Renungan Harian Anak, Selasa 26 Mei 2020

Halo haiii holaaa adik adik semuaaa. Semua sehat hari ini? Sudah mandi belum? sudah makan belum? Semoga semua tetap bersukacita dan selalu mengucap syukur.

Sebelum kita membaca dan mendengarkan cerita Firman Tuhan hari ini mari kita berdoa dahulu.

Adik-adik, kakak mau tanya nih siapa yang disini tiap hari suka memuji Tuhan? Wah semua pasti suka ya.. Tahu tidak lagu pujian ini

“Hatiku penuh nyanyian, hatiku penuh nyanyian, hatiku bernyanyi untuk Raja sgala Raja”

Wah pintar semua adik adik tahu lagu ini. Sebagai ucapan rasa syukur kita kepada Tuhan sepatutnya kita suka untuk memuji dan meninggikan nama Tuhan lewat puji-pujian kita. Seperti yang dilakukan oleh salah satu tokoh dalam Alkitab bernama Daud yang sangat suka memuji Tuhan, sambil menggembalakan kambing dombanya dan dengan alat musik kecapi Daud memuji dan meninggikan nama Tuhan.

Dalam Mazmur 119:164 Daud menyampaikan bahwa “Tujuh kali dalam sehari aku memuji-muji Engkau, karena hukum-hukum-Mu  yang adil”.

Tidak hanya sekali dua kali loh Daud memuji Tuhan, bisa dikatakan setiap waktu Daud suka memuji nama Tuhan. Wah luar biasa ya… Bahkan saat menjabat sebagai raja atas Israel ia pun tetap menempatkan puji-pujian bagi Tuhan sebagai hal yang utama dalam hidupnya.  Hal itu terlihat saat ia memerintahkan orang-orang Lewi untuk bermazmur dan menaikkan puji-pujian di hadapan tabut Tuhan dengan diiringi gambus, kecapi dan ceracap (baca  1 Tawarikh 16:4-6).

Tetapi bagaimana ya jika situasi-situasi yang kita alami tidak seperti yang diharapkan? Mungkin kita lagi ada masalah atau lagi sedih masihkah puji-pujian keluar dari mulut kita? Yuk belajar lagi dari Daud, di

Mazmur 34:2 berkata :  “Aku hendak memuji TUHAN pada segala waktu; puji-pujian kepada-Nya tetap di dalam mulutku.”

Padahal waktu itu Daud sedang menghadapi masalah yang berat, tetapi ia bertekad tetap memuji-muji Tuhan.  Pada ayat tersebut kalimat pada segala waktu berarti puji-pujian bagi Tuhan tidak tergantung situasi dan kondisi, atau tergantung mood kita, tetapi memuji-muji Tuhan haruslah menjadi bagian hidup dari orang percaya.

Adik adik yang super hebat pasti hatinya penuh dengan pujian dan ucapan syukur kepada Tuhan. Saat kita dirumah bisa bersama orangtua atau bersama kakak adik kalian. Dalam situasi apapun, ingat ya harus senang memuji Tuhan.

Karena Tuhan bertakhta di atas puji-pujian umat-Nya maka kita pun wajib memuji dan memashyurkan nama-Nya seumur hidup kita dan di segala keadaan!

Ayo kita baca Ayat dalam Alkitab.

Mazmur 63:5 “Demikianlah aku mau memuji Engkau seumur hidupku dan menaikkan tanganku demi nama-Mu.”

Komitmenku hari ini:

Tuhan Yesus, Mulai hari ini aku mau selalu memuji Tuhan dalam kondisi apapun, biarlah hatiku penuh dengan nyanyian

KCP – SP