Doa_Penopang_Iman

Renungan Harian Sabtu, 08 Agustus 2020

Kemarin kita belajar mengenai penopang iman ucapan syukur, hari ini kia akan merenungakan bersama penopang iman selanjutnya adalah Doa

“Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus.-

Yudas 1:20

Dalam teijemahan lain dikatakan: Bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci ‘dengan’ atau ‘melalui’ doa-doamu dalam Roh Kudus (terjemahan the Message). Doa adalah nafas dari iman. Jika seseorang berhenti berdoa berarti imannya berhenti bernafas dan dipastikan imannya akan mati. Orang modern sering meremehkan doa, mereka lebih mementingkan ‘kerja’. Berdoa dan Bekerja harus seimbang (Ora Et Labora). Tanpa doa kita tidak dapat membangun sesuatu yang rohani.

Menjadi orang Kristen tanpa doa adalah sesuatu yang tidak mungkin karena hal itu seperti hidup tanpa bernafas.

– Martin Luther

Tidak ada orang yang terlalu besar atau terlalu tua untuk tidak berdoa. Semua orang perlu untuk berdoa. Jika kita berhenti berdoa kita berdosa karena: Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa. – Yak 4:17

Bukankah doa merupakan hal yang baik? Bukankah kita tahu bahwa ada kuasa di balik doa? Bukankah kita juga tahu bahwa Allah pasti menjawab doa-doa kita? Bukankah kita sudah banyak mendengar kehidupan yang diubahkan karena doa? Orang yang kalah mendapat kemenangan, orang yang sakit mendapat kesembuhan, orang yang kuatir mendapat kepastian, orang yang letih lesu dan berbeban berat mendapatkan kesegaran. Bukankah kita pernah mendengar semua hal itu? Jika kita pernah mendengar atau tahu tentang hal itu mengapa kita tidak lebih banyak berdoa?

Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu. – Luk 18:1 Yesus sendiri mengatakan bahwa doa itu tidak dapat ditawar. Di dalam ayat di atas ada empat kata yang menunjukkan penekanan akan pentingnya doa, yaitu

kata: menegaskan – harus – selalu – tidak jemu-jemu.
Jika Tuhan Yesus sendiri yang mengatakan hal seperti itu, apalagi yang perlu ditambahkan untuk meyakinkan kita bahwa doa itu penting. Iman itu meyakini tetang sesuatu yang tidak kita lihat sedangkan doa itu komunikasi kita dengan Tuhan yang tidak kita lihat. Jadi iman dan doa itu adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan.

 Iman tanpa doa itu akan mati tetapi doa tanpa iman juga tidak akan ada faedahnya. Doa dan Iman harus menjadi bagian dari kehidupan setiap orang percaya.

Saya percaya tentang doa. Karena itu adalah cara yang terbaik untuk mendapatkan kekuatan dari sorga.

– Josephine Baker

Jika kita tahu dan sadar tentang kuasa doa, maka kita tidak akan pernah berhenti berdoa. Tidak ada yang dapat menghalangi doa, bahkan kematianpun tidak dapat menghalangi doa.

Seorang yang bernama George Muller (dia disebut Rasul Doa) pernah berdoa untuk temannya yang belum mengenal Kristus. Dia berdoa begitu lama dan sampai dia meninggal, temannya masih belum bertobat dan mengenal Tuhan Yesus sebagai Juruselamat. Tetapi beberapa waktu setelah George Muller meninggal, temannya akhirnya menjadi orang percaya. George Muller bisa mati tetapi doanya tetap hidup di hadapan Tuhan, menunggu saatnya untuk dijawab oleh Tuhan.

Jika kita mengetahui kebenaran   ini maka kita akan lebih sering ‘menabung’ doa. Karena sewaktu-waktu kita bisa meninggalkan dunia yang fana ini namun jika kita memiliki deposito doa. maka doa-doa itu akan tetap hidup untuk dijawab oleh Tuhan pada waktuNya. Tuhan Yesus sendiri menguatkan imanNya melalui doa. Pada waktu la harus menghadapi pergumulan yang paling berat dalam hidupnya, dia berdoa untuk meminta kekuatan iman.

Sebagai manusia sepenuhnya adalah mungkin bagi Yesus untuk mengalami ketakutan. Tetapi ia tidak membiarkan ketakutan itu menguasai diriNva. ‘Tuhan Yesus memberikan teladan untuk melawan Ketakutan dengan doa.

Jika kita menang dalam doa-doa kita, kita akan mengalami kemenangan dalam hidup kita. Marilah kita menambah doa kita. marilah kita memperdalam pengenalan kita akan Tuhan melalui doa-doa kita Semakin kita mengenal Tuhan, semakin kuat iman kita.

Tuhan Yesus Memberkati

PPI 5