Renungan Harian Anak, Selasa 17 November 2020

Keluaran 19 : 1-25

Halo adik-adik, semangat pagi …  selamat hari            ya… seneng banget hari ini kita bisa mendengarkan cerita firman Tuhan. Crita hari ini tentang apa ya? Penasaran kan,Hmmmm kita berdoa dulu yuk

Adik adik dirumah punya barang kesayangan tidak? Mungkin boneka, mainan atau baju yang adik adik paling sukai. Kalau kita punya sebuah barang kesayangan, mungkin karena barang tersebut harganya mahal atau penuh perjuangan untuk mendapatkannya, maka barang itu tidak akan ditaruh sembarangan, melainkan ditaruh di tempat yang aman, agar terhindar dari tangan-tangan jahil.  Menjadi barang kesayangan artinya barang tersebut sangat berharga dan sangat berarti bagi kita pemiliknya, sehingga kita si pemilik pasti akan menjaga dan merawat barang tersebut.

Dalam kisah di Alkitab, Tuhan Allah pernah loh mengatakan kepada bangsa Israel bahwa bangsa Israel  bukan hanya sebagai umat pilihan-Nya, tapi juga harta kesayangan-Nya.  Ini juga berlaku bagi kita anak anak yang percaya akan Firman Tuhan, yang adalah Israel-Israel rohani, seperti tertulis di di dalam Firman Tuhan. Jadi kita adalah harta kesayangan Allah loh..

“Jadi sekarang, jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku, maka kamu akan menjadi harta kesayangan-Ku sendiri dari antara segala bangsa, sebab Akulah yang empunya seluruh bumi.”  Keluaran 19:5

Untuk menjadi harta kesayangan Tuhan ada syaratnya ya adik adik, yaitu harus hidup dalam ketaatan,  “…jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku,” . Tuhan telah menyelamatkan bangsa Israel dengan membawa mereka keluar dari Mesir, karena itu mereka harus memiliki respons hati yang benar atas anugerah keselamatan ini dengan hidup taat menurut kehendak-Nya.  Hidup taat mudah diucapkan adik adik, tapi tak mudah dilakukan, karena ada harga yang harus dibayar, yaitu tidak lagi hidup dalam dosa ya adik adik. 

Setelah  hidup kita dimerdekakan oleh Tuhan maka kita harus ‘dimerdekakan dari perbudakan di Mesir’, yang artinya kita harus hidup sebagai orang merdeka dan tidak lagi dikuasai oleh dosa contohnya kita menjadi anak yang rajin berdoa atau mendengarkan firman, rajin membantu papa mama kalau dirumah, rajin belajra dan suka menolong adik atau kakak kita. Wah betapa senangnya Tuhan melihat kita anak anakNya yang sungguh taat. Sekarang tujuan hidup kita bukan lagi untuk diri kita sendiri, melainkan bagi Tuhan dan untuk kemuliaan nama-Nya, karena kita menjadi harta kesayangan-Nya. Ingat ya adik adik jangan kecewakan Tuhan dengan ketidaktaatan kita, sebab kita ini harta kesayangan-Nya!

Ayat hafalan:

“… Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri,:” (1 Petrus 2:9a). 

Komitmenku hari ini

Tuhan Yesus aku sungguh senang karena aku adalah harta KesayanganMu, sekarang aku mau belajar menjadi anak yang taat dan patuh akan firmanMu,

KCP – SP