Renungan Harian Youth ~ Jumat, 01 Mei 2020

Pernakah kita mengalami suatu kebuntuan dalam berfikir?  Pikiran buntu itu membuat kita tak dapat berpikir dan ini menjadi tanda lain bahwa kita tengah berada dalam kondisi super stres. Ketika hal ini melanda, kita tak akan mampu untuk membuat keputusan-keputusan atau melihat kesempatan-kesempatan yang ada. Tekanan hidup dapat membuat kita menjadi stress, dan dan membuat kepanikan

Contohnya : Ketika waktu ujian menghadapi soal2 yang susah dan waktu tersisa tinggal 5 menit terus kalian belum bias menylesaikan semua soal soalnya, wah gimana tuh perasaan kalian ? Kacau … yang pasti panik bukan, Kita mungkin menyerah dan melambaikan tangan ke kamera ?

Keadaan yang kita hadapi  saat ini adalah keadaan yang sulit, kita tidak pernah membayangkan akan menghadapi sesuatu masalah yang sebesar ini teman-teman, Masalah yang kita hadapi sangat besar dan membuat kita tidak bisa berfikir harus berbuat apa lagi, Mungkin teman-teman tidak menyadari bagaimana kondisi perekonomian sebagian orang diluar sana sudah mulai lesu, kondisi semakin susah, bagaimana kita dapat melaluinya, sampai kapan keaadan ini akan berakhir ? 

Eitttss ingat sebagai anak Tuhan kita juga harus belajar loh bagaimana kita menghadapi saat-saat susah yang sedang kita hadapi.

Tetap berjuang, jangan menyerah dan tetap Berharap karena Tuhan akan menolong dan menyelamatkan kita.

Mari kita belajar bagaimana Tuhan menolong Bangsa Israel ketika keluar dari Mesir.

Kita sama sama buka dalam Kitab Keluaran 14:1-31.

Tuhan berfirman kepada Musa supaya orang orang Israel berkemah di depan Pi-Hahirot, antara Migdol dan laut tepat didepan Baal-Zefon berkemalah kamu, ditepi laut. Tetapi disisi lain Tuhan juga mengeraskan hati firaun, sehingga ia dan pasukannya mengejar bangsa Israel. Situasi semakin menegangkan ketika kereta Firaun, orang orang berkuda dan pasukannya bergerak dan menyusul mereka . Lalu ketakutanlah oirang Israel dan mereka berseru seru kepada Tuhan (Ayat 9-10). Mereka merasa berada diposisi yang terhimpit, ketika maju harus menghadapi Laut dan tidak mungkin mereka harus berenang karena tidak ada kapal / perahu  atau mundur pun mereka pasti akan mati. Situasi yang sangat sulit istilahnya“ Maju kena, mundur kena “.Kemudian mereka mengeluh kepada Musa dan mulai menyalahkan Musa karena situasi ini  (Ayat 12-13)

Tuhan mengijikan situasi yang sulit ada di dalam kehidupan kita, tetapi Tuhan tidak akan meninggalkan kita dan Ia akan menolong dan menyelamatkan kita.

Tetapi berkatalah Musa kepada bangsa itu:

“Janganlah takut, berdirilah tetap dan lihatlah keselamatan dari TUHAN, yang akan diberikan-Nya hari ini kepadamu; sebab orang Mesir yang kamu lihat hari ini, tidak akan kamu lihat lagi untuk selama-lamanya. TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja.” ayat 14-15

Kemudian Tuhan berfirman kepada Musa untuk mengulurkan tongkatnya sehingga laut terbelah dan orang-orang Israel dapat menyebrang dan berjalan di tengah tengah laut, dan ketita Firaun dan pasukannya mengejar sampai ditengah tengah laut Tuhan berfirman  kepada Musa untuk kembali mengulurkan tongkatnya sehingga air berbalik meliputi orang Mesir dan Tuhan mencampakkan orang Mesir ketengah tengah laut. Ketika dilihat oleh orang Israel, betapa besarnya perbuatan yang dilakukan TUHAN terhadap orang Mesir, maka takutlah bangsa itu kepada TUHAN dan mereka percaya kepada TUHAN dan kepada Musa, hamba-Nya itu.

Dari kisah diatas  mengajarkan kita jika mengalalami situasi yang sulit, mendesak kita sehingga kita berfikir sudah tidak ada jalan keluar dan membuat kita menyerah! ijinkanlah Tuhan untuk menolong kita dengan cara yang tidak pernah kita pikirkan.

Mari rekan pemuda dan remaja kita sedang berjuang, tetap berharap dan jangan menyerah dengan kedaaan yang kita hadapi saat ini.

Tuhan yang telah melepaskan Bangsa Israel dari tanah Mesir, kiranya Tuhan juga yang akan melepaskan kita dari setiap perkara yang kita hadapi. Kita juga harus berperan dalam mendukung kebijakan yang ada yaitu taat pada aturan pemerintah, untuk tinggal di rumah, menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat, dan tetap mendoakan supaya masalah yang kita hadapi ini segera berakhir.

Sediakan waktu untuk berdoa bagi Pemerintahan, Bangsa dan Negara, Perekonomian, Tenaga medis yang bertugas dan semua orang yang terkena dampak dari wabah ini.  Semoga ayat-ayat Alkitab yang setiap hari kita renungkan dapat  memberikan banyak harapan, terang, juga membuat pikiran kita tenang, memberikan kekuatan dan keyakinan sehingga kita yakin Tuhan akan menolong kita dalam menghadapi setiap masalah yang ada.

Firman Tuhan kepada kita dalam  

Mazmur 138:7, Jika aku berada dalam kesesakan, Engkau mempertahankan hidupku; terhadap amarah musuhku Engkau mengulurkan tangan-Mu, dan tangan kanan-Mu menyelamatkan aku.

Komitmen :

Ajar kami Tuhan untuk tetap mengasihMu dalam setiap keadaaan, ajar kami tetap tekun untuk berjuang dan berikan kami kekuatan dalam menhadapi setiap permasalahan yang ada dalam hidup kami. Amin

KP – YDK