Renungan Harian Anak, Selasa 15 Desember 2020

Baca: Yakobus 3:1-12

“Dengan lidah kita memuji Tuhan, Bapa kita; dan dengan lidah kita mengutuk manusia yang diciptakan menurut rupa Allah,” (Yakobus 3:9)

Adik-adik Penguasaan lidah penting bagi kehidupan orang percaya. Yakobus mengatakan bahwa lidah itu seperti api, “…ia dapat membakar hutan yang besar.” (ayat 5b). Api memiliki kuasa yang sangat dahsyat! Hanya dengan sedikit percikan saja sebuah hutan yang luasnya beratus-ratus hektar dengan aneka ragam pepohonan dapat ludes terbakar dalam sekejap!

Begitu juga lidah manusia, satu organ tubuh yang kecil, namun melalui lidah seluruh tubuh dapat merasakan apakah makanan yang masuk ke dalam mulut itu berasa enak ataupun hambar. Melalui lidah orang pula kita dapat merasakan perkataan-perkataan yang bersifat membangun, menyentuh hati, pujian atau yang menyakitkan dan membuat pedih hati kita, bahkan dengan lidah pula keluar umpatan, caci maki, atau suatu kutukan sekalipun.

Ada ungkapan yang mengatkan bahwa “lidah itu tak bertulang”. Itu dikarenakan seringnya kita kurang bertanggung jawab terhadap apa saja yang kita ucapkan, dan tidak berpikir panjang tentang dampak perkataan tersebut. Memang “…tidak seorangpun yang berkuasa menjinakkan lidah; ia adalah sesuatu yang buas, yang tak terkuasai, dan penuh racun yang mematikan.” (ayat 8). Acap kali perpecahan terjadi di antara jemaat Tuhan sebagai akibat dari “lidah itu tak bertulang” ini, misalnya seorang jemaat mundur dan tidak lagi datang beribadah karena mendengar perkataan yang pedas atau sindiran dari saudara seiman lainnya.

Perhatikan! Kita harus bisa menjaga lidah kita. Bagaimana? Dengan cara menaklukannya di bawah pimpinan Roh Kudus, sehingga lidah kita tetap terjada dan tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Maka dari itu kita harus berani berkata, “Aku hendak menjaga diri, supaya jangan aku berdosa dengan lidahku; aku hendak menahan mulutku dengan kekang…” (Mazmur 39:2). Biarlah kita menggunakan lidah kita untuk memuji nama Tuhan, bersaksi tentang pekerjaan-pekerjaan-Nya yang besar dan memberitakan kabar keselamatan kepada siapa pun yang kita temui.

AYAT HAFALAN:

“Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat…” (1 Petrus 3:10)

Komitmenku hari ini :

Aku mau berhati-hati dalam menggunakan lidahku, supaya perkataanku hanya untuk hal yang baik dan memuliakan Tuhan

GH – SP