Renungan Youth, Selasa 16 Juni 2020

I Yohanes 2: 15-17

            Syalooom… selamat pagi rekan-rekan youth ELOHIM. Apa kabarnya hari ini? Semoga kita semua sehat dan dalam lindungan Tuhan. Apakah rekan-rekan masih ingat lagu yang liriknya seperti ini..: “aku ingin begini..aku ingin begitu, aku ingin ini itu banyak sekali, semua dapat dikabulkan dengan kantong ajaib…” yaaa,,betul. Ini adalah lagu dari film doraemon, yang mengisahkan kalau semua keinginan dapat terkabul hanya dengan kantong ajaib. Tapi kenyataannya tidak demikian. Tidak semua keinginan manusia dapat terjadi. Keinginan adalah bagian dari natur manusia yang tidak dapat dihindari. Ketika timbul keinginan dalam diri manusia, maka yang dituntut adalah sebuah pemenuhan. Tapi keinginan itu apa? Akankah keinginan itu membawa kebaikan atau bencana dalam kehidupan kita?

Dalam I Yohanes 2:15-17 dikatakan,

Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada didalam orang itu. Sebab semua yang ada didalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.”

Menurut ayat diatas dapat kita artikan bahwa kasih kita kepada dunia akan menghapuskan kasih kita kepada Bapa. Rasul Yohanes mengingatkan kita, bahwa keinginan-keinginan yang tersembunyi dan sudah tercemar oleh dosa, itu sangatlah berbahaya. Sistim dunia yang jahat yang didalangi oleh iblis mempunyai strategi yang sama seperti waktu di taman Eden. Yaitu untuk menjatuhkan manusia dalam dosa, dengan menggoda hasrat dan keinginan manusia yang terpendam.

Ketika kita mencari kepuasan dan pelarian, serta kekaguman kepada yang bukan Allah, itulah maksudnya menjadi duniawi.

Jangan mengasihi dunia serta apa yang ditawarkan seperti keinginan daging, keinginan mata, serta keangkuhan hidup adalah peringatan keras agar setiap anak Tuhan jangan jatuh kealam penyembahan berhala, yaitu lebih mencintai yang bukan Tuhan dari pada cinta kepada Tuhan yang adalah sumber keselamatan, penebus dosa-dosa kita.

Orang Kristen yang dewasa pasti mempunyai keinginan-keinginan yang memuliakan Allah, dari yang paling sederhana… misalnya keinginan makan, belajar, menonton, olah raga, liburan, menikah dan lain-lain.

Jika engkau ingin makan atau minum, lakukanlah itu untuk kemuliaan Allah. jika tidak untuk kemuliaan Allah, jangan dilakukan.

Contoh dari keinginan mata, misalnya, ketika internet sudah tersedia selama 24 jam di gadget yang canggih, maka keinginan mata akan diransang untuk dipuaskan seperti pornoaksi dan pornografi. Selanjutnya, salah satu contoh dari keangkuhan hidup adalah “Narsisme”. Narsis yang berlebihan adalah sebuah sikap yang sangat senang mengagumi dan melebih-lebihkan diri sendiri. Narsisme adalah salah satu bentuk kesombongan manusia.

Cinta akan dunia menghilangkan cinta kita akan Tuhan. Begitu juga sebaliknya. Keduanya tidak mungkin bersama-sama.

I Yohanes 2:14c, “hai orang-orang muda, karena kamu kuat dan firman Allah diam di dalam kamu dan kamu telah mengalahkan yang jahat.”

Komitmenku hari ini

Oleh sebab itu, mari kita mengasihi Tuhan dengan segenap hati kita dan menuruti firman-Nya, sehingga kita kuat dan dapat mengalahkan yang jahat. Tetap setia pada Tuhan dan jangan selingkuh.

Tuhan Yesus memberkati.

MW – KPH