Renungan Harian Youth, Senin 25 Mei 2020

Shaloom rekan rekan youth Elohim….. bagaimana kabarnya…….. semoga tetap sehat dan selalu semangat okeeee…

Renungan kali ini diambil dari bacaan Lukas 6 : 43 yang berbicara tentang POHON dan BUAHnya… Kita sering diingatkan bahwa kehidupan kekristenan itu harus berbuah.  Setiap Pohon yang Baik akan menghasilkan Buah yang Baik.

1. Buah adalah hasil dari pohon.

Dari mana pohon memperoleh makan? Pohon memperoleh makan dari tanah. Semakin dalam akarnya makin banyak nutrisi yang diserap. Ini berbicara tentang kedekatan hubungan kita dengan Allah sebagai Sumber Kehidupan.

2. Pohon tidak tersinggung ketika buahnya dipetik orang.

Kadang kita protes, kenapa kerja keras kita yang menikmati justru orang lain. Inilah prinsip memberi. Kita ini bukan bekerja untuk hidup, tetapi bekerja untuk memberi buah. Kita bekerja keras supaya kita dapat memberi lebih banyak kepada orang yang membutuhkan. Jadi bukan untuk kenikmatan sendiri. jadi Kita hidup bukan untuk mencari berkat akan tetapi untuk menjadi saluran berkat-Nya Tuhan

3. Buah yang dihasilkan pohon itu menghasilkan biji, dan biji itu menghasilkan multiplikasi.

Ini bicara tentang bagaimana hidup kita memberi dampak positif terhadap orang lain dan menghasilkan kebenaran yang dapat dijadikan contoh bagi orang lain. karena hidup kita adalah alkitab yang dapat dibaca orang lain.

Dalam beberapa kesempatan, Yesus menggunakan perumpamaan pohon dan buah dalam pengajaran-Nya. Dalam Lukas 6:43-45

“Karena tidak ada pohon yang baik yang menghasilkan buah yang tidak baik, dan juga tidak ada pohon yang tidak baik yang menghasilkan buah yang baik.  Sebab setiap pohon dikenal pada buahnya. Karena dari semak duri orang tidak memetik buah ara dan dari duri-duri tidak memetik buah anggur.  Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya.”

Bagaimana kualitas “buah” kehidupan kita? Sekolah? Keluarga? Pekerjaan? lingkungan masyarakat? Tuhan Yesus tentu kecewa terhadap pohon yang tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

Dasar Pertumbuhan Pohon yang Baik

1. Pohon akan tumbuh sehat jika ia mendapatkan makanan yang cukup dan sehat.

Kehidupan orang Kristen yang sehat ialah ajaran Firman Tuhan yang sehat, Orang Kristen yang bertumbuh dengan sehat adalah orang yang mengutamakan pengenalan akan Kristus lebih dari yang lain

2. Orang yang bertumbuh imannya dengan sehat, adalah rela ber”korban” demi pekerjaan Tuhan (Kerajaan Allah).

Orang benar tidak lagi mengutamakan bagaimana dirinya bisa mendapat berkat, tetapi bagaimana dia bisa menjadi saluran berkat.

3. Hal yang terpenting dalam ibadah adalah relasi (hubungan pribadi) dengan Tuhan, alias “hati” yang dekat dengan Tuhan.

 Jadi rekan rekan youth…

Hidup yang memenuhi standar Tuhan adalah hidup yang berbuah!  Kunci untuk menghasilkan buah adalah melekat kepada Tuhan dan mau membayar harga!

Buah yang dikehendaki Tuhan untuk kita hasilkan bukanlah sekedar bisa membawa orang datang ke gereja dan menjadi anggota gereja tersebut.  Yang terutama sekali adalah bagaimana membuat orang lain terpengaruh dan tergiring untuk memiliki karakter seperti Tuhan Yesus.  Apalah artinya tampak sibuk keluar masuk gedung gereja, atau memiliki jadwal pelayanan yang superpadat, jika karakter hidup kita tidak mengalami perubahan. Sebuah pelayanan yang benar-benar berdampak dan dapat diteladani orang lain adalah jika para pelayan Tuhan memiliki karakter seperti Kristus .

Untuk menghasilkan buah kunci utamanya adalah “MELEKAT dengan SUMBER” Kehidupan kita yaitu Tuhan Yesus … tanpa melekat dengan Tuhan, seperti yang Firman Tuhan nyatakan “kita tidak bisa apa-apa” jadikanlah Tuhan sebagai kesenangan satu-satunya.  Artinya kita selalu berusaha untuk bisa menyenangkan hati Tuhan setiap saat dan hidup sebagaimana Kristus hidup, dan menjadi penurut-penurut Allah. Yuk rekan Elohim sama sama intropeksi apakah aku sudah menghasilkan buah bagi lingkunganku dan sesuai dengan yang Tuhan mau?

Komitmen :

Tuhan ajari aku setiap harinya untuk dapat melakukan apa yang ingin Kau lakukan dan dapat mengatakan apa yang ingin Kau katakan. Karena aku sadar betul hidup ini bukan tentang aku, tetapi semua tentang Engkau. sehingga Hidupku memenuhi standar Tuhan yaitu hidup yang berbuah.

CGP – MLE