Sendirian_tidak_mampu

Renungan Harian Jumat, 14 Agustus 2020

Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan- pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.lbrani 10:25

Ingatlah bahwa “Kita tidak dapat menjadi kuat sendirian” Kita memerlukan orang lain untuk menguatkan iman kita pada waktu kita lemah.

Persekutuan dengan orang percaya lainnya akan memberikan kekuatan iman kepada kita. Dalam persekutuan itu ada saling menasihati, saling melindungi, saling memperlengkapi, saling menguatkan dan jika ini yang kita alami dalam kumpulan orang percaya maka kita akan menjadi orang Kristen yang kokoh.

Di akhir jaman ini, kita tidak dapat hidup tanpa persekutuan dengan Tuhan dan persekutuan dengan orang percaya lainnya.

Watchman Nee

Firman Tuhan juga mengatakan berdua lebih baik dari seorang diri karena jika yang satu jatuh maka yang lain dapat mengangkatnya. Celakalah orang yang tidak punya sahabat yang dapat diandalkan. Seorang murid Yesus yang bernama Thomas meninggalkan persekutuan murid-murid setelah kebangkitan Yesus. Sehingga pada waktu Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya, Thomas absen. Akibatnya dia seorang diri yang tidak percaya dengan kebangkitan Yesus.

Tetapi Thomas, seorang dari kedua belas murid itu, yang disebut Didimus, tidak ada bersama-sama mereka, ketika Yesus datang ke situ. Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya: “Kami telah melihat Tuhan!” Tetapi Tomas berkata ke¬pada mereka: “Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya.” – Yohanes 20:24-25

Akhirnya Tuhan Yesus harus melayani Thomas secara pribadi, meyakinkan bahwa diriNya telah bangkit dari kematian. Karena itulah jangan meremehkan persekutuan orang percaya, karena setiap kali orang percaya berkumpul, Roh Kudus bekerja.

Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.” — Matius 18:20

Jika Tuhan ada di tengah-tengah umat-Nya, Dia sendiri yang akan memberikan jalan keluar kepada setiap kita yang mempunyai masalah. Setiap kali Roh Kudus bekerja diantara persekutuan orang percaya maka iman kita akan dikuatkan.

Di dalam kebersamaan ada kekuatan, ada sinergi.

Kita akan dapat menghasilkan hal yang lebih besar jika kita melangkah bersama-sama. Jika satu kuda sanggup menarik 1 ton maka dua kuda dapat menarik 2.5 ton. Itulah sinergi. Itulah sebabnya penulis surat Ibrani mengingatkan kepada kita supaya tidak membiasakan untuk menjauhkan diri dari persekutuan orang percaya.

Persekutuan dengan saudara seiman adalah sebuah pengalaman rohani. Iblis mencari orang Kristen yang sendirian, seperti serigala mencari domba yang sendirian dan meninggalkan kawanannya. Domba seperti itulah yang akan dimangsa oleh serigala.  Orang yang demikian imannya tidak akan menjadi lebih kuat,

INGAT : Jangan menjauhkan diri dari komunitas orang percaya

Terlebih dalam situasi yang kita hadapi bersama sekarang ini, kita perlu saudara seiman untuk saling menopang satu dengan yang lainnya. Saling mendoakan dan saling mengingatkan. Walaupun pertemuan secara langsung terbatasi, tetapi ada teknologi yang bisa menolong kita untuk tetap saling terhubung satu dengan yang lain.

Hiduplah dalam kebersamaan yang saling menguatkan dan juga jadilah sahabat yang menguatkan saudara seiman yang lain.

PPI 6