Renungan Harian Anak, Rabu 08 Juli 2020

Yusuf dan Jubah Maha Indah ~ Kejadian 37:1-4 , 23-32

Syalom adik-adik semua yang dikasihi Tuhan, adik-adik setiap kita adalah anak-anak Tuhan yang istimewa … Tuhan memberikan Firmannya kepada kita semua supaya kita terus bertumbuh didalam kebenaran, kasih, sukacita dan pengharapan. … sudah siap baca dan denger renungannya ya …

Hari ini kita akan sama-sama belajar dari seorang tokoh Alkitab bernama YUSUF

Yusuf berasal dari keluarga besar dan mempunyai banyak saudara. Yakub, ayah Yusuf sangat menyayangi Yusuf. Suatu saat Yakub memberikan kepada Yusuf sebuah jubah yang maha indah dengan beraneka warna. Meskipun saudara-saudara Yusuf juga mempunyai barang-barang yang indah, namun mereka menginginkan jubah seperti yang dimiliki Yusuf.  Mereka iri hati kepada Yusuf. Nah … adik-adik, semakin memikirkan jubah itu, semakin iri hatilah mereka dan mereka marah kepada Yusuf. Apalagi Yusuf juga menceritakan sebuah mimpi bahwa dia akan menjadi seorang yang besar dan hebat, wah saudara-saudaranya ternyata semakin iri dan benci kepada Yusuf.

Sehingga pada suatu hari mereka memutuskan untuk menyingkirkan Yusuf dan jubahnya. Ketika Yusuf disurah Yakub ke padang untuk menemui kakak-kakanya, ternyata kakak-kakaknya bersikap tidak baik kepada Yusuf.  Mereka melemparkan Yusuf ke dalam sebuah sumur kering. Kemudian mereka melihat ada pedagang sedang lewat menuju kota lain. Mereka mengangkat Yusuf keluar dari sumur kering itu, kemudian menjual Yusuf kepada pedagang itu agar Yusuf dibawa pergi ke kota lain yang sangat jauh. Setelah Yusuf dibawa pergi, mereka mengambil jubahnya, mengoyakkannya dan mencelupkan ke darah domba yang mereka sembelih. Supaya Yakub, ayah mereka, mengira Yusuf sudah meninggal karena diterkam binatang buas.  Wah pengalaman Yusuf inilah yang nantinya akan membawa Yusuf sampai di tanah Mesir.

Adik-adik apa yang kita bisa pelajari dari sepenggal kisah kehidupan Yusuf?

Kalau kita menginginkan kepunyaan orang lain, kadang-kadang kita juga merasa iri hatu dan marah seperti halnya saudara-saudara Yusuf. Inilah yang disebut iri.

Kalau kita sedang iri, kita gampang berbuat salah. Kita lupa bahwa Tuhan mengasihi kita dan Tuhan juga telah memberikan kepada kita banyak hal yang baik.

Tepat seperti yang ditulis Firman Tuhan dalam

Yakobus 3:16  Sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat.

Waktu adik-adik iri hari, adik-adik juga lupa bahwa Tuhan menginginkan kita bersikap ramah kepada orang lain, terutama kepada saudara kita. Padahal kalau kita mau berterima kasih dan bersyukur atas apa yang kita punya, dan kita mau berbuat baik kepada orang lain, Tuhan pasti senantiasa memberkati kita dan hidup kita penuh dengan sukacita.

Ayo adik-adik hari ini kita mau belajar untuk tidak boleh iri hati dengan orang-orang disekitar kita, Tuhan mengajarkan kita untuk selalu belajar bersyukur atas semua hal yang sudah Tuhan berikan kepada kita semuanya.

Ayat Hafalan kita hari ini ada didalam :

Efesus 4:32a, Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni.

Komitmenku hari ini :

Ya Tuhan, terimakasih atas semua hal baik yang telah Kau berikan kepada saya.  Ampunilah saya, kadang saya iri kepada orang lain. Tolong saya supaya bisa bersikap baik kepada semua orang.

VA – GCT