Renungan Harian Senin, 14 September 2020

Kekristenan (Christianity) – adalah para pengikut Kristus. Perintah yang Tuhan berikan kepada seluruh pengikutnya yang adalah murid-muridNya adalah untuk mengikuti “teladan” Kristus. Tuhan Yesus menyediakan contoh “Patrun” bagi kehidupan kita.

Matius 16:24 Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.

Mengikuti Teladan Kristus adalah syarat utama untuk menjadi murid Kristus. Tepat seperti yang disampaikan oleh Rasul Petrus mengenai panggilan kekristenan

1 Petrus 2:22 Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristus pun telah menderita untuk  kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu supaya kamu mengikuti jejakNya.

Sebagai pengikut Kristus yang disebut “KRISTEN”, kewajiban utama kita adalah mengikuti Jejak dan Teladan dari Tuhan Yesus Kristus.

Teladan dan Pengajaran Tuhan Yesus adalah “MENGASIHI MUSUH”

Kekristenan mengajarkan untuk mengasihi musuh dan berbuat baik kepada mereka yang menganiaya kita.  

Lukas 6:27-28 “Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu”

Tuhan mengajarkannya dan memberikan teladan bagi kita semua. Dan teladan puncaknya ketika Dia mati diatas kayu salib, teladan kasih dan pengampunan yang sempurna sudah Tuhan berikan.

Teladan dari Tuhan Yesus adalah “Kerendahan Hati”

Matius 11:29….Belajarlah padaKu, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.

Dalam surat Filipi 2:1-8, Firman Tuhan menyatakan kerendahan hati Tuhan Yesus yang adalah Tuhan yang mati diatas kayu salib untuk menebus dosa manusia.

Kerendahan Hati adalah nilai dari pelayanan Tuhan Yesus, yang selalu diajarkan kepada murid-muridNya untuk dipraktekkan dalam kehidupan mereka.

Markus 10:45, Karena Anak Manusia datang bukan untuk dilayani melainkan untuk melayani dan untuk  memberikan nyawa-Nya tebusan bagi  banyak orang.

Bahkan Tuhan Yesus melakukan sebuah tindakan yang menejelaskan apa yang Dia ajarkan, ketika Dia membasuh kaki murid-muridNya, sesuatu yang dikerjakan oleh seorang Hamba tetapi Tuhan kerjakan sebagai teladan kerendahan hati untuk melayani.

Yohanes 13:5, Kemudian Ia menuang air kedalam sebuah basi dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggangNya itu.

Kita juga akan melihat 2 Tokoh Alkitab yang memiliki kerendahan Hati

1. MUSA

Bilangan 12:3,  Adapun Musa ialah seorang  yang sangat lembut hatinya, lebih dari setiap manusia yang di atas muka bumi.

Musa sebagai pemimpin dari umat Israel ketika keluar dari Mesir, dengan segala tantangan yang dialami dan dihadapi. Musa adalah pribadi yang lemah lembut, penuh dengan kerendahan hati.

2. DAUD

Daud adalah Raja yang paling mahsyur dalam sejarah Kerajaan Israel. Namun perjalan Daud bukanlah perjalan yang mulus dan baik-baik saja ….  Ada banyak tantangan yang dia alami, walaupun dia adalah seorang Raja, namun Alkitab menceritakan bagaimana Dia memiliki kerendahan hati. Dan menjadi kesaksian dalam Firman Tuhan.

Kisah 13:22 Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku.

Tuhan memberikan sebuah teladan bagi kekristenan adalah menjadi pribadi yang rendah hati. Pribadi yang rendah hati adalah mau untuk melayani, memiliki kelembutan hati dan mau untuk mengampuni dan Kerendahan hati akan menuntun kita kepada perkenanan Tuhan.

Kiranya Tuhan menolong kita semuanya menjadi pelaku-pelaku Firman Tuhan dan meneladani jejak Tuhan bagi kehidupan kita.

FJD