Renungan Harian, Kamis 11 Februari 2021

Bacaan: Markus 10:46-52

Kita sedang berada dalam keadaan yang serba sulit akhir-akhir ini. kita sedang dihantui ketakutan oleh karena virus corona yang entah sampai kapan akan berhenti. Belum lagi ditambah akhir-akhir ini banyak terjadi bencana-bencana alam, banjir, tanah longsor, gunung Meletus, dan lain sebagainya.

Setiap orang pasti menginginkan agar keadaannya bisa semakin lebih baik dari sebelumnya. Sebagai anak-anak Tuhan/orang Kristen, kita mampu memulihkan keadaan kita. Yaitu dengan IMAN kepada Tuhan Yesus Kristus!

Persoalanya ialah:IMAN yang Bagaimana yang mampu memulihkan keadaan kita ???

1. IMAN yang terus bertumbuh karena mendengar Firman Tuhan (46-47)

Iman yang mampu memulihkan keadaan adalah IMAN yang terus bertumbuh karena mau selalu mendengar Firman Tuhan. Firman Tuhan dalam Roma 10:17 menjelaskan bahwa Iman timbul dari mendengar Firman Kristus.

Marilah kita terus berusaha mendengarkan firman Tuhan baik melalui khotbah, kaset khotbah, renungan, sharing atau apapun. Bahkan saat ini kita dapat dengan mudah mengikuti Ibadah Online dari berbagai gereja dari seluruh dunia sekalipun. Renungan dan bahan khutbah juga dengan mudah dapat di akses melalui internet. Firman Tuhan saat ini dengan mudah dapat kita nikmati.

Tanpa mau mendengar firman Tuhan, kita tidak dapat beriman kepada Tuhan. Bartimeus saat itu mendengar tentang Yesus, maka bangkitlah Imannya (ay. 47). Keadaan Bartimeus saat itu sangat sulit yaitu buta sejak lahir, namun ketika mendengar bahwa Yesus hendak lewat maka iapun bertindak dengan Imannya.

2. IMAN yang selalu bangkit dan tidak mau menyerah (48-49)

Iman yang mampu memulihkan keadaan adalah iman yang selalu bangkit dan tidak mau menyerah pada keadaan. Iman Bartimeus yang membuat ia bangkit dan tidak mau menyerah kepada persoalannya yang berat. Ay.48 menjelaskan bahwa ia tidak mau kalah dengan persoalannya dan rintangan yang dihadapinya. Ay.49 menjelaskan bahwa Tuhan Yesus tidak pernah membiarkan orang yang beriman kepadaNya.

Untuk sesuatu PEMULIHAN, maka kita perlu mengubah pusat perhatian kita: bukan kepada diri sendiri tapi kepada Tuhan. Jangan pasrah dengan keadaan tapi ber-IMAN kepada Yesus yang sanggup MENOLONG. Sekalipun menghadapi hambatan tetapi tetap datang pada Yesus.

3. IMAN yang bermental MENANG (50-51)

Iman yang memulihkan adalah IMAN yang bermental MENANG, mau meninggalkan statusnya yang KALAH, SULIT, TERTINGGAL, dan SUKA MENYERAH.

Bartimeus punya iman yang menang, ia meninggalkan statusnya sebagai pengemis yang buta. Dia datang kepada Tuhan Yesus Sang Pengubah, yang dia percayai dapat mengubahkan dan memulihkan hidupnya yang lama. Permohonannya kepada Yesus ialah PEMULIHAN (bukan uang, harta). Dan pada ay 52, Bartimeus mengalami Pemulihan karena dia punya iman yang mau BANGKIT dan MENANG.

Pastikanlah bahwa iman yang kita miliki adalah iman yang mampu memulihkan keadaan kita. Amin.

CM