Renungan Harian Jumat, 09 Oktober 2020

Keadaan hari-hari ini ditengah situasi Pandemi dapat mendatangkan ketakutan dan kekuatiran … Sesuatu yang tidak ada kepastian akan mendatangkan keresahan dan ketakutan dan bahkan “KEGALAUAN” tentang masa depan kita.

Karena Dari Resah, Gelisah manusia mulai kuatir dan selanjutnya muncul KETAKUTAN. Namun masalahnya adalah

Seringkali Manusia Takut akan hal-hal yang tidak pernah terjadi

Keresahan dan ketakutan akan melemahkan semangat kita, tidak membuat kita kuat karena itulah kita harus mengambil keputusan yang tepat untuk mengatasinya … bahkan ada penyakit-penyakit psikis yang muncul dari rasa takut dalam kehidupan kita.

Rasa takut akan secara langsung menggantikan Iman karena memiliki kesamaan yaitu kepercayaan akan segala yang belum terjadi dan tidak kelihatan. Perbedaanya adalah hal yang dipercayai antara yang positif atau negatif.

JANGAN TAKUT ~ Kita memiliki  ALLAH YANG BESAR. Kepercayaan kita bukanlah karena apa yang kita miliki, harta, kekayaan, kemampuan, kekuatan dll karena semuanya bersifat sementara dan mudah lenyap, karena itulah sumber pengharapan kita harus kepada Dia yang BESAR dan tidak berubah kuasanya.

Kisah mengenai Hana (I Samuel 1:1-8), Hana yang mengalami masalah yang berat yang diluar kemampuannya.  Hana tidak memiliki anak dan dia diduakan oleh Elkana. Tetapi Hana mengambil sikap yang tepat untuk terus datang kepada Allah yang menjadi sumber pengharapannya … Hana hanya memandang kepada satu pribadi yang lebih besar dari  masalah-masalahnya.

Rahasia Kemenangan Hana adalah IMAN DAN KEPERCAYAANNYA

1. Hana menaikkan doa dengan tidak putus-putusnya (Ay 12-13)

Bagi mereka yang diluar kepercayaan kepada Allah, Iman adalah sebuah kebodohan dan tidak masuk akal.

2. Hana mencurahkan kepedihan hatinya kepada tempat yang tepat (ay 15).

Ingatlah Matius 11:28 ~ bawalah semua beban kehidupan kita karena Yesus yang akan memberikan kelegaan kepada kita. Seringkali ketika kita berusaha mempercayakan masalah kita kepada orang lain tidak mengecilkan tetapi malah membesarkan masalah

3. Hana mengenal siapa pribadi yang dipercaya (ay 11)

Kemudian bernazarlah ia, katanya: “TUHAN semesta alam, jika sungguh-sungguh Engkau memperhatikan sengsara hamba-Mu ini dan mengingat kepadaku dan tidak melupakan hamba-Mu ini,

Tuhan Semesta Alam (Jehovah) – predikat kebesaran Allah. Hana mempercayai kebesaran Allah yang sanggup untuk melakukan segala perkara. Kadangkala kita melihat pertolongan Tuhan berlambat-lambat tetapi PERCAYALAH bahwa Tuhan tidak pernah terlambat.

RASA TAKUT MENGETUK DIDEPAN PINTUKU , IMAN MENJAWAB, TERNYATA TIDAK ADA SIAPA-SIAPA DILUAR PINTU

(Billy Sunday).

Daripada hati dan pikiran kita dikuasai oleh ketakutan yang mendatangkan hal-hal yang negatif lebih baik isilah hati dan pikiran kita dengan Doa dan Firman Tuhan, Datang kepada Tuhan yang memberikan pengharapan akan hal-hal yang besar dan ajaib dalam kehidupan kita.

MAZMUR 56:3 ~ Tetapi pada waktu aku merasa takut, aku menaruh kepercayaanku kepada-Mu. Ya, aku mempercayai janji-janji Allah. Karena aku mempercayakan diri kepada-Nya, apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku? (FAYH)

Percaya akan membuat kita berserah kepada ALLAH.

Mazmur 55:23 ~ “ Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN maka IA akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah”

BW