Mensyukuri_Kelemahan

Renungan Harian Jumat, 21 Agustus 2020

Kekuatan dalam Kelemahan, adalah sebuah paradoks (Dua fakta yang bertentangan namun sama-sama benar). Setiap manusia memiliki sisi kelemahan dalam kehidupannya dan ini adalah sebuah Fakta dan realita dalam kehidupan kita.

Bahkan Seringkali kita memandang sesuatu hal yang lemah dan tidak berarti di mata dunia, namun Allah bisa memakai untuk hal yang luar biasa. Alkitab mencarat bahwa ada begitu banyak tokoh didalam Alkitab, dengan jujur dinyatakan kehidupannya biasa, lemah, kurang tetapi catatan sejarah Alkitab mencatat kehidupan mereka yang mengerjakan perkara-perkara yang besar bersama Allah.

Kelemahan memang bukan sesuatu yang membuat kita tersenyum namun ketika kita diijinkan menanggungnya kita wajib mensyukurinya.

Roma 8:28. – Allah bekerja didalam “segala sesuatu” untuk kebaikan kita ~ termasuk segala kelemahan kita.

Mari kita merenungan Mengapa kita memiliki kelemahan ?

1. Kelemahan akan mencegah kita dari kesombongan dan pengandalan pada kekuatan sendiri

Jika kita belajar dari Kehidupan topkoh besar perjanjian Lama yaitu Musa, kita bisa belajar Bersama bagaimana Tuhan memproses kehidupannya dengan segala kelemahannya, namun disanalah Tuhan berkarya dengan ajaib. Jika kita merangkum kehidupan Musa kita mendapati bahwa:

40 tahun pertama hidup Musa ~ Aku mampu melakukannya sendiri
40 tahun kedua hidup Musa ~ Aku bukan siapa-siapa
40 tahun ketiga dalam hidup Musa ~ Bersama Allah, Aku Yang Bukan Siapa-Siapa, Sanggup Melakukan Perbuatan-Perbuatan Besar

Setiap kelemahan akan menuntun kita menyadari bahwa kita semua perlu pertolongan Tuhan

2. Kelemahan kerap menjadi sarana yang dipergunakan TUHAN untuk mendemonstrasikan kuasaNya

Dalam situasi kelemahan kita, kadang disanalah kita mengalami kuasa Tuhan nyata berkarya untuk menolong dan menguatkan, menyatakan mujizat-Nya.

Mari kita melihat dari beberapa kisah berikut

Kisah Gideon, dalam segala kelemahan dan keterbatasannya dipakai Allah untuk mengerjakan perkara yang besar. Dalam ketakutannya Tuhan memakainya sebagai Pahlawan yang gagah perkasa
Kisah kehidupan Paulus yang mengalami “duri didalam daging” – 2 Korintus 12. Didalam kelemahannya kuasa-Nya menjadi sempurna.

Saya bukanlah pilihan pertama Allah … Pasti ada orang yang lain. Saya tidak tahu persis siapa dia – pilihan pertama Allah.  Bisa jadi ia seoorang pria – pria yang luar biasa, punya pendidikan tinggi. Aku tidak tahu apa yang terjadi. Mungkin saja dia mati. Mungkin saja dia tidak mau pergi ke Cina. Dan Akhirnya Tuhan harus cari orang lain dan melihat Gladys Aylward. “Hatiku penuh dengan pujian jika mengingat bahwa seseorang yang tidak begitu berarti, tidak berpendidikan, dan biasa saja dalam segala hal dapat dipakai bagi kemulian-Nya untuk menjadi berkat bagi umat Nya yang teraniaya dan malang di Cina.”

Gladys Aylward – Misionaris di China (1902-1970)

3. Kelemahan kerap mendatangkan manfaat bagi orang-orang yang lain

Kadangkala kelemahan kita bisa mendatangkan manfaat bagi orang lain, ketika kita bisa melewatinya kadangkala pengalaman kehidupan kita bisa dipakai oleh Allah untuk memberkati orang lain yang mengalami kelemahan yang sama dan berempati, merasakan penderitaan orang lain.

‘Our brokenness is the wound Through which the full power of God can penetrate our being and transfigure us in him.’ (Jean Vanier)

Dalam segala kelemahan kita, lihatlah ada kuasa Allah yang bekerja dengan ajaib untuk menolong kita, bahkan melalui nya Tuha  mau memakai kita untuk menjadi alat-alat kemuliaan-Nya.

GW