Renungan Harian Youth, Rabu 13 Januari 2021

Habakuk 2:4b

Syalooom… selamat pagi teman- teman remaja pemuda ELOHIM. Apa kabarnya hari ini? Semoga kita sehat dan selalu dalam lindungan Tuhan. Tak terasa kita sudah masuk di minggu ke 2 ditahun 2021. Nah teman-teman, apa resolusimu ditahun 2021 ini? Pasti banyak yaa… ada yang pengen lulus sekolah, nikah, atau ada yang mungkin pengen keliling dunia.. dan ada juga yang berdoa corona cepat berlalu.

Tetapi di tengah situasi yang ada, pasti  banyak yang kehilangan harapan dan patah semangat. Dalam Habakuk 2 ayat 4b mengatakan,

Orang yang benar itu akan hidup oleh percayanya.”

Di tahun 2021 ini, mari kita melangkah dan hidup dengan iman percaya kepada Tuhan. Percaya itulah yang menuntun kita disepanjang hidup kita, walaupun untuk percaya tersebut tidaklah mudah.

Dalam kitab Habakuk, bangsa Israel pada waktu itu sedang mengalami penjajahan oleh bangsa Kasdim, bahkan banyak kejahatan yang terjadi dimana-mana, ada penindasan, ketidakadilan, dan sebagainya. Sehingga nabi Habakuk bertanya kepada Tuhan, berapa lama lagi akan berlalu situasi yang tidak ada damai tersebut. Tetapi jawaban Tuhan sungguh mengubah kehidupan Habakuk. Dalam kita melangkah dan hidup dengan iman berarti;

pertama, kita tak perlu tanya “mengapa” kepada Tuhan.

Habakuk pasal 1 dan sebagian pasal 2, Nabi Habakuk banyak mengeluh kepada Tuhan dengan pertanyaan-pertanyaan yang menuntut jawaban dari Tuhan. Disini kita belajar, bahwa ketika kita mau hidup dengan iman kepada Tuhan, kita tidak perlu bertanya, mengapa, dan mengapa ini terjadi dalam hidup. Karena kita percaya, Allah yang kita sembah adalah Allah yang berdaulat dalam kehidupan kita. Sesulit apapun situasi yang terjadi, kita percaya, itu semua atas seizin Tuhan. Yang

kedua, ketika kita hidup dengan iman kepada Tuhan, berarti kita menanti dengan sabar.

Kata menanti atau menunggu, memang tidak disukai oleh kebanyakan orang. Semua pasti sukanya cepat dan instan. Tapi disini Tuhan mengajar nabi Habakuk dan juga kita semua untuk menanti dengan sabar janji Tuhan dan jawaban doa kita. Dalam habakuk 2:3 dikatakan, penglihatan itu masih mananti saatnya, dan pasti akan digenapi. Juga dalam habakuk 2 ayat 20, Tuhan menyuruh Habakuk berdiam diri dihadapan Tuhan. Semua butuh waktu dan proses untuk Tuhan bekerja dalam hidup kita, dan percayalah janji Tuhan ya dan amin akan terjadi dalam hidup kita.

Yang ketiga, ketika kita mau hidup dengan iman kepada Tuhan, maka Tuhan akan membuat kita tetap tegar meskipun gentar.

Siapa yang tidak takut dan gentar menghadapi situasi sekarang ini. Pasti ada ketakutan, kecemasan, kekuatiran untuk kita menghadapi hari-hari yang tidak menentu kedepannya. Begitu juga yang dihadapi oleh nabi Habakuk saat itu.

Pohon ara yang banyak terdapat di kehidupan bangsa Israel, melambangkan hal-hal yang biasa terjadi sehari-hari, pohon anggur yang melambangkan kemakmuran dan kedamaian, kambing domba yang bisa dikatakan sebagai harta yang dipunyai; itu semua tidak dapat memberikan hasil dalam hidup Habakuk. Tapi dalam Habakuk pasal 3 ayat 17-19 mengatakan bahwa Habakuk akan bersukaria, bersorak-sorai dalam Tuhan, sekalipun hal-hal mengecewakan terjadi dalam hidupnya. Jadi kuat dan tegar disini bukanlah dengan kekuatan kita sebagai manusia. tapi Tuhanlah yang membuat kita bersukacita dan membuat kita kuat, meskipun ada ketakutan, kekuatiran, kecemasan, namun Tuhan adalah sumber kekuatan kita dalam menjalani hidup ini.

Habakuk 3:19 mengatakan,”Allah itu kekuatanku; Ia membuat kakiku seperti kaki rusa, Ia membiarkanku berjejak di bukit-bukitku.”

Walaupun Habakuk memulai dengan pengeluhan kepada Tuhan, tetapi kemudian firman Tuhan mengubah kehidupannya, sehingga ia mau hidup dengan iman dan ucapan syukur kepada Tuhan. Marilah kita melangkah dan hidup dengan iman di tahun yang baru ini.

Komitmenku hari ini :

Tak perlu tanya mengapa kepada Tuhan, nantikanlah janji Tuhan dengan sabar dan jadilah kuat didalam Tuhan. Karena firman Tuhan mengatakan orang yang benar akan hidup oleh percayanya kepada Tuhan.

Tuhan Yesus memberkati

MW – YDK