Renungan Harian Rabu, 24 Februari 2021

Bacaan: Mazmur 34:14-15

Pagi ini renungan kita tentang menjaga lidah kita. Mengapa lidah perlu dijaga? Karena melalui lidah kita ada potensi kejahatan yang dapat ditimbulkan oleh karena lidah. Ada beberapa kejahatan yang dapat ditimbulkan dari lidah kita:

1. LIDAH YANG SUKA BERDUSTA

Amsal 6:16-17 Enam perkara ini yang dibenci TUHAN, bahkan, tujuh perkara yang menjadi kekejian bagi hatiNya: mata sombong, lidah dusta, tangan yan menumpahkan darah orang yang tidak bersalah.

Kekejian berasal dari kata to’ebah menunjuk kepada sikap hati Tuhan terhadap umatNya yang suka jatuh ke dalam dosa Berhala. Berdusta kepada Tuhan, Berdusta kepada sesama, berdusta kepada diri sendiri.

Amsal 10:13, Mulut orang benar mengeluarkan hikmat, tetapi lidah bercabang akan dikerat.

2. LIDAH YANG MENGHANCURKAN HATI

Amsal 12:18 Ada orang yang lancing mulutnya seperti tikaman pedang, tetapi lidah orang bijak mendatangkan kesembuhan.

Mulut/lidah seperti tikaman adalah lidah yang suka menyerang orang lain. Suami suka menyerang isteri dengan lidahnya. Isteri suka menyerang suami dengan lidahnya. Atasan menyerang bawahannya dengan kata-katanya. Orang tua menyerang anak-anaknya dengan lidahnya. Anak-anak menyerang orang tua dengan lidahnya. Jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas membangkitkan amarah.

3.LIDAH YANG MENGUTUK

Roma 3:13-14 Kerongkongan mereka seperti kubur yang mengaga, lidah mereka merayu-rayu, bibir mereka mengandung bisa. Mulut mereka penuh dengan sumpah serapah,

Kata mengutuk berasal dari kata “damn” (damnition), adalah keadaan yang mengerikan yang dialami seseorang yang dijatuhi hukuman kekal. Apa kata Rasul Yakobus Lidah yang memuntahkan kutuk menyebabkan keburukan kepada yang memperkatakannya dan yang dikutukinya.

4. LIDAH YANG SUKA GOSIP

Imamat 19:16 Janganlah engkau pergi kian ke mari menyebarkan fitnah di antara orang-orang sebangsamu; janganlah engkau mengancam hidup sesamamu manusia; Akulah TUHAN.

Hanya ada satu yang sama sulitnya dengan menyatukan telur yang sudah pecah, yaitu tidak menyebarkan gosip. Gosip atau menyebarkan berita bohong akan menghancurkan hubungan dengan sesama.

5. LIDAH YANG TERBIASA BERTENGKAR

Amsal 21:19 Lebih baik tinggal di padang gurun dari pada tinggal dengan perempuan yang suka bertengkar dan pemarah.

Ada 2 ciri orang yang suka bertengkar: Pertama, tidak pernah merasa dirinya bersalah. Dan kedua, Selalu ingin menjadi penutup pembicaraan. Tuhan tidak berkenan pada kepintaran kita berdebat, tetapi pada kepiawaian kita membangun hubungan harmonis.

6. LIDAH YANG BERKATA SIA-SIA

Matius 12:35-37 Orang yang baik mengeluarkan hal-hal yang baik dari perbendaharaannya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan hal-hal yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman. Karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum.“

Ada 3 jenis perkataan sia-sia.

  1. Perkataan yang kotor (Efesus 4:29)
  2. Perkataan yang kosong. (1 Samuel 2:3)
  3. Perkataan yang sembrono. (Keluaran 20:7)

Lidah bisa membuat kita intim dengan Bapa, tetapi juga berpeluang memisahkan kita dari Dia untuk selamanya.

7. LIDAH YANG MENIMBULKAN PERPECAHAN

Amsal 6:12-14, Tak bergunalah dan jahatlah orang yang hidup dengan mulut serong, yang mengedipkan matanya, yang bermain kaki dan menunjuk-nunjuk dengan jari, yang hatinya mengandung tipu muslihat, yang senantiasa merencanakan kejahatan, dan yang menimbulkan pertengkaran.

Lidah yang damai mendatangkan sahabat-sahabat yang setia dan selalu merindukan kehadiran kita.

Mari pastikan kita menjaga lidah kita dan tidak terjerat pada Kejahatan Lidah. Pakailah lidah kita untuk memuliakan Tuhan, menyatakan yang benar dan menjadi berkat bagi sesama

Tuhan Yesus Memberkati.

CM