Renungan Harian anak, Selasa 21 Juli 2020

Bacaan : Yesaya 43:1-4

Hallo adik-adik Elohim Kids yang dikasihi Tuhan… Apa kabar semuanya?? Pasti semua dalam keadaan baik dan sehat ya… Kakak doakan semoga adik-adik dan keluarga semuanya selalu dilindungi Tuhan Yesus. Siapa yang sudah siap dengar renungan hari ini? Wah sudah pada siap semua nih..

Nah berhubungan dengan renungan kemarin yang Firman Tuhan mengingatkan bahwa kita semua itu berguna dam bisa dipakai oleh Tuhan untuk menjadi berkat dan memuliakan Tuhan. Hari ini ini kita akan merenungkan Kembali Firman Tuhan, bahwa ….

siapapun kita sangat berharga di mata Tuhan.

Sekarang kakak mau bertanya, adik-adik kira-kira barang apa yang paling berharga buat kalian saat ini? Hhmm…Jawabannya pasti macam-macam ya, bisa gadget, mainan maupun barang kesukaan kalian. Semakin penting barang tersebut, maka semakin bernilai barang itu bagi kita. Jadi, berharga atau tidaknya barang yang kita miliki, tergantung seberapa besar dan dalamnya kita melekatkan hati dan mencintai barang itu.

Nah Bacaan kita hari ini di Yesaya 43:1-4 menjelaskan kepada kita betapa berharganya bangsa Israel di mata Tuhan. Mereka berharga bukan karena mereka tidak pernah melakukan kesalahan, melainkan karena Tuhan sangat mengasihi mereka sebagai umat kepunyaan-Nya (ayat 1).

Karena itu, Tuhan selalu mau untuk menebus, menolong dan menyertai bangsa Israel, meskipun mereka berulang kali memberontak kepada Tuhan (ayat 2-3). Semuanya itu dilakukan oleh Tuhan untuk menunjukkan dan membuktikan betapa besar dan dalamnya kasih Tuhan kepada bangsa Israel.

         Adik-adik juga berharga di mata Tuhan bukan karena tidak pernah berbuat dosa atau melakukan kesalahan. Bukan karena kalian tidak memiliki kekurangan, keterbatasan maupun kelemahan. Bukan juga karena kehebatan, kepintaran dan kelebihan yang kalian miliki.

Adik-adik berharga karena Tuhan sangat sayang banget. Semakin kalian menyadari betapa Tuhan sangat mengasihi, kalian pun akan semakin yakin betapa berharganya kalian di mata Tuhan.

Jadi, jangan suka menilai berharga atau tidak berharganya dari apa yang tidak adik-adik miliki dan yang orang lain miliki. Jangan juga dari keadaan fisik dan keluarga yang kita miliki, apalagi sampai membandingkannya dengan orang lain. Yakinlah bahwa kita berharga di mata Tuhan. Terimalah segala kekurangan dan kelebihan yang kita miliki. Bersyukurlah dan hargailah diri kita sendiri!

Ingat, Tuhan mengasihi kita bukan karena kita berharga. Tetapi, karena Tuhan mengasihi kitalah, maka kita menjadi berharga.

Tuhan Yesus sudah mati diatas kayu salib bagi semua orang, semua umur, semua golongan, semua suku bangsa, Tuhan sangat mengasihi umat manusia karena itulah Tuhan Yesus datang kedalam dunia untuk mati dan menebus dosa manusia.

Ada yang masih ingat ayat hafalan kemarin? Dalam

1 Samuel 16:7b yang berbunyi “Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi Tuhan melihat hati.”

Jadi, mungkin ada adik-adik yang dihina, dicaci, dan direndahkan, tetapi kita tetap berharga di mata Tuhan. Seperti disampaikan dalam firman, hendaklah kita mengucap syukur dalam segala hal dan dalam segala perkara. Adik-adik harus berhenti untuk mengeluh dan bersungut-sungut dengan kondisi kita yang mungkin menurut kita tidak sebanding dengan orang lain, sebab dengan ucapan syukur kepada Tuhan kita akan semakin kuat di dalam Dia. 

Adik-adik kalo kita selalu belajar untuk bersyukur, pikiran adik-adik selalu ingat bahwa Tuhan itu baik, kita semua percaya bahwa Tuhan sanggup melakukan perkara yang ajaib atas hidup adik-adik, papa mama, bahkan juga kehidupan kakak. Nah adik-adik sudahkah kalian bersyukur atas semua yang sudah Tuhan berikan?? Ayo kita semua selalu bersyukur ya karena kita semua berharga di mata Tuhan.

Ayat hafalan hari ini:

Yesaya 43:4a Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau..

Komitmen :
Tuhan aku mau selalu mengucap syukur, karena aku berharga bagiMu. Aku mau menyerahkan segala kekuatiranku kepada Tuhan, karena Tuhan akan bertindak.

NJ – SP