“Menaklukan Rasa Jemu”

Pdt. Posuka Loke

Pandemi yang sedang kita hadapi ini banyak memberikan dampak dalam seluruh aspek kehidupan manusia, psikologi, sosial, spiritual dan salah satunya adalah “RASA JEMU”. RASA JEMU memiliki dampak yang luas jika tidak “ditaklukan” maka akan berdampak kepada kehidupan seseorang secara mental, emosi, bahkan kepada kehidupan spiritual.

Apakah Rasa Jemu ?

Rasa Jemu adalah hasrat atau keinginan yang kuat untuk melakukan sesuatu, namun dihambat oleh kurang atau lemahnya keinginan untuk melakukannya. Ada dorongan untuk melakukan sesuatu namun enggan untuk melakukannya. Rasa jemu dimiliki seseorang yang memiliki kemampuan dan energi namun tidak dapat disalurkan karena Batasan yang ada, sulit untuk berfokus karena tidak nyaman dengan pikiran yang dihadapi.

Bagaimana dengan kehidupan Kerohanian

Søren A. Kierkegaard, “rasa jemu adalah akar dari semua kejahatan.”

Rasa Jemu akan menuntun manusia untuk melakukan hal yang tidak benar, sebagai pelampiasan kejemuannya. Ingatlah bahwa Rasa jemu bukan dosa, namun sikap, perilaku, dan pilihan-pilihan yang dipicu oleh rasa jemu dapat memicu perilaku berdosa. RASA JEMU memiliki pengaruh yang luas dalam kehidupan kita jika tidak diatasi berdampak secara Fisik, mental hingga spiritual.

Tuntunan Firman Tuhan :

Pengkhotbah 9:10, Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga, karena tak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat dalam dunia orang mati, ke mana engkau akan pergi.

Link Youtube

SUNDAY FUNDAY – Ibadah Online Sekolah Minggu,

07 Februari 2021 ~ Mengalahkan Rasa Takut

LUKAS 24: 8-49

Adik-adik siapa disini yang pernah merasa ketakutan ??? Takut gelap, takut ditinggal sendirian dll. Ketakutan adalah hal yang wajar dialami oleh semua manusia, namun masalahnya yang lebih penting adalah bagaimana adik-adik mengalahkan rasa takut tersebut.

Adik-adik ternyata bukan hanya kita yang pernah merasakan takut, murid-murid Tuhan juga pernah mengalami takut yaitu saat Tuhan Yesus mati dikayu salib kemudia dikubur dikubur dan tidak lagi bersama mereka. Tetapi …. Tiba-tiba di tengah rasa takut yang mencekam, … Tuhan Yesus berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata, “Damai sejahtera bagi kamu”.  Murid-murid terkejut dan takut.  Tetapi Tuhan menolong murid-muridNya untuk mengatasi rasa takut mereka dengan cara, Yesus memperlihatkan tangan dan kaki-Nya kepada mereka, bahkan menyuruh mereka meraba- Nya, supaya mereka semua percaya kepada Tuhan Yesus.
“Aku tidak takut lagi, Yesus besertaku, menjagaku”

Jangan biarkan ketakutan menguasai hidup kita, selalu ingat janji dan Firman Tuhan untuk hidup kita Percayalah bahwa Tuhan hadir bersama kita. Jadilah anak Tuhan yang berani karena ada Tuhan yang hidup, yang selalu menjagai kita

Mazmur 56:5a, kepada Allah, yang firman-Nya kupuji, kepada Allah aku percaya, aku tidak takut.

Sunday Funday – Every day Sing and Shout for Jesus

Link Youtube :