sikap Ino ini sangat tidak baik dan tidak boleh ditiru ya adik-adik. Itulah yang disebut egois. Sikap egois ini selalu mementingkan diri sendiri dan maunya menang sendiri, tidak memperhatikan orang lain.

Sikap egois ini juga ada pada Raja Ahab.  Raja Ahab adalah Raja yang sangat egois dalam 1 Raja-raja 21:1-16 diceritakan Raja Ahab mengingini kebun anggur Nabot, padahal sebagai Raja, Ahab pasti memiliki banyak sekali harta dan tanah. Karena sikap serakah dan egoisnya, Raja Ahab ingin memiliki kebun anggur Nabot. Saat Nabot tidak memberikannya, Raja Ahab kesal dan ngambek. Melihat hal itu, maka Izebel, istri Raja Ahab menggunakan cara licik untuk membunuh Nabot supaya Ahab bisa memiliki kebun anggur tersebut.

Karena keegoisan Raja Ahab maka Nabot harus mati. Sikap ini tidak berkenan dihadapan Allah sehingga hukuman Tuhan turun atas Raja Ahab dan tidak dapat dihindari.

Adik-adik, Tuhan Yesus sangat tidak suka dengan sikap egois. Tuhan ingin kita menjadi anak-anak Tuhan yang mengasihi dan peduli terhadap sesama. Tuhan ingin kita menjadi anak yang bijaksana dan bukan anak yang egois.

Ayat Hafalan:

Amsal 23:19 (TB)  Hai anakku, dengarkanlah, dan jadilah bijak, tujukanlah hatimu ke jalan yang benar.

Komitmen kita hari ini:

Tuhan saya mau menjadi anak Tuhan yang bijaksana, mengasihi dan peduli terhadap sesama. Ajar saya untuk tidak egois dan mementingkan diri sendiri. Saya mau melakukan firman Tuhan.

SP – SP