Renungan Harian, Selasa 24 November 2020

Kisah Para Rasul 20:28-29; Yudas 1:17-23

Saudara-saudara keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam kekuatan dan kesehatan sebuah gereja.  Oleh karena itu kita perlu waspada untuk menjaga keluarga kita masing-masing secara rohani, Firman Tuhan menasehatkan kita untuk menjaga diri sendiri dan seluruh kawanan yang Tuhan percayakan karena akan ada banyak serangan dari musuh (Kisah Rasul 20:28-29).

Dalam konteks keluarga, kita perlu selalu waspada dan menjaga keluarga kita terhadap serangan rohani iblis, ada beberapa hal yang perlu kita waspadai untuk menjaga keluarga kita dari serangan musuh :

Pertama, Lindungilah keluarga kita dari nilai-nilai duniawi yang dapat memecah belah ( Yudas 1:18-19).

Dikatakan “Sebab mereka telah mengatakan kepada kamu menjelang akhir zaman akan tampil pengejek yang akan hidup menuruti hawa nafsu kefasikan mereka, mereka adalah pemecah belah yang dikuasai hanya oleh keinginan-keinginan  dunia ini dan yang hidup tanpa Roh Kudus

Para pengejek adalah gambaran orang-orang yg dikuasai  hawa nafsu dan sama sekali tidak menghargai  hal-hal yg rohani. Mereka meremehkan dan menolak segala sesuatu yang mengandung disiplin rohani. hidup hanya difokuskan pada kenikmatan dan kesenangan duniawi jangka pendek tanpa memperhitungkan kosekuensi rohani jangka panjang dari semua itu. Jika kita tidak mewaspadai tipu muslihat ini, keluarga kita dapat terpecah belah. Masing-masing keluarga hanya  mengejar kesenangan mereka sendiri-sendiri, istri dan anak-anak memiliki dunia sendiri-sendiri, tanpa disadari mereka saling menjauh dan tidak lagi bersatu  sebagai sebuah keluarga , jika dilihat dari luar keluarga seperti ini mungkin terlihat utuh, namun sesungguhnya mereka sangat rapuh sbb itu jagalah keluarga anda dari tipu muslihat ini.

Kedua, Bangunlah keluarga kita diatas iman kepada Yesus Kristus dan Doa ( Yudas 1 : 20).

Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus.

Pastikan bahwa keluarga kita adalah keluarga yang dibangun di atas iman yang paling suci, yaitu iman didalam Yesus kristus. Dan biasakan untuk melakukan Firman Allah secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari dalam keluarga,agar iman seluruh keluarga bertumbuh bersama, Milikilah saat2 dimana anda dapat berdoa dalam Roh Kudus sebagai sebuah keluarga . Berdoa bersama akan menyatukan keluarga anda dengan cara yang luar biasa.

Ketiga, Berusahalah Untuk Menjaga dan Memelihara Kasih Allah di Dalam Keluarga kita

(Yudas  1 : 21-23). Peliharalah dirimu demikian dalam kasih Allah sambil menantikan rahmat Tuhan Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal, Tunjukkanlah belas kasihan kepada mereka yang ragu-ragu, selamatkanlah mereka dengan jalan merampas mereka dari api, tunjukkanlah belas kasihan yang disertai ketakutan kepada orang-orang lain juga, dan bencilah  pakaian mereka yang dicemarkan oleh keinginan-keinginan dosa. 

Kita perlu menjaga agar kasih Allah terus berkorbar dalam keluarga kita, karena kasih didunia ini semakin dingin.

Dengan menyadari besarnya rahmat Allah dalam Kristus bagi keluarga kita yang akan memberikan hidup keka, bersabarlah terhadap kelemahan setiap anggota keluarga tetapi sisi lain bersikaplah tegas di waktu yang tepat agar anggota keluarga kita tidak jatuh ke dalam bahaya karena kelemahan tersebut.

Mintalah hikmat Tuhan untuk memiliki keseimbangan dalam menunjukkan belas kasihan tapi juga rasa takut yang benar terhadap Allah kepada anggota keluarga kita.

Tuhan memberkati..

EW