Renungan Harian Jumat, 15 Januari 2021

Manusia adalah ”Karya Agung” Allah. Kita adalah ciptaanNya yang sangat sangat istimewa dan semua kita memiliki kedudukan yang sama dihadapan Allah. Mari kita saling menghargai sama seperti Allah yang memandang kita berharga

Namun Apakah istimewanya kita ?

Manusia terdiri dari dua bagian: yang Pertama adalah yang kelihatan yaitu Tubuh / Badan dan Kedua adalah yang tidak kelihatan yaitu jiwa kita yang terdiri dari pikiran, hati, dan kehendak. Jika kita melihat ciptaan yang lain seperti binatang yang hanya punya badan dan insting atau tumbuhan yang tidak bisa pindah atas kehendaknya sendiri (bersifat tetap)

Namun manusia memiliki keistimewaan lebih dibandingkan ciptaan yang lain yaitu :

Kehendak manusia ( free Will )

Adalah kemampuan yang  dianugerah Allah kepada manusia untuk memutuskan suatu pilihan. “Bahkan tidak ada pihak lain yang dapat memaksa anda untuk memutuskan suatu pilihan”

Akan selalu ada 2 pilihan yaitu

1. Pilihan yang benar – apa yang baik (Kehendak Allah)
2. Pilihan yang salah – apa yang buruk (dosa)

Kenapa Allah memberikan kepada manusia kehendak bebas ? Karena Allah ingin kita bebas memilih, entah yang baik  atau jahat !!  

“Bila kita memutuskan untuk memilih kehendakNya, itu bukan karena paksaan tetapi dengan penuh kesadaran bahwa kita mengasihiNya”
-Allah tidak menciptakan kita seperti robot yang sudah diprogram-

Mari kita kembali kepada kisah kejatuhan Adam dan Hawa kedalam dosa (Kejadian 2 & 3).

Dalam Kejadian 2:8-9, Allah menumbuhkan berbagai pohon yang menarik dan baik serta pohon kehidupan ditengah-tengah taman itu dan pohon pengetahuan baik dan jahat yang dilarang. Dan Allah memberi perintah untuk tidak memakan pohon itu (Kej 2:16-17). Namun Iblis yang licik dan cerdik merayu Hawa. Hawa melihat buah itu baik dan sedap (Kej 3:1-6)

Ada 2 pilihan dalam kisah ini

1. Mengikuti perintah Allah untuk tidak memakan buah larangan tersebut.
2. Mengikuti bujukan iblis yang berakibat pada kejatuhan dosa.

Keputusan ada pada Adam dan Hawa tetapi Alkitab menyatakan bahwa akhirnya mereka memilih pilihan yang salah mengikuti bujukan si ular jahat yaitu iblis dan jatuh kedalam dosa.

Konsekuensi kejatuhan Adam dan Hawa, Dalam setiap keputusan ada konsekuensi yang harus diterima. Kejatuhan Adam dan Hawa kedalam Dosa membuat seluruh umat manusia juga hidup didalam dosa dan manusia memiliki kecenderungan berbuat dosa (Roma 7:18-20). Karena “Sekali berdosa, iblis akan memperbudak kita sampai tidak terasa saat berdosa”

Yesus Kristus adalah wujud kasih karunia Allah

Namun Allah tetap mengasihi manusia yang adalah ciptaan-Nya yang istimewa. Allah memberikan jalan keluar bagi kita, karena kita tidak akan mampu menebus dosa-dosa kita. Yesus Kristus yang telah memberikan diriNya disalib menjadi penebus dosa kita. Allah memberikan Firman Allah dan Roh Kudus untuk mengisi jiwa kita yang akan menuntun pada kehendakNya (Matius 7:21)

Apa yang harus kita lakukan ?

Mengisi hidup kita dengan Firman Allah dan Roh Kudus dan Mewaspadai tipu daya iblis yang mengetahui kelemahan dirimu

2 Petrus 1:10-11, Karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung.Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk memasuki Kerajaan kekal, yaitu Kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus

“ Allah rindu dan menantikan kita, ciptaanNya yang paling mulia untuk memutuskan memilih mengasihiNya dengan penuh kesadaran bukan karena motivasi tertentu”

TC