Renungan Harian Youth, Selasa 27 Oktober 2020

Bahan Bacaan : Efesus 6:1-3

Syalooom… selamat pagi teman- teman remaja pemuda ELOHIM. Apa kabarnya hari ini? Semoga kita sehat dan selalu dalam lindungan Tuhan. Beberapa bulan yang lalu tentu kita banyak dikejutkan dengan pemberitaan infotainmen tentang buruknya hubungan artis dengan orang tuanya. Bahkan kejadian ini beruntun dan membuat kita bertanya-tanya, apakah ini sebuah fenomena baru? Tentu saja tidak!

Ini hanyalah bagian dari rencana jahat Iblis untuk merusak kehidupan anak Tuhan lewat ketidakharmonisan hubungan orang tua dan anak! Karena itu, lepas dari siapa yang salah dan siapa yang benar, sebagai anak, kita harus tetap menghormati orang tua, seburuk apa pun orang tua kita dan mengecewakan hati kita. Bahkan rasul Paulus juga mengingatkan kita agar selalu menghormati orang tua. Sebab menghormati orang tua selain kewajiban kita sebagai anak, juga merupakan perintah Tuhan kepada kita.

Dalam Efesus 6:1-3 berbunyi demikian,”Hai anak-anak, taatilah orang tuamu didalam Tuhan, karen haruslah demikian. Hormatilah ayahmu dan ibumu, ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini: supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu dibumi.”

 Di zaman sekarang ini sering kita jumpai anak muda yang kurang menghormati orangtuanya.  Mereka suka sekali melawan dan menentang nasihat orangtua yang dianggap kuno, lalu mereka pun memilih menjalani hidup sekehendak hati karena merasa diri sudah besar.  Akibatnya?  Tidak sedikit yang salah pergaulan:  terlibat narkoba, seks bebas, dugem dan sebagainya.

Ada 3 hal yang dapat kita pelajari disini…  

Pertama, Taat kepada orang tua (ayat 1).

Dalam bahasa aslinya, kata ini menjelaskan taat berarti harus mendengar dengan sikap yang benar yakni menyimak dengan seksama dan kemudian dilakukan. Mendengar nasihat dari orangtua, bukan hanya sambil lalu, melainkan dihayati dan dilakukan. Menaati orangtua merupakan suatu kewajaran alamiah. perintah bahwa anak-anak wajib menaati orangtuanya adalah penyataan khusus dari Allah, menjadi “hukum wajar” yang ditulis Allah di hati nurani semua manusia.

Kedua, hormat kita pada orang tua adalah wujud nyata rasa hormat kita pada Allah.

Bagaimana mungkin kita bisa mengasihi Allah yang tidak kelihatan sedangkan pada orang tua yang kelihatan kita tidak menghormatinya? Ada sebuah survei yang hasilnya ternyata antara karakter orang Kristen dengan orang dunia hampir tidak ada bedanya. Beti, beda tipis! Ini yang mengakibatkan tidak adanya pemulihan segala sesuatu di rumah kita, di sekolah, di mana saja. Mahatma Gandhi pernah berkata, saya menghormati Yesus Kristus, tapi saya tidak suka pada orang-orang Kristen. Menghormati orangtua berarti lebih daripada menaati. Rasa hormat berarti menghargai yang terwujud dalam tindakan yang mengasihi, memelihara, dan berusaha mendatangkan hormat melalui cara hidup kepada orangtua

Ketiga,  akibat taat dan hormat pada orang tua.

Akibat dari taat dan hormat kepada orang tua,  ada janji Tuhan tentang kebahagiaan dan umur yang panjang akan mengikuti sepanjang hidup. Inilah berkat dari Allah bila kita mengasihi orang tua dengan tulus. Berkat dari Allah ini dapat terealisasi jika taat dan hormat yang dilakukan dengan benar sebagai respon kepada Firman Tuhan.

Terlepas dari segala keberadaan orang tua kita dengan segala kelebihan dan kekurangan mereka ingatlah bahwa …

Menghormati orang tua bukanlah sebuah pilihan tetapi perintah yang Tuhan berikan, supaya kita mengalami kebahagiaan dalam kehidupan ini.

Teman-teman youth, marilah kita melakukan perintah penting yang Tuhan berikan bagi kita sehingga berkat-berkat Tuhan menjadi milik kita. Kolose 3:20 mengatakan,”Hai anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal, karena itulah yang indah didalam Tuhan.” Tuhan yesus memberkati.

Komitmenku hari ini

Aku mau belajar untuk terus menghormati orang tuaku apapun keberadaan mereka, ini yang Tuhan perintahkan karena selalu ada berkat kebahagiaan karena menghormati orang tua.

MW – MLE